Umsida.ac.id – Para atlet Tapak Suci Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) mengikuti kegiatan Try Out Tapak Suci bersama UIN Sunan Ampel Surabaya (Uinsa) dan Universitas Muhamamdiyah Surabaya (Umsura).
Lihat juga: Tapak Suci Tegaskan Ideologi Islam sebagai Fondasi Gerakan Pesilat Muhammadiyah
Mengusung tema “Menjalin Silaturahmi sebagai Sarana Meningkatkan Kualitas Atlet Tapak Suci”, Try Out ini berlangsung pada Kamis, (5/2/2026) di Uinsa Kampus 1.
Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 70 atlet Tapak Suci Cabang ketiga kampus tersebut.
Try out ini menjadi sarana meningkatkan kualitas atlet sekaligus memberikan pengalaman bertanding bagi atlet Tapak Suci tingkat perguruan tinggi.
Kegiatan try out tidak hanya menjadi ajang uji kemampuan teknik dan mental bertanding, tetapi juga menjadi ruang mempererat persaudaraan antar cabang Tapak Suci.
Di kegiatan ini, para atlet dapat saling bertukar pengalaman dan memperkuat jaringan komunikasi antar perguruan tinggi.
Menghidupkan Forum Tapak Suci Jawa Timur

Dalam sambutannya, Ketua Umum Pimpinan Tapak Suci Umsida, Zain Zidan Amir, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini menjadi langkah awal dalam menghidupkan kembali forum Tapak Suci se-Jawa Timur.
“Kami ingin mempererat hubungan Tapak Suci di tingkat perguruan tinggi,” tuturnya.
Lantas, ia juga menegaskan pentingnya silaturahmi sebagaimana hadist Rasulullah SAW:
“Barangsiapa yang ingin diluaskan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, hendaklah ia bertaqwa kepada Allah dan menyambung silaturahmi.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Hal tersebut juga selaras dengan pendapat dari Ketua Umum Tapak Suci Uinsa dan Ketua Umum Tapak Suci Umsura.
Zidan berharap kualitas atlet Tapak Suci semakin meningkat, baik dari sisi teknik, mental bertanding, maupun karakter.
Meningkatkan Performa Atlet Tapak Suci

Salah satu atlet tapak suci Umsida, Ikmal, mengatakan bahwa jalannya try out ini cukup baik walau setibanya di lokasi para peserta disambut hujan deras hingga selesai sholat isya’.
“Kami menunggu cukup lama karena semua kegiatan dilakukan di luar ruangan. Tapi Alhamdulillah semua berjalan lancar,” jelasnya.
Usai reda, para atlet memasang matras, berbaris yang rapi dan doa bersama sebelum melakukan pemanasan.
“Setelah pemanasan kami lanjut jogging mengelilingi area bagian dalam kampus 1 Uinsa sebanyak 5 kali putaran, lalu dimulai sesi pemanasan serangan dengan melakukan tendangan serta pukulan secara bergantian,” terang Ikmal.
Setelah itu, imbuhnya, dilaksanakannya sesi sparing partner antara tapak suci yang ditentukan berdasarkan bobot atlet di setiap pertandingan.
Menurut Ikmal, kegiatan ini memberikan pengalaman yang berharga bagi seluruh atlet baik yang bertanding maupun yang mengamati pertandingan.
Dengan adanya sparing partner seperti ini, Ikmal mendapatkan gambaran tentang pertandingan secara langsung di gelanggang pada saat event nantinya.
Lihat juga: Para Atlet Ini Lengkapi Perolehan 30 Medali Umsida di Tingkat Nasional
“Try out ini bisa membentuk mental bertanding, sarana menilai teknik serangan yang belum diketahui, serta menjadi wadah dalam memupuk sportivitas atlet,” tutupnya.(Vivi)



















