Bahasa Inggris jadi mapel wajib SD

Bahasa Inggris Jadi Mapel Wajib SD di Tahun 2027, Dosen Umsida Soroti Hal Ini

Umsida.ac.id – Kebijakan Mendikdasmen yang akan menjadikan Bahasa Inggris sebagai mata pelajaran wajib di tingkat SD sederajat mulai tahun ajaran 2027/2028 mendapat perhatian di kalangan pendidikan. 

Kaprodi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (PBI Umsida), Dr Fika Megawati, menilai kebijakan tersebut merupakan langkah untuk memperkuat kompetensi global sejak dini.

Lihat juga: Formasi Guru Semakin Ketat, Bagaimana Nasib Lulusan Pendidikan? Ini Kata Pakar Umsida

Ia berpendapat bahwa pelajaran ini penting dikenalkan sejak sekolah dasar karena usia anak merupakan fase yang baik untuk membangun keberanian, kebiasaan, dan sikap positif terhadap bahasa asing.

“Tujuannya bukan membuat anak langsung fasih, tetapi membangun fondasi komunikasi sejak dini,” ujarnya.

Menurutnya, kemampuan siswa saat ini sebenarnya cukup beragam. Sebagian siswa sudah akrab dengan kata populer Bahasa Inggris melalui gim, media sosial, lagu, film pendek, dan aplikasi digital.

“Tetapi mereka masih perlu dibimbing dalam pengucapan, penyusunan kalimat, keberanian berbicara, dan penggunaan bahasa sesuai konteks,” jelasnya.

Karena itu, lanjutnya, tantangan saat ini bukan hanya mengenalkan bahasa Inggris, tetapi mengubah paparan digital yang mereka terima menjadi kemampuan komunikasi yang terarah.

Bahasa Inggris Jadi Bekal Kompetensi Global

Dr Fika menuturkan bahwa kebijakan ini juga sudah memiliki arah yang jelas.

Kebijakan tersebut merujuk pada Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025 tentang perubahan atas Permendikbudristek Nomor 12 Tahun 2024.

Menurutnya, langkah tersebut perlu dipahami sebagai bagian dari penguatan kompetensi global peserta didik Indonesia di masa depan.

“Anak-anak perlu disiapkan agar mampu berkomunikasi, mengakses informasi, dan beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi,” katanya.

Tidak Menggeser Peran bahasa Indonesia

Meski demikian, ia menegaskan bahwa penguatan Bahasa Inggris tidak boleh menggeser posisi Bahasa Indonesia sebagai identitas nasional dan bahasa utama dalam pendidikan.

“Saya setuju bahwa Bahasa Indonesia harus tetap menjadi prioritas utama. Bahasa Indonesia adalah bahasa nasional, bahasa akademik, dan identitas kebangsaan,” tuturnya.

Menurutnya, keduanya bisa berjalan bersama dengan proporsi yang tepat. 

Bahasa Indonesia tetap menjadi fondasi literasi utama, sedangkan Bahasa Inggris dikenalkan sebagai bahasa tambahan. 

“Anak yang kuat dalam bahasa pertama biasanya lebih siap belajar bahasa lain karena sudah memiliki dasar berpikir, membaca, memahami makna, dan menyusun gagasan,” tutur Dr Fika.

Masalahnya bukan memilih Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris. 

Yang lebih tepat adalah memperkuat literasi Bahasa Indonesia sambil mengenalkan Bahasa Inggris secara bertahap, menyenangkan, dan sesuai usia. 

Metode Pembelajaran yang Cocok untuk Anak SD
Bahasa Inggris jadi mapel wajib SD
Ilustrasi: Pexels

Dalam proses pembelajaran di SD, menurut Dr Fika,  anak-anak lebih mudah belajar dimulai dari listening, speaking sederhana, vocabulary, dan pronunciation sebelum masuk ke tahap grammar yang lebih kompleks.

