student mobility Kazakhstan 2

Cerita Mahasiswa Kazakhstan Ikuti Student Mobility di Umsida

Umsida.ac.id – Melalui kerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida), Balzhan Raim dan Altyn Bakhitova, mahasiswa dari A.K. Kussayinov Eurasian Humanities Institute (EAGI) Kazakhstan, mengikuti program international student mobility di Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) selama satu semester penuh.

Selama berada di Umsida sejak Kamis, (17/9), keduanya mengikuti berbagai kegiatan akademik, mulai dari perkuliahan, diskusi, pengembangan kemampuan bahasa Inggris, hingga aktivitas pertukaran budaya bersama mahasiswa Indonesia.

Lihat juga: Rangkaian Kolaborasi Umsida-EAGI Buka Pengalaman Akademik Global

Pengalaman Baru Mahasiswa Kazakhstan

Balzhan Raim, mahasiswa asal Taraz, Kazakhstan, mengungkapkan ketertarikannya mengikuti program student mobility setelah mendapatkan informasi dari mahasiswa Umsida yang sebelumnya mengikuti program serupa di EAGI Kazakhstan.

“Ketika melihat mahasiswa Umsida yang juga ikut student mobility ke tempat kami, mereka mulai memberitahu kami tentang Indonesia dan alamnya. Sebenarnya kami hanya mengetahui Bali,” ujar Balzhan.

Namun, imbuhnya, ternyata Indonesia memiliki alam yang juga sangat indah.

Salah satu hal yang menarik perhatiannya adalah kondisi Indonesia yang memiliki iklim tropis. Berasal dari negara dengan empat musim, Balzhan ingin merasakan suasana berbeda di sini.

Menurutnya, cuaca Indonesia tidak terlalu sulit untuk diadaptasi. 

Ia justru merasa kondisi di Kazakhstan memiliki perubahan cuaca yang lebih ekstrim karena terdapat musim panas dan musim dingin.

“Di tempat kami ketika musim panas, itu sangat panas. Juga saat musim dingin, itu sampai dingin yang ekstrim. Di Indonesia walau panas, masih ada angin dan kelembaban, jadi kami kira tidak ada masalah dengan cuaca,” ungkapnya.

Ketertarikan Budaya dan Keramahan Indonesia

student mobility Kazakhstan

Sebelum datang ke Indonesia, Balzhan mengaku hanya mengetahui Indonesia secara geografis sebagai negara kepulauan. 

Namun, setelah berada di Indonesia, ia menemukan banyak hal baru yang sebelumnya tidak diketahui.

Ia menyebut masyarakat Indonesia menjadi salah satu hal yang paling membuatnya terkesan.

Menurutnya, masyarakat Indonesia sangat ramah dan menghargai orang lain.

“Saya pikir orang Indonesia galak dan menakutkan. Tapi orang-orang di sini sangat ramah. Mereka selalu tersenyum ketika bertemu orang yang bahkan tidak mereka kenal,” katanya.

Buka Wawasan tentang Pendidikan dan Budaya

Sementara itu, Altyn Bakhitova, mahasiswa asal Aktobe, Kazakhstan, melihat adanya perbedaan sistem pembelajaran antara Kazakhstan dan Indonesia.

Lihat Juga :  2 Mahasiswa Umsida Bersiap Ikuti Student Mobility ke Kazakhstan

Di sini, ia merasakan suasana belajar yang lebih fleksibel.

“Di negara kami, kami harus duduk di meja selama lima atau enam jam sehari dan selalu menulis sesuatu. Tapi di sini, mereka hanya berkuliah selama beberapa jam dan seperti diberikan kebebasan untuk belajar,” jelasnya.

Ia juga mengapresiasi lingkungan akademik Umsida yang menurutnya memberikan ruang interaksi yang nyaman bagi mahasiswa internasional.

Balzhan menyampaikan bahwa dirinya merasa diterima dengan baik meskipun memiliki latar belakang budaya dan kebiasaan yang berbeda.

“Saya pikir mungkin ada tekanan agama di sini karena kami bukan muslim yang memakai hijab. Tetapi orang-orang tidak membahas itu. Mereka menghargai kami,” tuturnya.

Selama empat bulan berada di Indonesia, Altyn merasa nyaman dengan lingkungan sekitar.

Menurut Altyn, beberapa hal yang menarik perhatiannya selama berada di Indonesia adalah masyarakat, makanan, sistem pendidikan, dan alam.

Ia mengaku terkejut melihat kemampuan bahasa Inggris masyarakat Indonesia yang menurutnya cukup baik.

“Saya terkejut bahwa hampir semua orang bisa berbahasa Inggris di sini. Karena di negara kami, meskipun ada yang bisa berbicara bahasa Inggris, itu bukan kebanyakan orang,” jelasnya.

Namun, Altyn juga menemukan beberapa perbedaan dalam kehidupan sehari-hari, salah satunya terkait transportasi. 

