contoh degradasi moral

Waspadai Degradasi Moral, Salah Satu Dampak dari Perkembangan Digital

Umsida.ac.id – Perkembangan digital yang semakin pesat membuat semua informasi bisa didapatkan dengan mudah tanpa ada batasan. Hal ini membuat keterbukaan informasi yang telah mempengaruhi semua kalangan kemajuan teknologi di era digital ini memiliki banyak dampak tak terkecuali dampak negatif berupa degradasi moral.

Dalam penelitian salah satu dosen umsida yakni Dr Budi Haryanto MPd membahas tentang degradasi moral sebagai dampak era digital. Penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan degradasi moral yang terjadi sebagai daerah digital dan juga pemberian penjelasan dari sisi agama dalam bagaimana menyikapi adanya deklarasi moral yang terjadi saat ini sebagai dampak digitalisasi.

Era digital memberikan kepraktisan, kemudahan, dan kebahagiaan bagi manusia. Yang jauh menjadi dekat, dan memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk berkomunikasi dan berinteraksi. Digitalisasi yang berlangsung bukan hanya dalam kehidupan materi saja, tapi juga berupa norma.

Salah satu noda hitam dalam perkembangan zaman adalah munculnya degradasi moral yang berdpak pada norma kesopanan, beragama, dan keramahtamahan semakin tergerus. Dan peristiwa ini terjadi pada semua kalangan. Masyarakat sekarang menganggap suatu hal bisa dijadikan contoh oleh orang lain.

Karena pengaruh digitalisasi, banyak terjadi penyimpangan batas bersikap sopan dan moralitas. Jika dulu suatu hal dianggap tabu, sekarang menjadi biasa sesuatu yang dianggap mustahil bisa saja terjadi.

Baca juga: Mengenal E-Comic, Salah Satu Fun Learning untuk Siswa Agar Tidak Bosan

Definisi degradasi moral

contoh degradasi moral

Degradasi moral merupakan bentuk dari melemahnya suatu nilai budaya yang dimiliki oleh masyarakat yang mengarah pada terbentuknya benturan budaya baru. Peristiwa ini menyimpang dari kebiasaan dan adat pada masyarakat sebagai akibat buruk dari perkembangan teknologi.

Contoh peristiwa degradasi moral

contoh degradasi moral

Kalangan politik

Banyak oknum pejabat publik yang memunculkan perilaku buruk dengan cara melakukan pelanggaran-pelanggaran. Kemerosotan moral di ranah ini ditunjukkan dengan banyaknya korupsi dan kasus lainnya.

Korupsi semakin ke sini semakin diwajarkan. Banyak kasus penyimpangan norma yang terjadi di kalangan politik. Seperti dugaan pidana pencucian uang dalam kasus yang menjerat mantan pejabat ditjen pajak, Kementerian Keuanga diduga melakukan gratifikasi. Lalu di Kementerian Agama juga telah terjadi korupsi penggandaan kitab suci Alquran.

Public figure

Era digital ini berpengaruh dalam terbentuknya citra public figure dalam membantu mereka dalam menaikkan popularitas. Dengan kata lain, apa yang mereka pertontonkan pada publik menjadi suatu daya tarik yang menjadikan bagaimana masyarakat memandang mereka.

Kesempurnaan yang mereka miliki yang dipertontonkan di depan umum, bisa menjadi salah satu kesempatan yang mereka manfaatkan untuk melakukan hal-hal yang kurang baik dan sebenarnya tidak patut dipertontonkan. Ini merupakan salah 1 degradasi moral oleh pabrik figur yang dicontoh masyarakat.

Lihat Juga :  Pesan dan Kesan Wisudawan Umsida: Jika Ingin Berubah, Maka Harus Mau Berkembang

Baca juga: Umsida dan Desa Wedoroklurak Lakukan Pemeriksaan Kepada 80 Lansia Menggunakan Metode Non-Invasive

Tak hanya memperburuk citra mereka saja, tapi tindakan public figure juga berdampak pada penggemar untuk melakukan hal yang sama karena mereka memiliki pengaruh sangat besar kepada masyarakat.

Semakin terbukanya piblic figure yang mengatakan bahwa mereka hamil diluar nikah membuat kejadian ini diwajarkan oleh masyarakat dan tidak jarang juga ditiru. Selain itu, ada pula public figure yang mengatakan bahwa siapapun boleh memakai pakaian apapun karena pakaian tidak memiliki gender Identity. Secara tidak langsung, mereka mendukung gerakan LGBT yang tentu dilarang oleh agama dan negara.

Tokoh agama

Bahkan saat ini, ada tokoh agama yang melakukan penyimpangan etika. Sebagai sosok yang terpandang, mengerti ilmu agama, disegani, dan menjadi panutan, tokoh agama malah melakukan penyimpangan norma di masyarakat, terutama norma agama.

Contohnya ada kasus tokoh agama yang melakukan pemerkosaan terhadap santriwatinya sendiri dengan dalih atas nama agama. Kejadian ini terjadi pada salah satu pemimpin pondok pesantren di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat yang diduga melakukan pencabulan terhadap 29 santriwatinya.

Contoh lain penyimpangan norma agama adalah pornografi yang dengan gamblang disampaikan oleh pejabat publik, anak remaja, bahkan tokoh agama.