Metode pembelajaran yang efektif, lanjutnya, adalah metode yang visual, konkret, interaktif, dan dekat dengan kehidupan anak. 

Lihat Juga :  Rektor Umsida Maknai HUT RI ke-81: Indonesia Maju Butuh SDM Berkualitas

“Guru dapat memanfaatkan lagu, role-play, flashcard, storytelling, permainan kosakata, hingga media digital,” terangnya. 

Untuk materi seperti pekerjaan, anak-anak akan lebih mudah memahami kata doctor, teacher, farmer, atau police officer jika mereka melihat gambar, menirukan pengucapan, menghubungkan kata dengan peran, lalu mempraktikkannya dalam kalimat sederhana.

“Jadi, urutannya adalah mendengar, meniru, memahami kosakata, berbicara sederhana, lalu secara bertahap masuk ke membaca, menulis, dan grammar sederhana,” ujarnya.

Ia juga menilai media pembelajaran memiliki peran penting dalam mendukung keberhasilan kebijakan Bahasa Inggris wajib di SD. 

Persiapan Menyongsong Berjalannya Kebijakan

Dr Fika menegaskan bahwa keberhasilan kebijakan ini sangat bergantung pada 4 hal.

  1. Kesiapan Guru

Pemerintah sudah merespons hal ini melalui Program Peningkatan Kompetensi Guru Sekolah Dasar Mengajar Bahasa Inggris atau PKGSD-MBI. 

  1. Pelatihan Guru Secara Bertahap

Kemendikdasmen menyebutkan bahwa pada tahap pertama, sebanyak 5.777 guru dari 177 kabupaten/kota di 34 provinsi mengikuti pelatihan ini. 

  1. Kurikulum dan Bahan Ajar 

Menurutnya, materi awal sebaiknya berisi kosakata sehari-hari, instruksi kelas, ekspresi sederhana, lagu, cerita, dan percakapan dasar. 

“Anak SD tidak boleh dibebani dengan pendekatan grammar yang terlalu abstrak,” tuturnya.

  1. Media Pembelajaran

Menurutnya, sekolah tidak harus menggunakan fasilitas mahal untuk memulai pembelajaran yang efektif.

“Kartu gambar, audio, video pendek, buku cerita, permainan bahasa, dan perangkat digital sederhana sudah dapat mendukung pembelajaran,” katanya.

Jika fasilitas sekolah memungkinkan, media interaktif seperti Augmented Reality juga dapat digunakan untuk memperkuat pengalaman visual dan kontekstual siswa.

PBI Umsida Siapkan Pengajar yang Kompeten

PBI Umsida telah memiliki kesiapan yang baik untuk merespons kebijakan ini.

Kesiapan ini terlihat dari pengembangan kompetensi mahasiswa dalam bidang English for Young Learners, pengelolaan kelas, pengembangan media pembelajaran, dan praktik mengajar yang sesuai dengan karakteristik anak usia sekolah dasar.

Mahasiswa PBI Umsida diarahkan untuk memahami bahwa mengajar Bahasa Inggris bagi anak tidak cukup hanya menguasai bahasa. 

“Kami juga merancang pembelajaran yang konkret, komunikatif, dan menyenangkan karena siswa bisa belajar lebih efektif melalui aktivitas yang dekat dengan kehidupan mereka,” jelasnya.

Selain itu, imbuh Dr Fika, praktik microteaching dan pengembangan media ajar juga menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran mahasiswa. 

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa berlatih menyusun aktivitas pembelajaran Bahasa Inggris yang sesuai usia, mulai dari pengenalan kosakata, pronunciation, listening, speaking sederhana, hingga asesmen dasar.

Lihat juga: Rektor Umsida Tekankan Peran Kepala Sekolah Penggerak Wujudkan Pendidikan Berkemajuan

“Kami sangat mendukung kebijakan ini dengan menyiapkan calon guru yang menguasai Bahasa Inggris, memahami karakter anak, mampu mengembangkan media pembelajaran, memiliki jiwa edupreneurship, dan siap beradaptasi dengan kebutuhan pendidikan masa depan,” tandasnya.

