legalisasi kasino

Soal Wacana Legalisasi Kasino, Rektor Umsida Singgung Soal Moral Bangsa

Umsida.ac.id – Akhir-akhir ini kasino ramai menjadi perbincangan lantaran terdapat wacana bahwa kasino dianggap bisa dijadikan sebagai sumber Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Lihat juga: Mengapa Kasus Judi Online Turut Menggerogoti Masyarakat Kelas Menengah?

Menanggapi hal tersebut, Rektor Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida), Dr Hidayatulloh MSi berpendapat bahwa legalisasi kasino untuk menambah pendapatan negara merupakan hal yang tidak tepat untuk bangsa Indonesia.

Kasino dan Aturan Moral
legalisasi kasino (Pexels) 1
Ilustrasi: Pexels

Pernyataan tersebut ia lontarkan berdasarkan beberapa kebijakan hukum.

Yang pertama yakni berlandaskan pernyatan dalam UUD 1945 Pasal 29 ayat 1 menyatakan bahwa negara Indonesia berdasar atas Ketuhanan yang Maha Esa.

“Kedua, mayoritas penduduk Indonesia beragama Islam. Islam menjadikan Al-Qur’an dan Hadis sebagai sumber ajarannya,” terangnya.

Lantas, ia merujuk pada dua ayat Al Quran sekaligus.

Yang pertama yakni pada Suart Al-Baqarah ayat 219 yang berbunyi:

۞ يَسْـَٔلُوْنَكَ عَنِ الْخَمْرِ وَالْمَيْسِرِۗ قُلْ فِيْهِمَآ اِثْمٌ كَبِيْرٌ وَّمَنَافِعُ لِلنَّاسِۖ وَاِثْمُهُمَآ اَكْبَرُ مِنْ نَّفْعِهِمَاۗ وَيَسْـَٔلُوْنَكَ مَاذَا يُنْفِقُوْنَ ەۗ قُلِ الْعَفْوَۗ كَذٰلِكَ يُبَيِّنُ اللّٰهُ لَكُمُ الْاٰيٰتِ لَعَلَّكُمْ تَتَفَكَّرُوْنَۙ ۝٢١٩

Artinya:

Mereka bertanya kepadamu (Nabi Muhammad) tentang khamar dan judi. Katakanlah, “Pada keduanya terdapat dosa besar dan beberapa manfaat bagi manusia. (Akan tetapi,) dosa keduanya lebih besar daripada manfaatnya.” Mereka (juga) bertanya kepadamu (tentang) apa yang mereka infakkan. Katakanlah, “(Yang diinfakkan adalah) kelebihan (dari apa yang diperlukan).” Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu agar kamu berpikir

Selanjutnya yakni Surat Al-Maidah ayat 90-91 yang berbunyi:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِنَّمَا الْخَمْرُ وَالْمَيْسِرُ وَالْاَنْصَابُ وَالْاَزْلَامُ رِجْسٌ مِّنْ عَمَلِ الشَّيْطٰنِ فَاجْتَنِبُوْهُ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ ۝٩٠اِنَّمَا يُرِيْدُ الشَّيْطٰنُ اَنْ يُّوْقِعَ بَيْنَكُمُ الْعَدَاوَةَ وَالْبَغْضَاۤءَ فِى الْخَمْرِ وَالْمَيْسِرِ وَيَصُدَّكُمْ عَنْ ذِكْرِ اللّٰهِ وَعَنِ الصَّلٰوةِ فَهَلْ اَنْتُمْ مُّنْتَهُوْنَ ۝٩

Artinya:

Wahai orang-orang yang beriman, sesungguhnya minuman keras, berjudi, (berkurban untuk) berhala, dan mengundi nasib dengan anak panah adalah perbuatan keji (dan) termasuk perbuatan setan. Maka, jauhilah (perbuatan-perbuatan) itu agar kamu beruntung.

Sesungguhnya setan hanya bermaksud menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu melalui minuman keras dan judi serta (bermaksud) menghalangi kamu dari mengingat Allah dan (melaksanakan) salat, maka tidakkah kamu mau berhenti?

Lihat Juga :  Banyak Kader Muhammadiyah Jadi Politisi di 2024, Rektor Umsida: Kita Tak Tergerus

“Dari dua ayat itu secara jelas menyebutkan bahwa khamar (minuman keras) dan masih (perjudian) adalah perbuatan dosa besar dan harus dijauhi,” imbuh Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur (PWM Jatim) itu.

Alasan yang ketiga menurut Dr Hidayatulloh adalah bangsa Indonesia yang memiliki nilai-nilai agama dan moral yang tinggi dan kuat, sehingga hal tersebut tidak elok dinodai dengan wacana melegalkan kasino.

Yang keempat, legalisasi kasino, katanya, juga  bertentangan dengan nilai-nilai tersebut dan akan merusak moral masyarakat dan bangsa.

“Untuk menambah pendapatan negara, tidak perlu melegalkan kasino,” tegasnya.

Memang benar negara akan mendapatkan tambahan pendapatan dari kasino, akan tetapi biaya yang dikeluarkan negara dan masyarakat akibat kemerosotan moral dan tindakan negatif yang timbul bisa saja lebih besar. 

Lantas, Rektor Umsida itu menjelaskan bahwa Indonesia sejatinya tidak kekurangan sumber pemasukan negara. 

“Negeri ini dianugerahi kekayaan alam yang sangat melimpah. Potensi ini mestinya bisa dimaksimalkan dengan pengelolaan yang benar,” jelasnya.

