5 Poin Kolaborasi Hebat, Umsida dan Ombudsman RI Teken MoU untuk Masyarakat Lebih Maju

5 Poin Kolaborasi Hebat, Umsida dan Ombudsman RI Teken MoU untuk Masyarakat Lebih Maju

Umsida.ac.id – Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) dan Ombudsman Republik Indonesia (RI) menjadi langkah strategis dalam memperkuat pengawasan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan ini diselenggarakan bersamaan dengan kuliah tamu yang digelar oleh Program Studi Administrasi Publik Fakultas Bisnis Hukum dan Ilmu Sosial (FBHIS) Umsida di ruang rapat Kampus 1 Umsida, Sabtu (14/12/2024).

Rektor Umsida, Dr Hidayatullah MSi, menyampaikan pentingnya kolaborasi ini sebagai upaya memberikan kebermanfaatan bagi masyarakat sesuai visi besar Umsida.

5 Poin Kolaborasi Hebat, Umsida dan Ombudsman RI Teken MoU untuk Masyarakat Lebih Maju

Kita menyadari bahwa kehadiran Umsida itu harus betul-betul bisa memberikan manfaat yang sangat besar bagi masyarakat sebagaimana visi besar yang telah ditetapkan menjadi perguruan tinggi unggul dan inovatif dalam pengembangan iptek berdasarkan nilai-nilai Islam untuk kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

“Program Studi Administrasi Publik adalah salah satu prodi yang dimiliki Umsida yang tentu dalam hampir semua kiprahnya bersentuhan dengan pelayanan masyarakat. Harapannya kita harus bisa lebih banyak lagi memberikan kebermanfaatan dalam ikhtiar meningkatkan kesejahteraan masyarakat sesuai dengan bidang kita masing-masing,” imbuh Rektor Umsida.

Baca juga: Belajar dari Umsida, Umpri Gali Inspirasi Pendirian FKG dan Tata Kelola Kampus

Ketua Ombudsman RI, Mokhammad Najih SH MHum PhD, menekankan peran penting perguruan tinggi dalam mendorong pengawasan pelayanan publik dan menyambut baik kerja sama dengan Umsida. Berikut lima poin utama kerja sama yang dibahas:

5 Poin Kolaborasi Hebat, Umsida dan Ombudsman RI Teken MoU untuk Masyarakat Lebih Maju

1. Pembentukan Pusat Studi atau Unit Pemantau Pelayanan Publik

Najih berharap Umsida dapat menjadi mitra strategis Ombudsman dengan membentuk pusat studi atau unit kegiatan mahasiswa yang fokus memantau pelayanan publik di Sidoarjo. Hal ini penting mengingat Ombudsman hanya memiliki perwakilan di tingkat provinsi.

“Saya berharap mahasiswa Hukum dan Administrasi Publik di Umsida bisa punya unit aktivitas kegiatan semacam pusat studi atau unit kegiatan mahasiswa yang memantau pelayanan publik dan bisa menjadi mitra Ombudsman khususnya wilayah Sidoarjo,” ujar Najih.

2. Program Magang MBKM Mahasiswa Umsida

Dalam rangka implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), Najih menegaskan kesiapan Ombudsman untuk menerima mahasiswa Umsida untuk program magang.

“Untuk program MBKM, Ombudsman bersedia menerima mahasiswa magang entah itu di kantor pusat atau mungkin perwakilan sesuai daerah masing-masing,” jelasnya.

3. Capacity Building Civitas Akademika Umsida

Kerja sama ini juga mencakup peningkatan kapasitas civitas akademika Umsida. Najih menawarkan partisipasi Ombudsman dalam kuliah praktisi untuk memberikan pemahaman lebih dalam terkait pengawasan pelayanan publik.

“Bisa juga MoU ini kita gunakan dalam rangka capacity building, misalnya mengundang para perwakilan Ombudsman untuk mengisi kuliah praktisi, memberikan ilmu bagaimana praktik pelayanan publik yang ada di Jawa Timur maupun contoh provinsi lainnya,” ungkapnya.

4. Riset Kolaboratif Umsida dan Ombudsman

Najih mendorong dosen dan mahasiswa Umsida untuk berkolaborasi dalam riset yang mengkritisi kebijakan pelayanan publik di daerah.

“Bisa bekerja sama dalam bidang kajian atau riset, misalnya fokus kepada isu-isu kebijakan pelayanan publik di daerah, entah mengkritisi Perda atau kebijakan kabupaten/kota. Bersama Ombudsman, pejabat baik Bupati, Gubernur maupun DPRD tidak boleh menolak rekomendasi riset, hal ini tertera dalam perundang-undangan,” ujar Ketua Ombudsman RI.

5. Pengabdian Masyarakat: Desa Anti Maladministrasi

Dalam bidang pengabdian masyarakat, Umsida dan Ombudsman berkomitmen untuk mendampingi desa-desa dalam mencegah maladministrasi dari berbagai perspektif, seperti ekonomi, hukum, dan administrasi publik.

