Umsida.ac.id – Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (FK Umsida) menginisiasi FK Umsida Run 2026 tak hanya sebagai ajakan untuk berolahraga, tapi juga kampanye untuk meningkatkan kesadaran terhadap isu kesehatan paru dan tuberkulosis (TB).
Hal tersebut disampaikan oleh Dekan FK Umsida, Dr Ronny Sutanto dr SpOT(K).
Lihat juga: Edukasi TOSS TB, Upaya FK Umsida Perkuat Kader Kesehatan Desa Ketimang
FK Umsida Run 2026 Kampanyekan Kesehatan Paru dan TB

Ia menjelaskan bahwa pemilihan event lari dalam FK Umsida Run 2026 didasari oleh tingginya minat masyarakat terhadap olahraga lari.
Menurutnya, lari menjadi media yang efektif untuk menyampaikan pesan kesehatan.
“FK Run kami gagas karena lari sekarang banyak diminati. Selain itu, kami juga memiliki keunggulan di bidang kesehatan paru,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa FK Umsida Run 2026 juga membawa misi sosial, yakni memberikan dukungan kepada para penyintas TB.
Melalui event ini, ia berharap masyarakat semakin peduli terhadap isu TB dan upaya pengendaliannya, khususnya di wilayah Sidoarjo dan sekitarnya.
“Harapannya, para penyintas TB tetap mendapatkan perhatian di tingkat masyarakat, sehingga angka TB bisa lebih terkontrol dan menurun,” ujarnya.
FK Umsida Run 2026 sendiri terbuka untuk berbagai kalangan dan usia.
Terdapat dua kategori lomba, yakni 5 kilometer dan 10 kilometer, dengan rentang peserta mulai dari usia remaja hingga lanjut usia.
FK Umsida Run Direncanakan Jadi Agenda Rutin
Dr Ronny juga mengungkapkan bahwa persiapan FK Umsida Run 2026 telah dilakukan sejak tahun lalu.
“Persiapannya cukup panjang, mulai dari perencanaan event, perizinan, rute, sampai koordinasi dengan kepolisian dan dinas perhubungan,” terangnya.
Meski dihadapkan pada berbagai tantangan, seperti pengaturan lalu lintas dan koordinasi lapangan, ia bersyukur kegiatan dapat berjalan dengan lancar.
Beberapa kendala yang muncul di lapangan juga dapat diselesaikan melalui komunikasi dan koordinasi.
Ke depan, FK Umsida Run tidak hanya akan berhenti sebagai sesaat saja.
Menurut Dr Ronny, kegiatan ini direncanakan menjadi agenda rutin Fakultas Kedokteran Umsida dengan tema kesehatan yang berbeda setiap tahunnya.
“Insya Allah ke depan ini akan menjadi agenda rutin, dengan berbagai tema kesehatan yang bisa kita angkat,” tuturnya.
Kekompakan dengan Mahasiswa Angkatan Pertama

Selain dosen dan pimpinan fakultas, FK Umsida Run 2026 juga melibatkan mahasiswa Fakultas Kedokteran Umsida sebagai bagian dari kepanitiaan.
Salah satunya Exsel Narunama atau Exsel, mahasiswa FK Umsida yang bertugas di tim dokumentasi.
Exsel mengaku terlibat langsung dalam pengambilan dokumentasi foto dan video, mulai dari persiapan hingga hari pelaksanaan.
Menurutnya, pengalaman menjadi panitia di event besar seperti FK Umsida Run 2026 memberikan kesan tersendiri sebagai mahasiswa angkatan pertama.
“Capek, tapi seru. Feelnya dapat, pengalaman barunya juga banyak,” ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa koordinasi antar panitia berjalan cukup baik karena pembagian tugas sudah jelas sejak awal.
Meski harus membagi waktu dengan kegiatan akademik, Exsel menyebut pelaksanaan event di hari libur cukup membantu.
“Koordinasinya aman, tugasnya jelas. Walaupun capek, tapi semuanya terbayar,” katanya.
Axel berharap penyelenggaraan FK Umsida Run ke depan dapat semakin baik dan lebih matang dari sisi teknis.
Lihat juga: Uji Klinis Vaksin TBC di Indonesia Sudah di Tahap 3, Ini Kata Dokter Umsida
Menurutnya, event ini memiliki potensi besar untuk terus berkembang dan menjadi kebanggaan FK Umsida.(Romadhona)



















