Umsida.ac.id – Imam al-Ghazali (1058-1111M), Hujjatul ilmu Tasawuf, dalam karyanya Ihya’ Ulumuddin membagi kualitas seorang mukmin dalam tiga tingkatan puasa, yaitu puasa orang yang awam, puasa hamba yang khusus, dan puasa mereka yang spesial. 3 Tingkatan Puasa 1. Puasa Awam Tingkatan puasa yang pertama adalah puasa orang yang awam (‘ām) adalah puasa orang-orang pada umumnya....Read More
Umsida.ac.id – Perintah puasa Ramadhan yang diwaijbkan kepada setiap umat mu’min adalah sebuah bukti kecintaan Allah yang maha Rahman dan Rahim kepada kita. Lihat juga: Bulan Ramadan, Bulan Jihad dan Pengorbanan dalam Sejarah Islam Allah yang menciptakan manusia, sudah dipastikan maha mengetahui baik yang terlihat maupun yang tidak terlihat tentang komponen-komponen yang ada dalam struktur...Read More
Umsida.ac.id – Al-Qur’anul Karim menginformasikan bahwa puasa yang terpenting dalam dua rangkaian kata yang menjadi penutup ayat tentang perintah puasa. يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَۙ yâ ayyuhalladzîna âmanû kutiba ‘alaikumush-shiyâmu kamâ kutiba ‘alalladzîna ming qablikum la‘allakum tattaqûn Artinya: Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa...Read More
Umsida.ac.id – Target yang diharapkan oleh Allah dari Ibadah Puasa adalah menjaga diri seorang hamba dari perkataan dusta dan perbuatan yang bodoh (jahil) sebagaimana sabda Rasulullah Saw: مَنْ لَمْ يَدَعْ قَوْلَ الزُّورِ وَالْعَمَلَ بِهِ، فَلَيْسَ لِلَّهِ حَاجَةٌ فِي أَنْ يَدَعَ طَعَامَهُ وَشَرَابَهُ “Man lam yada’ qawla az-zūr wal-‘amala bihi, fa laysa lillahi ḥājatan fī an...Read More