kkn internasional

Ikuti KKN Internasional di Selangor, Umsida Berangkatkan 2 Mahasiswi

Umsida.ac.id – Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) melepas dua mahasiswi Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) untuk mengikuti program KKN Kemitraan Internasional bersama Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah angkatan ke-15 di Malaysia.

Pelepasan KKN Internasional dilaksanakan pada Senin, (28/9) di Ruang Rapat Kampus 1 Umsida. 

Dua mahasiswa yang menjadi delegasi Umsida yakni Nur Widya dan Angelina Maulidiyah.

Lihat juga: Umsida Lepas Mahasiswa KKN Internasional Angkatan 14 ke Malaysia

Keduanya akan berangkat pada 1 Oktober 2026 dan melaksanakan pengabdian hingga 28 Oktober 2026 di Selangor, Malaysia, tepatnya di wilayah Sanggar Belajar Hulu Langat.

Perluas Pengalaman Mahasiswa di Level Global

Direktur Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM) Umsida, Prof Sigit Hermawan MSi, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan mahasiswa dalam program tersebut.

“Terima kasih kepada Prodi PGSD yang memotivasi para mahasiswanya sehingga nanti ada capaian yang Insyaallah akan terus semakin meningkat kinerjanya,” ujar Prof Sigit.

Ia menjelaskan bahwa pengalaman mengikuti KKN Internasional dapat membuka jaringan yang lebih luas bagi mahasiswa.

“Kalau kita sudah ke arah kemitraan internasional, berarti effort kita itu terjadi dengan hasil yang akan kita peroleh. Jadi tentunya akan sangat banyak manfaatnya, termasuk juga dalam hal pengalaman,” tuturnya.

Prof Sigit juga mengingatkan mahasiswa yang berangkat agar menjaga nama baik universitas, keluarga, dan Muhammadiyah selama berada di Malaysia.

kkn internasional

Wakil Rektor III Umsida, Dr Nudyansyah MPd yang turut melepas mahasiswa, menyampaikan bahwa mahasiswa yang mengikuti program ini merupakan peserta terpilih melalui proses seleksi yang dilakukan Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah.

“Kalian adalah mahasiswa terpilih dari ratusan yang daftar itu hanya sekitar 50 yang lolos. Berarti secara etis, secara kompetensi, secara kesehatan mungkin, kemudian uji-uji yang lain, kalian sudah mempunyai persyaratan itu,” jelasnya.

Ia berharap semangat yang dibawa mahasiswa harus dikembangkan.

“Coba implementasikan inovasi yang memungkinkan pemberdayaan masyarakat di sana,” tambahnya.

Ajar Anak Imigran di Hulu Langkat

Salah satu peserta KKN Internasional, Angelina Maulidiyah, menjelaskan bahwa program tersebut merupakan kegiatan pengabdian kepada anak-anak imigran Indonesia yang belum memiliki dokumen resmi sehingga belum dapat mengikuti pendidikan formal.

Lihat Juga :  Potik Umsida Jamu Tel-U Surabaya, Pelajari Strategi dan Tata Kelola Potik

Mahasiswa semester 5 PGSD itu mengatakan bahwa selama berada di Malaysia, dirinya bersama tim akan mengajar di sanggar bimbingan yang dikelola untuk memberikan akses pendidikan bagi anak-anak imigran.

“Jadi seperti SD, tapi kelas rangkap, kelasnya dicampur. Tetap kelas satu, kelas dua, kelas tiga, tapi dalam satu ruangan,” jelas Angelina.

Ketertarikannya mengikuti program ini muncul karena ingin mengetahui kondisi pendidikan di luar Indonesia, khususnya bagi anak-anak yang memiliki keterbatasan akses pendidikan.

“Saya ingin tahu bagaimana sih di sana itu, pendidikan disana benar-benar bagaimana. Karena mungkin berbeda sekali sama di Indonesia, di sana kan rentan dan mereka tidak bisa sekolah normal,” ujarnya.

Bawa Inovasi Pembelajaran

kkn internasional

Dalam pelaksanaan KKN Internasional, Angelina menjelaskan bahwa program kerja yang dibawa akan menyesuaikan kondisi masyarakat di lokasi pengabdian.

“Kita ada beberapa proker, tapi kita menyesuaikan dengan anak-anak yang di sana nantinya,” ungkapnya.

Ia berharap pengalaman tersebut dapat memberikan wawasan baru mengenai dunia pendidikan dan memperkuat peran mahasiswa sebagai calon pendidik.

“Dari hal itu kita bisa belajar dan mengembangkan pengetahuan yang mungkin tidak bisa kita dapatkan di sini,” katanya.

