160 PTS Ikuti Klinik SPMI LLDikti 7 Jatim di Umsida

Umsida.ac.id– Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL Dikti) wilayah 7 Jawa Timur adakan kegiatan klinik penjaminan mutu internal bagi perguruan tinggi di lingkungan LL Dikti wilayah 7 angkatan ke 5 di Aula KH Mas Mansoer lt 7 Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida),Kamis (16/05/2024).

Klinik SPMI LLDikti 7 Bersama Umsida

Pengelola sistem penjaminan mutu internal (SPMI) di 160 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) se Jawa Timur ikuti kegiatan ini dan terbagi menjadi 8 angkatan mulai 30 April hingga 30 Mei 2024.

Rektor Umsida Dr Hidayatullah MSi sebagai pimpinan dari tuan rumah kegiatan ini mengawali dengan sambutannya.

160 PTS Ikuti Klinik SPMI LLDikti 7 Jatim di Umsida

“Kami mengucapkan terima kasih kepada LL Dikti yang telah memberikan kepercayaan kepada kami untuk menyelenggarakan kegiatan ini,” Ungkapnya.

Dr Hidayatullah juga membagikan informasi pentingnya SPMI dalam perguruan tinggi menurut pengalamannya saat proses akreditasi Umsida hingga meraih akreditasi Unggul.

“Kami menyadari sepenuhnya bahwa sistem penjaminan mutu internal ini menjadi hal yang sangat penting.
Mengapa umsida bisa terakreditasi unggul pada awal tahun 2024 ini, karena kami mengharapkan seluruh unsur dalam umsida untuk menjalankan sistem penjaminan mutu, baik di tingkat prodi, fakultas hingga universitas hingga mampu mengantarkan Umsida menjadi perguruan tinggi unggul di tahun ini,” Jelasnya.

Kepala LL Dikti 7 Jatim, Prof Dr Dyah Sawitri SE MM juga hadir secara langsung di Umsida untuk memberikan sambutannya sekaligus membuka kegiatan.

Menurutnya SPMI adalah indikator utama dalam menjalankan kegiatan di Perguruan Tinggi baik dalam input, proses hingga output.

Baca juga: Do’a Bersama untuk Palestina Bersama Mahasiswa Asal Gaza

“Didalam Input akan dinilai bagaimana dosen, tendik, pustakawan dan laboran sebagai SDM di perguruan tinggi, akandilihat bagaimana peningkatan mereka,” Ujarnya.

“Selain itu juga dinilai bagaimana sarana prasarana, kurikulum hingga output mahasiswanya,” Imbuhnya.

160 PTS Ikuti Klinik SPMI LLDikti 7 Jatim di Umsida

Prof Dyah Sawitri juga memberikan contoh bahwa penjaminan mutu juga sebagai kunci untuk meningkatkan pendaftar calon mahasiswa by case yang diketahuinya.

Disamping itu seluruh perguruan tinggi wajib mengikuti rekonstruksi kurikulum yang telah dibuat oleh pemerintah.

“Saat ini sudah ada rekonstruksi kembali mengenai kurikulum bahwa lulus itu tidak harus skripsi untuk S1 tidak harus tesis untuk S2 dan tidak harus disertasi S3 sehingga direkonstruksi sesuai dengan merdeka belajar,” Terangnya.

Rekonstruksi ini tentunya dilakukan untuk menunjang harapan terwujudnya Indonesia Emas 2045.

“Kita tidak perlu merubah pembelajaran mata kuliah melainkan metode, model pembelajaran dan strategi pembelajarannya yang harus di ubah,” Ujarnya.

Prof Dyah Sawitri juga menanggapi beberapa keluhan mengenai kebingungan dalam menyesuakan aturan tersebut.

Baca juga: Dosen Umsida Bersama UMS Tingkatkan UMKM Kerupuk Samiler Pasuruan

“Atas atauran tersebut kami harus menyampaikan kepada perguruan tinggi dan masyarakat bahwa yang bisa mengganti skripsi dengan project atau prototype itu disahkan oleh penjaminan mutu, indikatornya masih sama yang dikatakan introduction hingga discussion itu berapa persen nilainya pasti akan sama komposisinya bila anda mengerjakan skripsi dan itu dipraktekkan oleh Umsida,” Tandasnya.

