Himmpas Puthuk Gragal 2

HIMMPAS Gelar Aksi Nafas Gunung di Puthuk Gragal, Sadarkan Pendaki Soal Sampah

Umsida.ac.idHimpunan Mahasiswa Muhammadiyah Pecinta Alam Sidoarjo (HIMMPAS) menggelar kegiatan bertajuk Nafas Gunung sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan pegunungan. 

Kegiatan ini difokuskan pada aksi pembersihan sampah dan pemeliharaan kawasan pendakian Gunung Puthuk Gragal, Mojokerto.

Lihat juga: Pemetaan Camp Area Gunung Alap-Alap, KKNP 65 Umsida Mudahkan Akses Pendakian

Kegiatan Nafas Gunung dilaksanakan selama tiga hari, pada (26-28/12/2025), dengan melibatkan 35 anggota HIMMPAS. 

Gunung Puthuk Gragal dipilih sebagai lokasi kegiatan lantaran menjadi salah satu destinasi pendakian yang cukup ramai dikunjungi pendaki, khususnya saat musim liburan. 

Gunung ini terletak di Desa Cembor, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, dengan ketinggian sekitar 1.480 meter di atas permukaan laut (mdpl) dan memiliki jalur pendakian yang masih alami serta karakter medan yang variatif.

Bentuk Kepedulian Akan Banyaknya Sampah di Gunung

Himmpas Puthuk Gragal 2

Ketua Umum HIMMPAS, Muhammad Zakiy Prabowo, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran pendaki agar bertanggung jawab terhadap sampah yang dihasilkan selama pendakian. 

“Saat ini masih banyak pendaki yang belum menerapkan prinsip membawa turun kembali sampah mereka. Oleh karena itu, kami ingin memberikan edukasi kepada pendaki untuk sadar akan sampah,” terangnya.

Aksi pembersihan dimulai dari area puncak Gunung Puthuk Gragal hingga ke basecamp pendaftaran. 

Selama kegiatan berlangsung, anggota HIMMPAS menemukan berbagai jenis sampah, terutama di kawasan puncak. 

“Sampah yang dikumpulkan didominasi oleh sampah anorganik, seperti kemasan minuman, tisu bekas, bungkus makanan ringan, bungkus permen, serta puntung rokok,” lanjut Zakiy.

Banyaknya sampah yang ditemukan, lanjutnya, menunjukkan masih rendahnya kesadaran sebagian pendaki terhadap etika pendakian dan kepedulian terhadap lingkungan. 

Lihat Juga :  Inovasi PLUTO, Alat Pengendali Hama Padi Karya Mahasiswa Umsida Raih Juara 2 LKTTG 2025

Setelah membersihkan area puncak, kegiatan dilanjutkan ke sejumlah pos pemberhentian, mulai dari Pos 1 hingga Pos 4.

Di Pos 4 yang sering digunakan sebagai lokasi berkemah, selain sampah anorganik juga ditemukan sampah organik berupa kulit buah dan sisa makanan pendaki.

“Meskipun sampah organik dapat terurai secara alami, keberadaannya tetap berdampak negatif,” ungkap mahasiswa Prodi Teknik Mesin itu.

Ia mengatakan bahwa sampah organik dapat menimbulkan bau tidak sedap dan mengganggu kenyamanan pendaki lain yang ingin berkemah.

Cara Himmpas Edukasi Para Pendaki Puthuk Gragal

Himmpas Puthuk Gragal 2

Ketua Pelaksana Nafas Gunung, Alicya Dwi Rahma Putri, menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat menanamkan kebiasaan sederhana namun berdampak besar, yakni tidak meninggalkan apa pun selain jejak dan tidak mengambil apa pun selain foto. 

“Kebiasaan tersebut perlu diterapkan oleh setiap pendaki sebagai bentuk tanggung jawab bersama dalam menjaga kebersihan dan kelestarian kawasan pegunungan, agar tetap lestari dan nyaman bagi generasi selanjutnya,” jelas Alicya.

