Umsida.ac.id — Mahasiswa KKN P 30 Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) menghadirkan inovasi pupuk gel organik berbahan dasar lidah buaya sebagai alternatif pendamping pupuk yang digunakan petani pada Ahad, (23/8/2026). Mayoritas warga Desa Baledono, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, menanam tanaman hortikultura seperti kubis dan kentang. Lihat juga: Sekam Padi Tak Lagi Terbuang, KKN T 8 Umsida...Read More
Umsida.ac.id – Kelompok KKN P 62 Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) membuat dan memasang 28 unit reflektor jalan di sejumlah titik di Desa Tarokan, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri pada Rabu, (19/8/2026). Program ini merupakan upaya mendukung keselamatan pengguna jalan pada malam hari terutama di daerah Dusun Bukaan, Dusun Sumberyuyu, dan Dusun Sukerejo. Lihat juga: Sekam Padi...Read More
Umsida.ac.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Npyata Pencerahan Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (KKN P Umsida) Kelompok 21 mengajak anak-anak TK Mambaul Khoir untuk mengenal, menanam, dan merawat bibit cabai serta pepaya melalui kegiatan Fun Garden. Kegiatan tersebut berlangsung di TK Mambaul Khoir, Desa Parerejo, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur pada Kamis, (20/8). Lihat juga: Edukasi Kesehatan...Read More
Umsida.ac.id – Kebiasaan membakar sampah secara terbuka hingga membuangnya ke sungai masih menjadi persoalan pengelolaan sampah yang ditemui mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) di sejumlah desa. Di Desa Penambangan, Sidoarjo, dan Desa Candiwatu, Mojokerto, tim KKN umsida mencoba menjawab persoalan tersebut melalui pembangunan fasilitas pembakaran sekaligus edukasi pengelolaan sampah. Lihat juga: Edukasi Pengelolaan Sampah,...Read More
Umsida.ac.id – Persoalan sampah di dua desa membuat tim KKN Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) membuat berbagai inovasi. Di Desa Wirobiting, Kecamatan Prambon, Kabupaten Sidoarjo, KKN T 19 membuat Rocket Stove pada Ahad, (9/8). Sementara KKN P 5 di Desa Sumbersuko, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan, pada Rabu, (12/8), membuat alat pembakar dengan sistem filter asap untuk...Read More
Umsida.ac.id – Menyasar dua kelompok yang berbeda, mahasiswa KKN Umsida mengajak warga dan siswa melihat kembali mana yang bisa dipilah, digunakan ulang, hingga diolah menjadi Eco Enzyme. Pendekatan tersebut diterapkan di tiga lokasi berbeda. KKN P 18 Umsida memberikan edukasi pemilahan sampah kepada siswa SDN Dawuhan Sengon 3, Kabupaten Pasuruan pada Sabtu, (8/8/2026). Lihat juga:...Read More
Umsida.ac.id – Sekam padi yang selama ini belum banyak dimanfaatkan setelah proses penggilingan kini mendapat nilai guna baru di Desa Pamotan, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo. KKN T 8 Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) mengolah limbah pertanian tersebut menjadi briket sekaligus mengenalkan proses pembuatannya kepada warga pada Sabtu, (8/8/2026). Lihat juga: KKN P 38 Umsida Ubah Limbah...Read More
Umsida.ac.id – Limbah kulit kopi yang selama ini belum dimanfaatkan optimal oleh warga Desa Wonokerto, Jombang, kini diolah menjadi briket bahan bakar alternatif melalui pelatihan yang digelar oleh tim KKN P 38 Umsida pada Rabu, (5/8/2026). Program tersebut diikuti ibu-ibu Desa Wonokerto melalui sesi edukasi dan praktik langsung pembuatan briket. Lihat juga: 2 Tim KKN...Read More
Umsida.ac.id – Pembuatan pupuk organik menjadi salah satu cara mahasiswa KKN Umsida menjawab kebutuhan petani sekaligus memanfaatkan limbah yang tersedia di desa. Program tersebut dijalankan KKN P 22 di Desa Gendro, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, serta KKN P 66 di Desa Jatirejo, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri. Lihat juga: Manfaatkan Limbah Tutup Botol, KKN P 3...Read More
Umsida.ac.id – Sisa sayuran, kulit buah, dan daun kering yang biasanya berakhir sebagai sampah rumah tangga kini dikenalkan sebagai bahan pembuatan pupuk organik melalui program dua kelompok Kuliah Kerja Nyata Pencerahan Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (KKN P Umsida). KKN P 40 Umsida memberikan pelatihan kepada perwakilan petani dari enam dusun di Desa Wonoploso, Kecamatan Gondang, Kabupaten...Read More