peran orang tua tiri

Psikolog Umsida: Kasus Alvaro Jadi Cermin Rapuhnya Hubungan Anak dengan Orang Tua Tiri

Umsida.ac.id Tragedi meninggalnya bocah enam tahun, Alvaro, yang diduga tewas di tangan ayah tirinya sendiri di Bantaeng, Sulawesi Selatan, menyita perhatian publik. Terlebih. jasadnya baru ditemukan setelah delapan bulan pasca kematiannya.

Kasus tersebut juga menimbulkan kekhawatiran akan kondisi psikologis anak-anak dalam asuhan orang tua tiri.

Lihat juga: Dari Kasus Anak Bunuh Ayah dan Nenek, Dosen Umsida Jelaskan Pentingnya Kasih Sayang

Menanggapi fenomena ini, pakar psikologi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida), Zaki Nur Fahmawati MPsi Psikolog menilai bahwa anak-anak dalam keluarga tiri, seperti yang terjadi pada kasus Alvaro, cenderung lebih rentan terhadap kekerasan atau masalah emosional. 

Hal ini disebabkan oleh adanya bias penilaian bahwa bagaimanapun juga anak tersebut bukanlah anak kandungnya yang seringkali mempengaruhi kedekatan emosional. 

“Namun perlu digaris bawahi bahwa tidak semua orang tua tiri melakukan kekerasan. Namun ada kecenderungan dan peluang yang lebih besar,” terangnya.

Anak-anak yang tumbuh dalam keluarga tiri, imbuh Zaki, dapat merasakan ketidakamanan dan perasaan terabaikan.

“Kedekatan kita dengan orang tua kandung dimulai dari nol, sedangkan dengan orang tua tiri tidak, jadi bondingnya kurang,” tegasnya.

Fenomena “Cinderella Effect” oleh Orang Tua Tiri

Zaki juga menyebutkan fenomena yang dikenal sebagai “Cinderella effect,” yang merujuk pada bagaimana anak tiri sering kali dipandang secara negatif dalam budaya populer dan cerita-cerita dongeng. 

Meskipun ini hanya sebuah stereotip, hal tersebut dapat mempengaruhi persepsi anak terhadap orang tua tiri mereka.

“Cerita tersebut menimbulkan stigma pada anak-anak memandang orang tua tiri mereka, menciptakan kesulitan dalam membangun hubungan yang sehat,” katanya.

Akibatnya, anak-anak mungkin merasa canggung dan kesulitan dalam membangun hubungan yang lebih dekat dengan orang tua tiri, yang pada gilirannya bisa berujung pada masalah emosional yang lebih besar.

Kompleksitas Hubungan Keluarga Tiri dan Dampaknya pada Anak

Zaki menambahkan bahwa hubungan keluarga tiri lebih kompleks dibandingkan dengan keluarga kandung. 

Kekurangan ikatan biologis ini dapat menyebabkan perasaan sayang dan perlindungan yang lebih lemah dari orang tua tiri. 

Selain itu, ada juga masalah komunikasi dan perbedaan pola asuh yang kadang tidak mudah disesuaikan oleh anak-anak, terutama yang masih kecil. 

Di tengah ketegangan ini, anak-anak yang merasa tidak aman atau tidak mendapatkan kasih sayang yang cukup bisa terjebak dalam perasaan yang tidak sehat, yang pada akhirnya berpotensi menciptakan hubungan yang buruk dan merugikan bagi kesejahteraan mereka.

“Sudah tidak ada ikatan biologis, termakan stigma hingga trust issue, dapat menambah kompleksitas hubungan dengan keluarga tiri,” jelas Zaki.

Zaki menyebut bahwa anak kecil sudah bisa merasakan bahwa keluarganya sudah tidak sehat, namun mereka tidak bisa mengungkapkannya.

Oleh karena itu, lanjutnya, orang tua perlu mempertimbangkan hal ini dengan serius sebelum berpisah untuk mengatasi peluang konflik ke depannya.

Pentingnya Peran Orang Tua Kandung dalam Membangun Hubungan yang Sehat
peran orang tua tiri (Pexles)
Ilustrasi: Pexels

Beberapa Kondisi kehidupan, ujar Zaki, memang tidak ideal. Terkadang ada suatu hal yang membuat pasangan harus berpisah.

Namun, masing-masing harus sadar bahwa walau sudah berpisah, tetapi kesejahteraan anak harus menjadi prioritas utama.

“Orangtua harus sadar bahwa anak adalah makhluk yang lemah, harus diberikan perlindungan dan kasih sayang,” jelas ibu dua anak itu.

