rocket stove kkn t 2

Dapat Respon Positif, 2 Tim KKN T Ini Buat Rocket Stove di Beberapa Titik

Umsida.ac.id – Tungku sederhana dengan pembakaran lebih efisien menjadi inovasi yang dikenalkan dua kelompok Kuliah Kerja Nyata Terpadu Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (KKN T Umsida) kepada masyarakat Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo, Minggu (26/7/2026).

KKN T 24 Umsida membangun rocket stove kedua di Dusun Mindu, Desa Mindugading, sebagai bagian dari keberlanjutan Program PILAR atau Pilah Sampah, Lingkungan Asri dan Rapi. 

Lihat juga: Belajar Teknik Ecoprint, Siswa Buat Totebag Berbahan Alami Bersama KKN T 14 dan 21

Pada hari yang sama, KKN T 23 Umsida mengadakan uji coba penggunaan tungku serupa bersama warga Desa Kalimati.

Melalui program tersebut, mahasiswa memperkenalkan teknologi tepat guna untuk menghasilkan pembakaran lebih optimal dengan penggunaan bahan bakar yang lebih hemat. 

Mereka juga mengajak para warga dalam proses pembangunan maupun uji coba agar memahami cara kerja dan pemanfaatannya.

Rocket Stove Perluas Dampak Program PILAR

rocket stove kkn t 2

Pembangunan rocket stove di Dusun Mindu menjadi kelanjutan dari fasilitas pertama yang sebelumnya telah dibuat KKN T 24 di wilayah Desa Mindugading.

Mahasiswa memilih memperluas program ke dusun lain agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara lebih merata. 

Proses pembangunan dilakukan secara gotong royong bersama warga, mulai dari menyiapkan bahan, menyusun bagian tungku, hingga menyelesaikan konstruksi.

Ketua KKN T 24 Umsida, Khoirul Anam, menjelaskan bahwa pembangunan tersebut tidak hanya ditujukan untuk menyediakan fasilitas baru. 

Mahasiswa juga ingin memberikan pemahaman mengenai penggunaan teknologi sederhana yang lebih efektif bagi masyarakat.

“Setelah pembangunan pertama berhasil dilakukan, kami ingin memperluas manfaat program ini agar dapat dirasakan oleh masyarakat di dusun lainnya. Melalui program ini, kami tidak hanya membuat fasilitas, tetapi juga memberikan edukasi mengenai pemanfaatan teknologi sederhana yang lebih efektif dan ramah lingkungan,” ujarnya.

Setelah konstruksi selesai, mahasiswa bersama warga melakukan uji coba untuk memastikan tungku dapat digunakan sesuai dengan tujuan awal. 

“Hasilnya, rocket stove mampu menghasilkan panas yang optimal dan siap dimanfaatkan oleh masyarakat Dusun Mindu,” tutur Anam.

Lihat Juga :  Gandeng RS Emma, KKN T 24 Umsida Gelar Layanan Kesehatan dan Pojok JKN

Ia turut menyampaikan apresiasi kepada warga yang telah mendukung pembangunan fasilitas kedua tersebut. 

Menurutnya, pemeliharaan secara bersama-sama diperlukan agar tungku dapat digunakan dalam jangka panjang.

Ketua RW Dusun Mindu, Febri Purwanto, menyambut baik inovasi yang dikenalkan mahasiswa.

Menurutnya, fasilitas tersebut menjadi pengalaman baru bagi warga sekaligus dapat memberikan manfaat bagi lingkungan.

“Dengan adanya rocket stove ini menjadi hal baru bagi warga Dusun Mindu. Kami berharap masyarakat dapat menjaga dan memanfaatkan fasilitas ini dengan baik,” tuturnya.

Rocket Stove Dicoba Bersama Warga Kalimati

rocket stove kkn t 2

Di Desa Kalimati, KKN T 23 Umsida memperkenalkan rocket stove melalui kegiatan uji coba bersama masyarakat. 

Warga mengamati setiap tahap, mulai dari menyiapkan bahan bakar, menyalakan api, hingga melihat hasil pembakaran.

Rocket stove dirancang dengan sistem sirkulasi udara yang membantu proses pembakaran berlangsung lebih optimal. 

“Desain tersebut memungkinkan panas yang dihasilkan lebih tinggi, sedangkan penggunaan bahan bakarnya lebih efisien dan asapnya lebih sedikit dibandingkan tungku biasa,” ujar Ketua Bidang Lingkungan KKN T 23 Umsida, Muhammad Iqbal Alfianto.

Program tersebut dipilih setelah mahasiswa mengamati kondisi lingkungan di Desa Kalimati.

“Kami memilih program rocket stove karena melihat teknologi ini memiliki banyak manfaat bagi masyarakat,” jelasnya.

Selain lebih hemat bahan bakar, lanjut Iqbal, tungku ini juga menghasilkan asap yang lebih sedikit sehingga lebih ramah lingkungan

Salah satu warga Desa Kalimati, Kardi, berharap fasilitas tersebut dapat terus digunakan setelah masa pengabdian mahasiswa berakhir.

“Saya senang dengan adanya rocket stove ini. Semoga bisa dimanfaatkan oleh warga karena lebih hemat dan bermanfaat,” ungkapnya.

Lihat juga: Tim KKN P 22 Umsida Serahkan Alat Tani dan Ternak ke Desa Gendro

Di Desa Kalimati, kolaborasi terjalin sejak tahap koordinasi dengan perangkat desa hingga pelaksanaan uji coba. 

Pendekatan tersebut membuat masyarakat tidak hanya menerima hasil akhir, tetapi juga mengetahui dasar pemanfaatan teknologi yang diperkenalkan.(Rintan/Feby)