pkmu pekan 3 1, kampus islami

Kampus Islami Bukan Sekadar Label Umsida Tekankan Pembiasaan Nilai Islam Lewat PKMU

Umsida.ac.id – Pembentukan lingkungan kampus Islami menjadi fokus utama dalam pelaksanaan Pendidikan Karakter Mahasiswa Umsida (PKMU) pekan ke-3. 

Materi tersebut disampaikan oleh para dosen Al Islam dan Kemuhammadiyahan, salah satunya yakni Fatmawanti Patta SPdI MPdI, yang menekankan bahwa kampus Islami tidak cukup dimaknai sebagai identitas lembaga, tetapi harus tercermin dalam perilaku sehari-hari mahasiswa.

Lihat juga: Umsida Kenalkan Kampus Islami Melalui Mabit di Pekan Penutup PKMU

“Kampus Islami itu bukan hanya label, tetapi pembiasaan. Bagaimana mahasiswa berperilaku, berinteraksi, dan menjalankan aktivitasnya sesuai nilai-nilai Islam,” jelas Fatmawanti.

Ia menegaskan bahwa seluruh sivitas akademika memiliki peran dalam menciptakan atmosfer kampus yang berlandaskan adab, akhlak, dan tuntunan syariat Islam.

Pembiasaan di Kampus Islami 

Dalam pemaparannya, Fatmawanti menjelaskan bahwa pembiasaan Islami harus diterapkan dalam seluruh aktivitas kampus, termasuk seni dan budaya. 

Menurutnya, kegiatan seni tidak boleh melanggar prinsip syariat.

“Tidak diperbolehkan menampilkan aurat, membuka peluang ikhtilat, atau mengandung unsur yang mendekati perbuatan maksiat,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa seni bernyawa hanya diperbolehkan untuk kepentingan pembelajaran. Selain itu, pelaksanaan pentas seni tidak boleh mengganggu waktu ibadah.

“Kalau sampai kegiatan seni membuat mahasiswa meninggalkan salat atau masjid menjadi sepi, maka itu sudah keluar dari nilai kampus Islami,” ujarnya.

Pembiasaan Islami juga diterapkan dalam forum rapat dan majelis. Mahasiswa dibiasakan mengawali rapat dengan kultum, menjaga adab berbicara, serta memperhatikan etika berpakaian.

“Rapat itu juga bagian dari ibadah. Maka harus diawali dengan doa, kultum, dan menjaga sikap, termasuk berpakaian sopan dan tidak memakai sandal,” jelas Fatmawanti.

Etika Perkuliahan dan Aktivitas Ibadah

kampus islami

Dalam konteks perkuliahan, Fatmawanti menekankan bahwa adab merupakan pondasi dalam menuntut ilmu. 

Ia menyampaikan bahwa perkuliahan dianjurkan diawali dengan basmalah dan doa, serta ditutup dengan kafaratul majelis.

Lihat Juga :  Upaya Memperkuat Pendidikan Karakter di Tengah Arus Globalisasi dan Gaya Hidup Modern

“Ilmu itu akan berkah kalau diawali dan diakhiri dengan doa. Ini yang ingin kami biasakan melalui PKMU,” tuturnya.

Ia juga menyinggung pengaturan tempat duduk mahasiswa sebagai bagian dari adab belajar.

“Pengaturan tempat duduk yang terpisah antara laki-laki dan perempuan itu bukan membatasi, tetapi menjaga adab dan fokus belajar,” katanya.

Selain di kelas, etika beribadah di masjid juga harus diperhatikan.

Dosen yang juga sebagai guru di SD Muhammadiyah 1 Sidoarjo itu  mengingatkan mahasiswa untuk menjaga kebersihan, ketenangan, dan kesopanan.

“Masjid itu tempat ibadah, bukan tempat bercanda. Jaga suara, jangan meninggalkan sampah, dan hindari ikhtilat,” pesannya.

Ia juga menekankan pentingnya membiasakan salat sunnah dan menjaga kerapian saf saat berjamaah.

Pembiasaan-pembiasaan tersebut, lanjutnya, sudah diajarkan sejak di pekan awal PKMU.

Para peserta PKMU dibagi menjadi beberapa kelompok dan membuat sebuah proyek video perubahan perilaku yang akan dipresentasikan pada pekan ketiga.

Dari video itulah pembiasaan berperilaku baik ditanamkan di Umsida.