Keluarga yang sehat, menurutnya, adalah keluarga yang mengutamakan kesejahteraan semua anggota keluarga, apapun kondisinya.

“Komitmen itu harus dipegang dulu sehingga misalnya mereka berpisah dan menikah lagi, komitmen ini tetap dipegang,” terangnya.

Komunikasi terbuka antara orang tua kandung dan anak juga sangat dibutuhkan untuk menghindari kesalahpahaman dan agar anak-anak merasa didukung. 

Orang tua kandung perlu menjelaskan bahwa tidak semua orang tua tiri itu jahat dan bahwa mereka tetap berhak untuk merasa nyaman dan dicintai dalam keluarga baru mereka.

Lihat juga: Fenomena Fatherless dan Father Hunger di Indonesia, Ini Dampak Psikologis dan Tantangan Peran Ayah

“Penting bagi orang tua kandung untuk memberi ruang kepada anak untuk mengekspresikan perasaannya tentang orang tua tiri. Dalam banyak kasus, anak-anak mungkin merasa terpaksa atau cemas tentang hubungan ini, dan jika tidak ada komunikasi yang baik, masalah ini dapat berlarut-larut,” ungkap Zaki.

Sumber: Zaki Nur Fahmawati MPsi Psikolog

Penulis: Romadhona S.

Berita Terkini

SDGs Center Umsida
SDGs Center Umsida Dorong Hilirisasi Riset untuk Pembangunan Berkelanjutan Jawa Timur
November 20, 2025By
Apresiasi sekolah partnership Umsida
Umsida Beri Apresiasi untuk Sekolah Partnership yang Berkontribusi dalam Penerimaan Mahasiswa Baru
November 20, 2025By
kick off penerimaan mahasiswa baru Umsida 4_11zon
Umsida Resmi Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2026/2027
November 19, 2025By
magister ilmu komunikasi Umsida 1
Launching Magister Ilmu Komunikasi Umsida, Pendaftaran Sudah Dibuka!
October 28, 2025By
muhammadiyah
Muhammadiyah Tetapkan Awal Puasa Ramadan 2026 pada 18 Februari
October 23, 2025By
S2 Ilmu Komunikasi Umsida
S2 Ilmu Komunikasi Umsida Sudah Buka, Siap Cetak Pakar New Media
October 13, 2025By
prodi sains data
Umsida Resmi Buka S1 Sains Data, Siap Buka Peluang Data Analyst
October 11, 2025By
pendampingan korban Ponpes Al Khoziny
Keluarga Korban Ponpes Al Khoziny Panik, Bramasgana Umsida Dampingi 4 Hari
October 4, 2025By

Riset & Inovasi

abdimas Umsidaa desa Gendro 5
Petani dan Peternak Desa Gendro Lebih Maju dengan Pendampingan Umsida
November 14, 2025By
posyandu remaja
Umsida dan Umla Gelar Posyandu Remaja, Pasar Gizi, dan Pencatatan Digital Kohort di Balungtawun Lamongan
November 11, 2025By
Science Techno Park Desa Gendro 2
Desa Gendro Jadi Prototipe Science Techno Park Pertanian Inovatif oleh Dosen Umsida
November 10, 2025By
riset dan abdimas umsida
Umsida Raih Penghargaan Atas Kinerja Riset dan Abdimas LLDIKTI Wilayah 7
November 4, 2025By
Program Action FPIP Umsida
Action, Abdimas Gagasan Mahasiswa FPIP Umsida yang Pedulikan Pendidikan Anak Desa
November 1, 2025By

Prestasi

inovasi pengolahan sampah tanpa asap
Inovasi Pengolahan Sampah Tanpa Asap Dosen Umsida Masuk Top Ten KISI 2025
November 30, 2025By
inovasi dragon mouthwash
Dragon Mouthwash, Inovasi Dosen Umsida yang Raih Juara 1 di KISI 2025
November 29, 2025By
inovasi Umsida di KISI 2025
7 Inovasi Umsida Sabet Penghargaan di Ajang KISI 2025
November 28, 2025By
mahasiswa Umsida berkarir di Turki 1
Perjuangan Mahasiswa Umsida Kejar Ketertinggalan, Raih Prestasi, hingga Berkarir di Turki
November 26, 2025By
capaian Simkatmawa Umsida
Umsida Raih Predikat Unggul di SIMKATMAWA 2025, DKA: Capaian Ini Milik Mahasiswa
November 25, 2025By