kunjungan perpustakaan daerah 2

Kunjungi Perpustakaan Daerah, PLP 2 Umsida Tumbuhkan Minat Baca Siswa

Umsida.ac.id – Mahasiswa PLP 2 Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida), mengajak para siswa kelas V dan VI SD Muhammadiyah 11 Randegan mengunjungi Perpustakaan Daerah Sidoarjo pada Rabu, (23/9/2026). 

Mereka mengadakan kunjungan ini untuk meningkatkan literasi siswa sekaligus menumbuhkan rasa senang membaca di tengah tingginya pengaruh gadget.

Lihat juga: PLP Luar Sekolah 69 Umsida Buat Bimbingan Belajar Pesisir untuk Anak Kandangsemangkon

Selama kunjungan, sekitar 70 siswa mengikuti tiga rangkaian kegiatan, yaitu menonton film di Bioskop Literasi Anak dan Masyarakat (BOLAM), membaca di ruang baca anak, dan mengenal konsep cafe baca.

Beri Pengalaman Baru untuk Siswa

kunjungan perpustakaan daerah 2

Kepala SD Muhammadiyah 11 Randegan, Ariani Nurchasanah SPd, menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan yang pertama kali diadakan sekolah. 

Karena itu, peserta dipilih dari kelas tertinggi, yakni kelas V dan VI.

Ia berharap anak-anak semakin senang membaca.

“Dulu kita mencari informasi pasti di buku, sekarang sudah beralih ke digital. Meskipun tidak bisa memungkiri adanya teknologi, kami tetap mengingatkan anak-anak tentang budaya literasi,” jelasnya.

Menurutnya, ada beberapa hal yang melatarbelakangi kegiatan ini. 

Pihak sekolah ingin menjalin kerja sama dengan lembaga terkait, meningkatkan literasi dan numerasi siswa, serta memperkenalkan bahwa Sidoarjo memiliki perpustakaan daerah yang dapat dikunjungi anak-anak. 

“Dengan evaluasi yang dilakukan, jika kegiatannya berjalan baik, maka program ini akan berkelanjutan dan dilaksanakan di seluruh kelas secara bertahap,” ujarnya.

Ariani juga menyinggung kebiasaan anak bermain gadget. 

“Meskipun hanya membaca buku cerita dan bukan buku pelajaran, itu lebih baik jika dibandingkan hanya bermain gadget,”tuturnya.

Rangkaian Tour Perpustakaan Daerah

kunjungan perpustakaan daerah 2

Kegiatan diawali di ruang BOLAM. Di sana siswa menonton tayangan video budaya lokal Sidoarjo dan kartun Nusantara. 

Pemateri dari Perpustakaan Daerah Sidoarjo, Neca, mendampingi tayangan memperkenalkan budaya lokal dan film kartun Nusantara karya pemuda Sidoarjo.

Lihat Juga :  Flipped Classroom Jadi Andalan Abdimas Umsida Kembangkan PAUD Aisyiyah

Selain itu, siswa mendapat pengenalan tentang perpustakaan, mulai dari layanan yang tersedia hingga jam buka.

Usai menonton, siswa berpindah ke ruang baca anak. 

Di ruangan ini, petugas perpustakaan memberikan pengetahuan tentang pentingnya membaca buku, jenis-jenis buku, dan hal-hal seputar perpustakaan.

Setelah itu, setiap siswa diberi kesempatan membaca buku yang mereka minati. 

Koleksi yang tersedia beragam, mulai dari buku bergambar hingga buku berdimensi.

Setelah membaca, siswa diminta merangkum isi buku yang mereka baca. 

“Variasi bukunya sangat beragam dan menarik, sehingga mereka pasti sangat tertarik membaca, kemudian bisa membelinya sendiri untuk dibaca di rumah,” ungkap salah satu guru wali kelas, Alfi.

Kegiatan terakhir adalah berkunjung ke cafe baca. 

Tempat ini menyediakan makanan dan minuman, lengkap dengan rak-rak buku di dalam ruangan. 

Siswa diperkenalkan bahwa membaca juga bisa dilakukan sambil makan dan minum secara santai.

Menurut Alfi, cara ini membuat kegiatan membaca tidak terasa membosankan. 

Respons siswa pun positif. Azza, salah satu siswa kelas VI yang mengaku mendapat pengetahuan baru dari buku tentang laut, yaitu bahwa laut tampak berwarna biru dan kedalamannya sangat dalam. 

Menurutnya, fasilitas perpustakaan juga sangat bagus.

Lihat juga: Lang and Tech, Inovasi PBI dan PTI Umsida Tunjang Materi secara Daring

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Hana, siswa yang mengikuti kegiatan, mengaku baru tahu bahwa Sidoarjo memiliki perpustakaan yang menarik dengan banyak cara membaca. 

Kegiatan yang paling ia sukai adalah menonton di ruang BOLAM dan menjelajahi buku yang bervariasi. 

“Senang berkunjung ke perpustakaan Sidoarjo dibandingkan kegiatan membaca di sekolah,” ujarnya.(Hanum)