Sumber: Dr Fika Megawati

Berita Terkini

Bramasgana umsida bantu NTT (2)
Bramasgana Umsida Berangkat ke NTT, Fokus Pulihkan 2 Hal
September 30, 2026By
duta pencerah 2026 2
Tutup Fortama, Umsida Kukuhkan Duta Pencerah 2026 Hingga Ajak Lawan LGBT
September 28, 2026By
maba 2026 (2)
UKM Umsida Ajak Maba 2026 Temukan Ruang Mengembangkan Diri
September 28, 2026By
mastama 2026
Mastama Umsida 2026 Kenalkan Ortom Kampus Lewat Konsep Baru
September 27, 2026By
wali mahasiswa baru umsida (2)
Mengapa Wali Mahasiswa Mempercayakan Putra-Putrinya ke Umsida?
September 26, 2026By
sinergi pendidikan dengan wali maba
Percayakan Pendidikan di Umsida, Fortawa 2026 Perkuat Sinergi Wali Maba
September 26, 2026By
fasilitator pkmu 2026
Menuju PKMU 2026, Fasilitator Umsida Didorong Hadir dengan Keteladanan
September 25, 2026By
Akidah dan Akhlak
Jelang PKMU 2026, Umsida Matangkan Kesiapan Pendampingan Akidah dan Akhlak
September 23, 2026By

Riset & Inovasi

kunjungan perpustakaan daerah 2
Kunjungi Perpustakaan Daerah, PLP 2 Umsida Tumbuhkan Minat Baca Siswa
September 24, 2026By
Pasar Desa Samiler
Buka Pasar Desa Samiler, PPK Ormawa Himagro Sajikan Nuansa Tradisional
September 22, 2026By
ekspor gula kelapa
Siapkan Produk Gula Kelapa Siap Ekspor, Umsida Dampingi PT Delima Nira Natural
September 21, 2026By
beras rumput laut
Keunggulan Diarice, Beras Analog dari Rumput Laut yang Kaya Nutrisi
September 16, 2026By
pelatiahn coding plugged
Dosen Umsida Kenalkan Coding Ramah Anak untuk Guru PAUD
September 14, 2026By

Prestasi

tim jenggolo ikuti kmhe 2026
Tim Jenggolo Umsida Siap Bawa Arshaka V2 ke KMHE 2026
October 2, 2026By
world university rankings (2)
Masuk THE World University Rankings 2027, Umsida Perkuat Rekognisi Internasional
October 1, 2026By
penghargaan Pojok Statistik Umsida
Pojok Statistik Umsida Kembali Jadi Terbaik 1 Nasional BPS RI
September 30, 2026By
beras analog rumput laut 2
DIARICE, Inovasi Rumput Laut Jadi Beras Analog Karya Umsida Lolos KMI Expo 2026
September 10, 2026By
snap and style
Snap and Style Antar Inovasi Bisnis Digital Umsida Tembus KMI Expo XVII 2026
September 9, 2026By

Opini

bijak menggunakan teknologi AI (Pexels)
Teknologi Tak Bisa Dibendung, Ini Cara Bijak Penggunaan AI
October 2, 2026By
kebutuhan air data center AI (Pexels)
Benarkah AI Menguras Jatah Air Bersih? Ini Kata Pakar Umsida
October 1, 2026By
karhutla (Dok Antara Foto)
Mengapa Karhutla Terus Berulang? Bagaimana Mencegahnya?
September 23, 2026By
politik uang dalam Muhammadiyah 5
Politik Uang dalam Muhammadiyah
September 22, 2026By
satanic dan seni
Gunakan Simbol Satanic Saat Perayaan Seni, Ini Tanggapan Pakar Umsida
September 15, 2026By