Norma yang banyak mengalami degradasi

Dari hasil penelitian yang menggunakan metode literatur review ini, menghasilkan dua indikasi terjadinya degradasi moral yaitu penyimpangan norma sosial dan norma kesopanan.

Pelanggaran norma sosial yang banyak terjadi di masyarakat adalah semakin maraknya korupsi dan penipuan online. Sedangkan penyimpangan norma kesopanan, sering terjadi di kalangan anak sekolah, seperti malas mengerjakan tugas, melanggar aturan sekolah, berkelahi, dan bullying.

Baca juga: Ini Penyebab dan Dampak Over Timer Kerja Bagi Karyawan

Cara meminimalisir degradasi moral

cara atasi degradasi moral

  • Melihat begitu banyaknya degradasi moral yang terjadi saat ini ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menghalangi dampak buruk digitalisasi ini seperti:
  • Penguatan agama. Karena agama adalah benteng berakhir ketika haus beradu argumen dengan orang yang membawa Hak Asasi Manusia (HAM) sebagai tameng perlindungan atas perilaku penyimpangan norma yang dilakukan.
  • Menjaga hubungan baik dan Allah. Mereka tahu hal yang dilarang dan diperbolehkan oleh agama. Begitu juga dengan resiko yang akan ditanggung ketika melanggar ketentuanNya.
  • Menjaga hubungan baik dengan sesama. Tak hanya bersosialisasi semata, tapi adanya hubungan baik antar manusia juga dapat menciptakan lingkungan yang baik untuk membentuk pribadi yang baik pula.

Sumber: Menyoal Degradasi Moral Sebagai Dampak dari Era Digital oleh Dr Budi Haryanto MPd 
Penulis: Romadhona S

Berita Terkini

Bramasgana umsida bantu NTT (2)
Bramasgana Umsida Berangkat ke NTT, Fokus Pulihkan 2 Hal
September 30, 2026By
duta pencerah 2026 2
Tutup Fortama, Umsida Kukuhkan Duta Pencerah 2026 Hingga Ajak Lawan LGBT
September 28, 2026By
maba 2026 (2)
UKM Umsida Ajak Maba 2026 Temukan Ruang Mengembangkan Diri
September 28, 2026By
mastama 2026
Mastama Umsida 2026 Kenalkan Ortom Kampus Lewat Konsep Baru
September 27, 2026By
wali mahasiswa baru umsida (2)
Mengapa Wali Mahasiswa Mempercayakan Putra-Putrinya ke Umsida?
September 26, 2026By
sinergi pendidikan dengan wali maba
Percayakan Pendidikan di Umsida, Fortawa 2026 Perkuat Sinergi Wali Maba
September 26, 2026By
fasilitator pkmu 2026
Menuju PKMU 2026, Fasilitator Umsida Didorong Hadir dengan Keteladanan
September 25, 2026By
Akidah dan Akhlak
Jelang PKMU 2026, Umsida Matangkan Kesiapan Pendampingan Akidah dan Akhlak
September 23, 2026By

Riset & Inovasi

PLP SDN Sidokumpul
Siswa SDN Sidokumpul Peringati Kesaktian Pancasila Bersama Tim PLP 2 Umsida
October 5, 2026By
kunjungan perpustakaan daerah 2
Kunjungi Perpustakaan Daerah, PLP 2 Umsida Tumbuhkan Minat Baca Siswa
September 24, 2026By
Pasar Desa Samiler
Buka Pasar Desa Samiler, PPK Ormawa Himagro Sajikan Nuansa Tradisional
September 22, 2026By
ekspor gula kelapa
Siapkan Produk Gula Kelapa Siap Ekspor, Umsida Dampingi PT Delima Nira Natural
September 21, 2026By
beras rumput laut
Keunggulan Diarice, Beras Analog dari Rumput Laut yang Kaya Nutrisi
September 16, 2026By

Prestasi

Pojok Statistik Umsida Ranking 1 Nasional (2)
Pojok Statistik Umsida Raih Ranking 1 Nasional Tahun 2026
October 5, 2026By
tim jenggolo ikuti kmhe 2026
Tim Jenggolo Umsida Siap Bawa Arshaka V2 ke KMHE 2026
October 2, 2026By
world university rankings (2)
Masuk THE World University Rankings 2027, Umsida Perkuat Rekognisi Internasional
October 1, 2026By
penghargaan Pojok Statistik Umsida
Pojok Statistik Umsida Kembali Jadi Terbaik 1 Nasional BPS RI
September 30, 2026By
beras analog rumput laut 2
DIARICE, Inovasi Rumput Laut Jadi Beras Analog Karya Umsida Lolos KMI Expo 2026
September 10, 2026By

Opini

bijak menggunakan teknologi AI (Pexels)
Teknologi Tak Bisa Dibendung, Ini Cara Bijak Penggunaan AI
October 2, 2026By
kebutuhan air data center AI (Pexels)
Benarkah AI Menguras Jatah Air Bersih? Ini Kata Pakar Umsida
October 1, 2026By
karhutla (Dok Antara Foto)
Mengapa Karhutla Terus Berulang? Bagaimana Mencegahnya?
September 23, 2026By
politik uang dalam Muhammadiyah 5
Politik Uang dalam Muhammadiyah
September 22, 2026By
satanic dan seni
Gunakan Simbol Satanic Saat Perayaan Seni, Ini Tanggapan Pakar Umsida
September 15, 2026By