lilin bunga kenanga

KKN T 21 Buat Inovasi Lilin Aromaterapi dari Bunga Kenanga, Tingkatkan Kreatifitas PKK

Umsida.ac.id – Kelompok KKN Terpadu 21 Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) menyelenggarakan pelatihan inovasi pembuatan lilin aromaterapi berbahan dasar bunga kenanga bersama ibu PKK Desa Kendalsewu, Kecamatan Tarik, (4/7/2026).

Sebanyak 33 anggota PKK berkumpul di Balai Desa Kendalsewu bersama-sama memanfaatkan potensi lokal yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal.

Lihat juga: Inovasi Nugget dan Gummies Bandeng KKNT 27, Sekali Dayung 3 Masalah Desa Teratasi

Potensi Bunga Kenanga sebagai Produk Bernilai Ekonomi

Ketua pelaksana kegiatan dari Kelompok KKN T 21, Muhammad Ali Fikri, menyampaikan bahwa Desa Kendalsewu dikenal sebagai salah satu wilayah yang memiliki banyak tanaman bunga kenanga. 

Namun, selama ini bunga kenanga umumnya hanya dimanfaatkan sebagai bunga sekar untuk keperluan tradisi dan kegiatan tertentu. 

Melihat potensi tersebut, Kelompok KKN T 21 Umsida menghadirkan program pelatihan pembuatan lilin aromaterapi sebagai salah satu bentuk inovasi produk kreatif berbasis potensi desa.

Mereka mempelajari proses pembuatan lilin aromaterapi, mulai dari pengenalan bahan, proses pencampuran aroma kenanga, hingga teknik pencetakan dan pengemasan produk. 

Selain memberikan keterampilan baru, kegiatan ini juga bertujuan untuk membuka peluang usaha rumahan yang dapat dikembangkan oleh masyarakat.

“Jadi dari pelatihan ini, kami berharap masyarakat dapat mengembangkan kreativitas dan menjadikan bunga kenanga sebagai produk inovatif yang bernilai ekonomi,” ujar Fikri.

Cara Pembuatan yang Sederhana

lilin bunga kenanga

Fikri menjelaskan bahwa pembuatan lilin ini cukup sederhana, di antaranya:

  1. Jemur bunga kenanga di bawah sinar matahari hingga kering. Bunga kenanga kering ini dapat digunakan sebagai campuran aroma tambahan atau sebagai hiasan pada lilin.
  2. Siapkan parafin atau lilin, potong menjadi bagian kecil agar lebih mudah meleleh saat dipanaskan.
  3. Masukkan parafin/lilin ke dalam wadah tahan panas, lalu lelehkan dengan cara dipanaskan di atas panci berisi air panas atau teknik double boiler. Aduk perlahan hingga lilin mencair sempurna.
  4. Setelah parafin/lilin mencair, masukkan bubuk pengeras/stearin sesuai takaran. Aduk hingga tercampur rata. Bubuk pengeras berfungsi membantu lilin lebih padat, tidak mudah lembek, dan hasil akhirnya lebih kokoh.
  5. Setelah campuran lilin dan bubuk pengeras menyatu, tambahkan minyak aromatik bunga kenanga. Aduk perlahan agar aroma tercampur merata ke seluruh lilin.
  6. Bunga kenanga kering dapat ditambahkan secukupnya sebagai penguat aroma dan hiasan. 
  7. Sebaiknya bunga kering diletakkan di bagian pinggir atau permukaan lilin, tidak terlalu dekat dengan sumbu agar lebih aman saat lilin dinyalakan.
  8. Tuangkan lilin cair ke dalam cetakan atau wadah yang sudah disiapkan. Lakukan secara perlahan agar hasil lilin lebih rapi.
  9. Letakkan sumbu lilin di bagian tengah cetakan. Gunakan lidi atau kayu kecil sebagai penyangga agar sumbu tetap tegak dan tidak bergeser.
  10. Diamkan lilin selama kurang lebih 1–2 jam hingga mulai mengeras. Untuk hasil yang lebih padat dan sempurna, lilin dapat didiamkan selama 24 jam sebelum digunakan.
Lihat Juga :  Lejareh, Minuman Herbal Inovasi KKN T 9 Umsida Bersama Aisyiyah Sidodadi
Mendapat Antusiasme Warga

lilin bunga kenanga

Suasana pelatihan berlangsung interaktif karena para peserta aktif bertanya mengenai teknik pembuatan, pemilihan bahan, serta peluang pemasaran produk.