Langkah Strategis yang Tak Memerlukan Legalisasi Kasino

legalisasi kasino (Pexels) 1 3

Lebih lanjut, Dr Hidayatulloh memaparkan empat hal penting yang perlu dilakukan oleh pemerintah dan rakyat Indonesia untuk meningkatkan pendapatan negara tanpa harus mengorbankan nilai moral:

Pertama, mampu mengelola sumber daya alam secara bijak. Pemerintah harus mengelola kekayaan alam dengan baik dan tetap menjaga keseimbangan ekosistem.

Kedua, meningkatkan kepatuhan pajak. Masyarakat yang mampu harus patuh membayar pajak sesuai ketentuan.

Ketiga, memberantas korupsi secara sungguh-sungguh. Korupsi adalah akar dari kerugian negara. Penanganannya harus menjadi prioritas bersama antara pemerintah dan rakyat.

Keempat, mengelola pendapatan negara secara transparan. Dana dari sumber daya alam dan pajak harus dikelola secara akuntabel dan digunakan untuk pembangunan serta peningkatan kesejahteraan rakyat.

Lihat juga: Tanggapi Judi Online, Pakar Hukum Umsida: Aparat Bisa Bekerjasama dengan Google

“Solusi untuk meningkatkan pendapatan negara bukanlah dengan membuka ruang perjudian, tapi dengan membenahi sistem yang ada dan memperkuat tata kelola negara,” pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di pwmu.co dengan judul Wakil Ketua PWM Jatim Kritik Wacana Legalisasi Kasino: Mengancam Moral Bangsa.

Berita Terkini

pemeriksaan tumbuh kembang anak (3)
Perhatikan Tumbuh Kembang Anak, Mahasiswa Umsida Kunjungi TK ABA 1 Candi
November 4, 2026By
parenting guru dan ortu (3)
Perkuat Pola Parenting, FPSI Umsida Gandeng IGRA Sidoarjo
November 4, 2026By
um banjarmasin kunjunfi fkkg umsida (8)
Dari Kurikulum hingga Laboratorium, UM Banjarmasin Pelajari Pengelolaan FK Umsida
November 3, 2026By
umsida di job fair 2026 (2)
Hadir di Job Fair Sidoarjo 2026, Umsida Buka Layanan Kesehatan dan Konseling Gratis
November 3, 2026By
UKM Paduan Suara Umsida (2)
Sambut Kader Baru, UKM Paduan Suara Umsida Ajarkan Dasar-Dasar Musik
November 2, 2026By
kerja sama umsida dan ikapi
Umsida dan IKAPI Jatim Sinergikan Potensi Akademik dan Penerbitan
October 30, 2026By
pkmu 2026
Tak Seseram yang Dibayangkan, Ini Cerita Mahasiswa Umsida Ikuti PKMU
October 30, 2026By
pelantikan bem dan dpm
Umsida Lantik BEM dan DPM 2026-2027, Siap Wujudkan Gerakan Progresif
October 29, 2026By

Riset & Inovasi

inovasi smartsea (4)
Ciptakan Smartsea, Mahasiswa Umsida Bantu Siswa Lancar Membaca
October 23, 2026By
media pembelajarn spin wheel
PLP 2 Umsida Buat Media Pembelajaran Spin Wheel untuk Siswa SD
October 22, 2026By
sosialisasi bullying (3)
Cegah Bullying Sejak Dini, PLP 2 Umsida Gelar Sosialisasi untuk Siswa SD
October 16, 2026By
Media Papan Interaktif Metamorfosis (4)
Buat Media Papan Interaktif Metamorfosis, PLP 2 Umsida Dukung Pembelajaran Siswa
October 15, 2026By
plp ajari matematika
Belajar Matematika dengan Cara Berbeda Bersama PLP 2 Umsida
October 14, 2026By

Prestasi

wisudawan dari keluarga katolik yang taat (2)
Ketika Kakaknya Biarawati, Adiknya Jadi Wisudawan Berprestasi
October 26, 2026By
wisudawan terbaik umsida (5)
Wisudawan Terbaik Umsida Ungkap Kunci Raih IPK Tinggi dan Prestasi
October 25, 2026By
ranking appliededu umsida (3)
Umsida Raih Posisi 37 AppliedEdu Private University Ranking ASEAN 2027
October 21, 2026By
Pojok Statistik Umsida Ranking 1 Nasional (2)
Pojok Statistik Umsida Raih Ranking 1 Nasional Tahun 2026
October 5, 2026By
tim jenggolo ikuti kmhe 2026
Tim Jenggolo Umsida Siap Bawa Arshaka V2 ke KMHE 2026
October 2, 2026By

Opini

mimbar organisasi mahasiswa
Organisasi Mahasiswa Umsida Dapat Apresiasi dan Ruang Aspirasi Terbuka
October 29, 2026By
sistem tidak naik kelas (2)
Pakar Umsida Soal Kebijakan Tidak Naik Kelas: Rawan Putus Sekolah
October 28, 2026By
pendidikan muhammadiyah
Prof Syafiq: Pendidikan di Umsida Terus Bergerak dan Berdampak
October 28, 2026By
4 pilar pendidikan (7)
4 Pilar Pendidikan di Era Generasi Cemas
October 27, 2026By
pengalamana wisudawan Katolik lulus dari Umsida (9)
Dari Flores, Pengalaman Wisudawan Katolik Tuntaskan Kuliah dengan Beasiswa Penuh di Umsida
October 25, 2026By