Ia berpendapat bahwa  larangan membuang sampah sembarangan tidak akan efektif tanpa adanya kesadaran diri. 

Oleh karena itu, kegiatan Nafas Gunung, HIMMPAS berupaya mengajak seluruh pendaki untuk turut berperan aktif menjaga kebersihan dan kelestarian alam. 

Dengan tidak membuang sampah sembarangan, kata Alicya pendaki telah berkontribusi langsung dalam menjaga keberlanjutan ekosistem pegunungan.

Lihat juga: Makin Ramai, KKNP 31 Umsida Rawat Gunung Tumpeng Jadi Wisata Unggulan

“Mari jaga alam, maka alam akan jaga kita,” tutupnya.

Penulis: Cya

Berita Terkini

aset kripto menurut dosen Umsida
Risiko Aset Kripto dan Bitcoin, Dosen Umsida Paparkan dari Perspektif Hukum dan Teknologi
December 15, 2025By
SDGs Center Umsida
SDGs Center Umsida Dorong Hilirisasi Riset untuk Pembangunan Berkelanjutan Jawa Timur
November 20, 2025By
Apresiasi sekolah partnership Umsida
Umsida Beri Apresiasi untuk Sekolah Partnership yang Berkontribusi dalam Penerimaan Mahasiswa Baru
November 20, 2025By
kick off penerimaan mahasiswa baru Umsida 4_11zon
Umsida Resmi Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2026/2027
November 19, 2025By
magister ilmu komunikasi Umsida 1
Launching Magister Ilmu Komunikasi Umsida, Pendaftaran Sudah Dibuka!
October 28, 2025By
muhammadiyah
Muhammadiyah Tetapkan Awal Puasa Ramadan 2026 pada 18 Februari
October 23, 2025By
S2 Ilmu Komunikasi Umsida
S2 Ilmu Komunikasi Umsida Sudah Buka, Siap Cetak Pakar New Media
October 13, 2025By
prodi sains data
Umsida Resmi Buka S1 Sains Data, Siap Buka Peluang Data Analyst
October 11, 2025By

Riset & Inovasi

ketahanan pangan dan branding umkm
Kembangkan UMKM Lokal, Tim Abdimas Umsida Beri 2 Pelatihan di UMKM Babakaran Raos
January 21, 2026By
pelajar muhammadiyah tanam kelor
Pelajar Muhammadiyah Jadi Kader Peningkatan Kemandirian Lingkungan dan Ekonomi Abdimas Umsida
January 10, 2026By
budidaya tanaman semusim 1
Pelatihan Tanaman Semusim Jadi Cara Dosen Umsida Perkuat Ketahanan Pangan
January 9, 2026By
koperasi DInar Amanta
Koperasi Dinar Amanta Bekerja Lebih Efektif Menggunakan Aplikasi KOPERKU
January 9, 2026By
kemandirian pangan pca prambon
AbdimasMu Dorong Kemandirian Pangan Mulai dari Lingkup Paling Dasar
January 5, 2026By

Prestasi

kejuaraan ju jitsu mahasiswa Umsida
Mahasiswa Ini Sabet 2 Emas di Kejuaraan Ju Jitsu Nasional, Kini Persiapkan Diri ke Jepang
January 20, 2026By
persiapan shell eco marathon
IMEI Umsida Tancap Gas di Shell Eco Marathon Qatar 2026 dengan Improvisasi Kendaraan Listrik
January 19, 2026By
shell eco marathon 2026
Siap Bertanding di Shell Eco Marathon Qatar 2026, Tim IMEI Umsida Resmi Diberangkatkan
January 19, 2026By
atlet karate Batu open 2025
Atlet Ini Raih 2 Medali Sekaligus di Ajang Batu Karate Challenge Open Tournament Series 2025
January 8, 2026By
pertandingan karate Batu challenge
Cedera di Pertandingan Sebelumnya Belum Pulih, Atlet Umsida Bulatkan Tekad Demi Emas
January 7, 2026By