Post-Test PKMU dan Konsekuensi Akademik

kampus islami

Pada akhir materi, Fatmawanti menjelaskan bahwa post-test PKMU menjadi bagian penting dalam menentukan kelulusan mahasiswa. Ia menegaskan bahwa PKMU bukan sekadar formalitas.

“Post-test PKMU itu menentukan kelulusan. Kalau tidak lulus, mahasiswa tidak bisa mengikuti KKN dan proses kelulusan juga akan tertunda,” tegasnya.

Namun demikian, ia menjelaskan bahwa mahasiswa yang belum lulus pada aspek tertentu seperti baca Al-Qur’an atau ibadah tidak harus mengulang seluruh rangkaian PKMU.

Lihat juga: BQ dan Ibadah Jadi Kunci Pembentukan Karakter Islami Mahasiswa Umsida

“Kalau yang belum lulus itu baca Qur’an atau ibadah, maka cukup pembinaan lanjutan, tidak perlu mengulang PKMU dari awal,” jelasnya.

Penulis: Romadhona S.

Berita Terkini

Prof Sigit Guru Besar
Targetkan dapat Gelar Guru Besar Sebelum 50 Tahun, Ini Perjalanan Akademik Prof Sigit
February 6, 2026By
aset kripto menurut dosen Umsida
Risiko Aset Kripto dan Bitcoin, Dosen Umsida Paparkan dari Perspektif Hukum dan Teknologi
December 15, 2025By
SDGs Center Umsida
SDGs Center Umsida Dorong Hilirisasi Riset untuk Pembangunan Berkelanjutan Jawa Timur
November 20, 2025By
Apresiasi sekolah partnership Umsida
Umsida Beri Apresiasi untuk Sekolah Partnership yang Berkontribusi dalam Penerimaan Mahasiswa Baru
November 20, 2025By
kick off penerimaan mahasiswa baru Umsida 4_11zon
Umsida Resmi Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2026/2027
November 19, 2025By
magister ilmu komunikasi Umsida 1
Launching Magister Ilmu Komunikasi Umsida, Pendaftaran Sudah Dibuka!
October 28, 2025By
muhammadiyah
Muhammadiyah Tetapkan Awal Puasa Ramadan 2026 pada 18 Februari
October 23, 2025By
S2 Ilmu Komunikasi Umsida
S2 Ilmu Komunikasi Umsida Sudah Buka, Siap Cetak Pakar New Media
October 13, 2025By

Riset & Inovasi

pelatihan koding dasar dan kecerdasan artifisial
Abdimas Umsida Beri Pelatihan Kecerdasan Artifisial dan Koding Dasar pada 46 Guru MICA
February 3, 2026By
Edukasi TOSS TB 2
Edukasi TOSS TB, Upaya FK Umsida Perkuat Kader Kesehatan Desa Ketimang
January 28, 2026By
kolaborasi Umsida dan pondok pesantren
Kolaborasi FKG, FK, dan Fikes Jadi Relawan Kesehatan di Pondok Pesantren Nurul Haromain
January 21, 2026By
ketahanan pangan dan branding umkm
Kembangkan UMKM Lokal, Tim Abdimas Umsida Beri 2 Pelatihan di UMKM Babakaran Raos
January 21, 2026By
pelajar muhammadiyah tanam kelor
Pelajar Muhammadiyah Jadi Kader Peningkatan Kemandirian Lingkungan dan Ekonomi Abdimas Umsida
January 10, 2026By

Prestasi

IMEI TEam Umsida Shell Eco Marathon Qatar 2026.
Usai Juara 1, IMEI Team Umsida Akan Buat Mobil Urban
February 5, 2026By
IMEI TEam Umsida Shell Eco Marathon Qatar 2026
IMEI Team Umsida Juara 1 Battery Electric di Shell Eco-Marathon Qatar 2026
February 4, 2026By
kejuaraan ju jitsu mahasiswa Umsida
Mahasiswa Ini Sabet 2 Emas di Kejuaraan Ju Jitsu Nasional, Kini Persiapkan Diri ke Jepang
January 20, 2026By
persiapan shell eco marathon
IMEI Umsida Tancap Gas di Shell Eco Marathon Qatar 2026 dengan Improvisasi Kendaraan Listrik
January 19, 2026By
shell eco marathon 2026
Siap Bertanding di Shell Eco Marathon Qatar 2026, Tim IMEI Umsida Resmi Diberangkatkan
January 19, 2026By