Salah satu peserta pelatihan, Siti Aminah, mengaku senang dengan adanya kegiatan tersebut karena memberikan pengalaman dan keterampilan baru yang sebelumnya belum pernah dipelajari.

Lihat juga: KKN T 20 Umsida Bangun Rocket Stove di Desa Tempel, Solusi Atasi Masalah Sampah

“Sebelumnya kami belum tahu, ternyata bunga kenanga yang selama ini hanya digunakan sebagai bunga nyekar, bisa diolah menjadi produk yang menarik dan memiliki nilai jual,” tuturnya.(Bella)

Berita Terkini

Haflu Takharruj Ma’had Umar bin Al-Khattab
Pesan Rektor untuk 38 Lulusan Ma’had Umar bin Al-Khattab Umsida
October 8, 2026By
Haflu Takharruj Ma’had Umar bin Al-Khattab (5)
Haflu Takharruj ke-38, Ma’had Umar bin Al-Khattab Umsida Luluskan 38 Mahasiswa
October 8, 2026By
Persiapan PKMU 2026
Persiapan PKMU 2026, Bagaimana dengan Mahasiswa Non Muslim?
October 7, 2026By
panen budidaya melon
Panen Hasil Budidaya Melon Perdana, Umsida Kembangkan Ilmu Pertanian
October 7, 2026By
Bramasgana umsida bantu NTT (2)
Bramasgana Umsida Berangkat ke NTT, Fokus Pulihkan 2 Hal
September 30, 2026By
duta pencerah 2026 2
Tutup Fortama, Umsida Kukuhkan Duta Pencerah 2026 Hingga Ajak Lawan LGBT
September 28, 2026By
maba 2026 (2)
UKM Umsida Ajak Maba 2026 Temukan Ruang Mengembangkan Diri
September 28, 2026By
mastama 2026
Mastama Umsida 2026 Kenalkan Ortom Kampus Lewat Konsep Baru
September 27, 2026By

Riset & Inovasi

PPG Umsida ajari anak cinta alam
Cara Seru PPG Umsida Kenalkan Rasa Cinta Alam pada Anak
October 9, 2026By
plp umsida dampingi mabit (2)
Dampingi Mabit, PLP 2 Umsida Belajar Dampingi Pembelajaran Luar Kelas
October 9, 2026By
media pembelajaran digital (2)
Mengabdi di SDN Kepulungan, Ini Deretan Media Pembelajaran Digital PLP II Umsida
October 6, 2026By
peringatan hari batik plp umsida (2)
Peringati Hari Batik, PLP 2 Umsida Ajak Siswa Membatik Carbon Copy
October 6, 2026By
PLP SDN Sidokumpul
Siswa SDN Sidokumpul Peringati Kesaktian Pancasila Bersama Tim PLP 2 Umsida
October 5, 2026By

Prestasi

Pojok Statistik Umsida Ranking 1 Nasional (2)
Pojok Statistik Umsida Raih Ranking 1 Nasional Tahun 2026
October 5, 2026By
tim jenggolo ikuti kmhe 2026
Tim Jenggolo Umsida Siap Bawa Arshaka V2 ke KMHE 2026
October 2, 2026By
world university rankings (2)
Masuk THE World University Rankings 2027, Umsida Perkuat Rekognisi Internasional
October 1, 2026By
penghargaan Pojok Statistik Umsida
Pojok Statistik Umsida Kembali Jadi Terbaik 1 Nasional BPS RI
September 30, 2026By
beras analog rumput laut 2
DIARICE, Inovasi Rumput Laut Jadi Beras Analog Karya Umsida Lolos KMI Expo 2026
September 10, 2026By

Opini

bijak menggunakan teknologi AI (Pexels)
Teknologi Tak Bisa Dibendung, Ini Cara Bijak Penggunaan AI
October 2, 2026By
kebutuhan air data center AI (Pexels)
Benarkah AI Menguras Jatah Air Bersih? Ini Kata Pakar Umsida
October 1, 2026By
karhutla (Dok Antara Foto)
Mengapa Karhutla Terus Berulang? Bagaimana Mencegahnya?
September 23, 2026By
politik uang dalam Muhammadiyah 5
Politik Uang dalam Muhammadiyah
September 22, 2026By
satanic dan seni
Gunakan Simbol Satanic Saat Perayaan Seni, Ini Tanggapan Pakar Umsida
September 15, 2026By