Ia melihat masyarakat Indonesia lebih banyak menggunakan sepeda motor dibandingkan transportasi umum yang cukup membuatnya kaget sekaligus berkesan.

PBI Umsida Perkuat Internasionalisasi

student mobility Kazakhstan

Kepala Program Studi PBI Umsida, Dr Fika Megawati SPd MPd, menyampaikan bahwa kehadiran mahasiswa internasional merupakan bagian dari strategi program studi dalam memperkuat internasionalisasi melalui kolaborasi akademik antar perguruan tinggi.

Menurutnya, program student mobility memberikan kesempatan bagi mahasiswa asing untuk memperoleh pengalaman belajar dalam lingkungan akademik yang multikultural sekaligus membuka ruang interaksi bagi mahasiswa lokal.

Lihat juga: 2 Mahasiswa Umsida Bersiap Ikuti Student Mobility ke Kazakhstan

“Kehadiran mahasiswa pertukaran dari EAGI Kazakhstan merupakan kesempatan penting dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih global,” ujarnya.

Dengan program internasional ini, ia berharap dapat memperkaya pengalaman belajar, meningkatkan kemampuan komunikasi bahasa Inggris, serta membangun pemahaman terhadap keberagaman budaya.(Dhona)

Berita Terkini

kunjungan IAD Probolinggo (2)
Kunjungi Umsida, IAD Probolinggo Perkuat Mutu Perguruan Tinggi
October 15, 2026By
hari kesehatan mental 1
Hari Kesehatan Mental, Satgas PPKPT dan Psikologi Umsida Buka Ruang Aman
October 12, 2026By
bramasgana terjun ke gempa ntt
Laporan Terkini Bramasgana Umsida dari Lokasi Gempa NTT
October 12, 2026By
pkmu 2026
PKMU 2026-2027 Dimulai, Usung Konsep Baru
October 11, 2026By
Haflu Takharruj Ma’had Umar bin Al-Khattab
Pesan Rektor untuk 38 Lulusan Ma’had Umar bin Al-Khattab Umsida
October 8, 2026By
Haflu Takharruj Ma’had Umar bin Al-Khattab (5)
Haflu Takharruj ke-38, Ma’had Umar bin Al-Khattab Umsida Luluskan 38 Mahasiswa
October 8, 2026By
Persiapan PKMU 2026
Persiapan PKMU 2026, Bagaimana dengan Mahasiswa Non Muslim?
October 7, 2026By
panen budidaya melon
Panen Hasil Budidaya Melon Perdana, Umsida Kembangkan Ilmu Pertanian
October 7, 2026By

Riset & Inovasi

Media Papan Interaktif Metamorfosis (4)
Buat Media Papan Interaktif Metamorfosis, PLP 2 Umsida Dukung Pembelajaran Siswa
October 15, 2026By
plp ajari matematika
Belajar Matematika dengan Cara Berbeda Bersama PLP 2 Umsida
October 14, 2026By
PLP 2 kenalkan lingkungan 1
PLP 2 Umsida Tumbuhkan Sikap Peduli Lingkungan pada Siswa Lewat Green School
October 13, 2026By
market day plp 2 (3)
Market Day SD Khazanah Ilmu, PLP 2 Umsida Dukung Semangat Kewirausahaan Siswa
October 13, 2026By
PPG Umsida ajari anak cinta alam
Cara Seru PPG Umsida Kenalkan Rasa Cinta Alam pada Anak
October 9, 2026By

Prestasi

Pojok Statistik Umsida Ranking 1 Nasional (2)
Pojok Statistik Umsida Raih Ranking 1 Nasional Tahun 2026
October 5, 2026By
tim jenggolo ikuti kmhe 2026
Tim Jenggolo Umsida Siap Bawa Arshaka V2 ke KMHE 2026
October 2, 2026By
world university rankings (2)
Masuk THE World University Rankings 2027, Umsida Perkuat Rekognisi Internasional
October 1, 2026By
penghargaan Pojok Statistik Umsida
Pojok Statistik Umsida Kembali Jadi Terbaik 1 Nasional BPS RI
September 30, 2026By
beras analog rumput laut 2
DIARICE, Inovasi Rumput Laut Jadi Beras Analog Karya Umsida Lolos KMI Expo 2026
September 10, 2026By

Opini

olah sampah platik kemasan (3)
Gelar Adiwiyata, PLP 2 Umsida Ajari Ubah Sampah Plastik Kemasan Jadi Bunga Hias
October 14, 2026By
bijak menggunakan teknologi AI (Pexels)
Teknologi Tak Bisa Dibendung, Ini Cara Bijak Penggunaan AI
October 2, 2026By
kebutuhan air data center AI (Pexels)
Benarkah AI Menguras Jatah Air Bersih? Ini Kata Pakar Umsida
October 1, 2026By
karhutla (Dok Antara Foto)
Mengapa Karhutla Terus Berulang? Bagaimana Mencegahnya?
September 23, 2026By
politik uang dalam Muhammadiyah 5
Politik Uang dalam Muhammadiyah
September 22, 2026By