• Alumni
  • Alumni

Lulus Tidak Tepat Waktu Bukanlah Masalah, Mahasiswa Ini Justru Jadi Wisudawan Berprestasi

Umsida.ac.id – Mengalir namun hasilnya efektif. Itulah yang diungkapkan oleh Moh Choirul Fadhillah dalam menggambarkan proses perjalanan kuliahnya. Pria yang akrab disapa Fadli berhasil merampungkan studinya selama 10 semester dengan meraih predikat Wisudawan Berprestasi pada acara Wisuda ke XXXVI, di Auditorium KH Ahmad Dahlan, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida), Kampus 1 Umsida, Minggu (18/10).

Predikat mahasiswa berprestasi didapatkanya melalui keaktifan mengikuti kompetensi dengan mendapat Juara 3 Call For Research Competetion 2017 “Demokorasi Dalam Media Digital” yang diselenggarakan oleh Bem (Badan Eksekutif Mahasiswa) Fisip (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik) Universitas Atma Jaya Yogyakarta pada tanggal 15 September 2017.

Pria yang lahir pada tanggal 26 November 1996 ini menyelesaikan tugas akhirnya dengan menulis skripsinya berjudul “Akulturasi Komunikasi Mahasiswa Thailand di Universitas Muhammadiyah Sidoarjo“. Alasan dalam pemilihan judul itu adalah adli mengaku ingin mengetahui peran komunikasi antar budaya mahasiswa Thailand terhadap mahasiswa lokal dan dosen Umsida. Fadli menunjukkan cara mahasiswa Thailand melakukan akulturasi budaya, “Dalam berakulturasi mahasiswa Thailand tidak mengalami kesulitan berkomunikasi. Hal ini karena mahasiswa tersebut di negaranya Thailand masih serumpun yaitu ASEAN dan bahasanya sama seperti Indonesia menggunakan Bahasa Melayu,” ucapnya.

Selama menempuh  Pendidikan S1 di Fakultas Bisnis Hukum dan Ilmu Sosial (FBHIS) Program Studi (Prodi) Ilmu Komunikasi, Fadli mengakui ada hambatan yang dilalui yaitu malas mengerjakan skripsi. Ia menambahkan, karena sudah jarang ada mata kuliah dikelas hampir tidak masuk ke kampus selain bimbingan, “Dengan seperti ini rasa malas timbul tetapi dapat saya antisipasi dengan cara berangkat ke kampus menuju ke Perpus, dan Sekret. Karena kalau berada dikampus semangat mengerjakan skripsi muncul,” tambahnya.

Menurutnya lulus tepat waktu ataupun tidak tepat waktu bukanlah masalah. Fadil mengungkapkan bahwa ia lebih mementingkan proses daripada cepat lulus,”Saya tidak tepat waktu karena saya ingin mengerjakan skripsi secara perlahan-lahan agar hasil skripsi saya bagus” ungkapnya. Pria yang mengikuti Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Badminton ini memberikan pesan kepada mahasiswa Umsida, “Semoga tetap semangat dan buang rasa malas terhadap diri kalian sendiri agar bisa menyelesaikan skripsi dan lulus,” pungkasnya.

Penulis : Asita Salsabilla Maharani

Edit : Etik Siswati Ningrum

Leave a Reply