“Pengabdian masyarakat bisa diwujudkan misalnya melalui KKN. Jika Pak Rektor ingin membuat desa anti maladministrasi, Ombudsman siap mendampingi,” kata Najih.

Baca juga: Membanggakan, 7 Dosen FAI Umsida Lolos Tim Pengusulan Penelitian RisetMU Batch VIII

Komitmen Bersama

Melalui MoU ini, Umsida dan Ombudsman RI berharap dapat menciptakan sinergi yang nyata dalam mewujudkan pengawasan pelayanan publik yang lebih baik. “Kami berharap kerja sama ini ada simbiosis mutualisme. Dosen dan mahasiswa Umsida dapat membantu Ombudsman melalui riset, sementara Ombudsman siap mendukung program Tri Dharma Perguruan Tinggi,” tutup Najih.

5 Poin Kolaborasi Hebat, Umsida dan Ombudsman RI Teken MoU untuk Masyarakat Lebih Maju

Tak berhenti sampai disitu, penandatanganan kerjasama dilanjutkan dengan Memorandum of Agreement (MoA) yang diteken oleh Wakil Dekan FBHIS Umsida Wiwit Hariyanto MSi bersama Ombudsman RI Provinsi Jawa Timur Agus Mutaqqin SH sebagai langkah awal memulai implementasi kerjasama berikutnya.

Penulis: Rani Syahda
*Humas Umsida

Berita Terkini

Anies kepemimpinan transformatif 1
Bahas Kepemimpinan Transformatif, Anies Baswedan: Pemimpin Berbeda dengan Pejabat
April 24, 2026By
tuntutan BEM PTMAI untuk DPRD Jawa Timur
BEM Umsida Turut Kawal 25 Tuntutan BEM PTMAI Zona V kepada DPRD Jawa Timur
April 13, 2026By
jalur masuk Umsida tanpa tes
Tetap Tenang, Umsida Buka Banyak Jalur Pendaftaran Maba 2026 Tanpa Tes
April 9, 2026By
Umsida jadi kebanggan Sidoarjo
Jadi Kebanggaan Sidoarjo, Sekda Sanjung Implementasi ‘Kampus Berdampak’ Umsida
April 6, 2026By
penyerahan bingkisan idul fitri
Sinergi Umsida Bagikan Bingkisan Idul Fitri untuk Pegawai Supporting di 3 Kampus
March 16, 2026By
program studi univ muhammadiyah Sidoarjo terakreditasi unggul
Umsida Teguhkan Langkah Menuju ASEAN Recognition 2038
February 13, 2026By
penghargaan dosen dan tendik, prof syafiq
Puluhan Tahun Mengabdi, Umsida Beri Penghargaan kepada Dosen dan Tendik di Milad ke-37
February 10, 2026By
abdimas prof Sigit 1
Prof Sigit Soal Makna Guru Besar: Ilmu Tanpa Pengabdian akan Tak Bermakna
February 10, 2026By

Riset & Inovasi

pengolahan sampah organik
Kurangi Sampah Organik yang Menumpuk di Daerah NTT, Dosen Umsida Lakukan Ini
April 22, 2026By
pendirian daycare lansia 1_11zon
Pendirian Daycare Lansia, Cara Abdimas Umsida Perkuat Layanan Sosial di Masyarakat
April 16, 2026By
abdimas tepung pakcoy 2
Tepung Pakcoy, Inovasi Dosen Umsida yang Siap Diproduksi Masyarakat Secara Mandiri
April 15, 2026By
kontrol produksi garam berbasis iot
Dosen Umsida Kembangkan PLTS untuk Kontrol Produksi Garam Menggunakan IoT
March 30, 2026By
daycare lansia 1
Tim PKM Umsida Dampingi Program Daycare Lansia Bersama PRA Boro
February 27, 2026By

Prestasi

media pembelajaran mik umsida 1
Buat Media Pembelajaran Interaktif, MIK Umsida Raih Juara 1 Nasional IMRC 2026
April 28, 2026By
penghargaan pwmu.co
Umsida Raih Penghargaan dari PWMU.CO, Jadi Energi Positif untuk Terus Berkembang
April 25, 2026By
prestasi mahasiswa fisioterapi
Mahasiswa Fisioterapi Umsida Raih Juara di Physio Fest Nasional 2026
April 10, 2026By
atlet tapak suci umsida
Latihan Mandiri Atlet Tapak Suci Ini Berbuah Manis di Bumi Open 14th Championship 2026
April 9, 2026By
tapak suci umsida di pakubumi open 2026
Borong 14 Emas di Pakubumi Open 2026, Tapak Suci Umsida Tunjukkan Dominasi di Level Internasional
April 8, 2026By