160 PTS Ikuti Klinik SPMI LLDikti 7 Jatim di Umsida

Sehingga Prof Dyah Sawitri menegaskan bahwa yang memiliki kewenangan hingga wajib menjaga komposisi kurikulum dan seterusnya untuk meningkatkan kualitas perguruan tinggi adalah tim penjamin mutu kampus.

Maka dari itu kegiatan coaching clinic sangat bernilai penting untuk meningkatkan mutu kampus hingga mengantarkan pada akreditasi unggul.

Selanjutnya para peserta secara bergantian berkonsultasi kepada para fasilitator yang diundang oleh LLDikti 7 untuk menjawab permasalahan yang dihadapi oleh pengelola penjamin mutu internal dari masing-masing kampus.

Penulis: Rani Syahda

Berita Terkini

yudisium FST 2024
Yudisium FST 2024, Angkatan Pertama yang Berpedikat Institusi Unggul
June 15, 2024By
Rektor Umsida, Rumus Fisika Ini Kunci Kesuksesan
Rektor Umsida, Rumus Fisika Ini Kunci Kesuksesan
June 15, 2024By
juara kompetisi ICEMSS
Mahasiswa Umsida Bawa Pulang 11 Prestasi dari Bandung
June 14, 2024By
ICEMSS Manajemen Umsida
Gandeng 5 Negara, Prodi Manajemen Umsida Gelar ICEMSS di UPI
June 14, 2024By
halal center umsida
Halal Center Umsida Kembali Dipercaya PT CAS untuk Sertifikasi Halal Resto dan Gerai
June 13, 2024By
Raih Juara, Mahasiswa Ini Ingin Harumkan Nama Umsida
Raih Juara, Mahasiswa Ini Ingin Harumkan Nama Umsida
June 13, 2024By
Kenakalan Remaja Kembali Trending, PIK M Umsida Beraksi
Kenakalan Remaja Kembali Trending, PIK M Umsida Beraksi
June 12, 2024By
Raih Juara 1, Content Creator Umsida Ini Akan Terus Berkarya
Raih Juara 1, Content Creator Umsida Ini Akan Terus Berkarya
June 11, 2024By

Riset & Inovasi

prostitusi online
Prostitusi Online, Apa Karena Budaya Barat? Ini Kata Studi
May 26, 2024By
Shopee paylater
Paylater, Perangkap atau Peluang? Ini Kata Studi
May 17, 2024By
pendidikan ramah anak
8 Standar Pendidikan Ramah Anak, Yuk Simak Agar Anak Belajar dengan Nyaman
May 4, 2024By
stres pada single mother
Riset Umsida: Single Mother Kerap Alami 3 Jenis Stres Ini
March 30, 2024By
komunikasi verbal dan nonverbal
8 Alasan Komunikasi Verbal dan Nonverbal Perlu Diterapkan Kepada Siswa
March 29, 2024By

Prestasi

PPK Ormawa Umsida
15 Mahasiswa PPK Ormawa Umsida Buat Saung Sinau di Desa Pelosok Sidoarjo
June 2, 2024By
Milad PWMU.CO
Raih Juara 3 AUM dengan Berita Terbanyak, Umsida Semakin Giat Menulis
May 19, 2024By
Berikan Presentasi Terbaiknya, Dwiky Mahasiswa Umsida Ini Raih Juara Tingkat Internasional
Berikan Presentasi Terbaiknya, Dwiky Mahasiswa Umsida Ini Raih Juara Tingkat Internasional
May 17, 2024By
Paku Bumi Open 2024
20 Mahasiswa Umsida Raih 11 Emas dan 11 Perak di Paku Bumi Open XII 2024
March 7, 2024By
atlet hapkido Umsida
Mahasiswa Umsida Toreh Prestasi Hapkido, Langsung 2 Juara sekaligus
March 6, 2024By