Pengalaman Baru KKN Internasional

Sementara itu, Nur Widya mengungkapkan bahwa keikutsertaannya dalam KKN Internasional berawal dari ketertarikan untuk merasakan pengalaman pengabdian di luar negeri.

Ia melakukan beberapa tahap seleksi, mulai dari seleksi dokumen hingga wawancara yang diikuti oleh peserta dari berbagai Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA) di Indonesia.

Lihat juga: Cerita 4 Mahasiswa Umsida yang Mengikuti KKN Internasional di Malaysia

Dalam pelaksanaan KKN nanti, Widya berharap dapat memperoleh pengalaman baru sekaligus memahami tantangan pendidikan di lingkungan yang berbeda.

“Dengan adanya dunia pendidikan, kita yang formal itu tidak hanya melihat bahwa kita sudah sangat lebih baik. Ternyata masih ada adik-adik kita yang sangat membutuhkan peran kita,” ujarnya.(Dhona)

Berita Terkini

Bramasgana umsida bantu NTT (2)
Bramasgana Umsida Berangkat ke NTT, Fokus Pulihkan 2 Hal
September 30, 2026By
duta pencerah 2026 2
Tutup Fortama, Umsida Kukuhkan Duta Pencerah 2026 Hingga Ajak Lawan LGBT
September 28, 2026By
maba 2026 (2)
UKM Umsida Ajak Maba 2026 Temukan Ruang Mengembangkan Diri
September 28, 2026By
mastama 2026
Mastama Umsida 2026 Kenalkan Ortom Kampus Lewat Konsep Baru
September 27, 2026By
wali mahasiswa baru umsida (2)
Mengapa Wali Mahasiswa Mempercayakan Putra-Putrinya ke Umsida?
September 26, 2026By
sinergi pendidikan dengan wali maba
Percayakan Pendidikan di Umsida, Fortawa 2026 Perkuat Sinergi Wali Maba
September 26, 2026By
fasilitator pkmu 2026
Menuju PKMU 2026, Fasilitator Umsida Didorong Hadir dengan Keteladanan
September 25, 2026By
Akidah dan Akhlak
Jelang PKMU 2026, Umsida Matangkan Kesiapan Pendampingan Akidah dan Akhlak
September 23, 2026By

Riset & Inovasi

kunjungan perpustakaan daerah 2
Kunjungi Perpustakaan Daerah, PLP 2 Umsida Tumbuhkan Minat Baca Siswa
September 24, 2026By
Pasar Desa Samiler
Buka Pasar Desa Samiler, PPK Ormawa Himagro Sajikan Nuansa Tradisional
September 22, 2026By
ekspor gula kelapa
Siapkan Produk Gula Kelapa Siap Ekspor, Umsida Dampingi PT Delima Nira Natural
September 21, 2026By
beras rumput laut
Keunggulan Diarice, Beras Analog dari Rumput Laut yang Kaya Nutrisi
September 16, 2026By
pelatiahn coding plugged
Dosen Umsida Kenalkan Coding Ramah Anak untuk Guru PAUD
September 14, 2026By

Prestasi

penghargaan Pojok Statistik Umsida
Pojok Statistik Umsida Kembali Jadi Terbaik 1 Nasional BPS RI
September 30, 2026By
beras analog rumput laut 2
DIARICE, Inovasi Rumput Laut Jadi Beras Analog Karya Umsida Lolos KMI Expo 2026
September 10, 2026By
snap and style
Snap and Style Antar Inovasi Bisnis Digital Umsida Tembus KMI Expo XVII 2026
September 9, 2026By
lomba pajak nasional_11zon
Umsida Juara 3 Lomba KTI Nasional IKPI, Usung Smart Tax Governance Index
August 29, 2026By
LSP Umsida.jpg 1
LSP Umsida Raih Hibah Sertifikasi Kompetensi 2026 dari Belmawa Kemdiktisaintek
July 3, 2026By

Opini

karhutla (Dok Antara Foto)
Mengapa Karhutla Terus Berulang? Bagaimana Mencegahnya?
September 23, 2026By
politik uang dalam Muhammadiyah 5
Politik Uang dalam Muhammadiyah
September 22, 2026By
satanic dan seni
Gunakan Simbol Satanic Saat Perayaan Seni, Ini Tanggapan Pakar Umsida
September 15, 2026By
solusi data desil
Desil Banyak Dipersoalkan, Pakar Umsida Beri Penjelasan
September 11, 2026By
Bahaya asap karhutla dan abu vulkanik
Bahaya PM 2.5 dari Asap Karhutla dan Erupsi, Ini Solusi Pakar Umsida
September 10, 2026By