Anies kepemimpinan transformatif 1

Bahas Kepemimpinan Transformatif, Anies Baswedan: Pemimpin Berbeda dengan Pejabat

Umsida.ac.id – Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) menggelar kuliah umum bertema “Kepemimpinan Transformasional dan Masa Depan Indonesia” bersama tokoh nasional yakni H Anies Rasyid Baswedan SE MPP PhD, pada Jumat (24/04/2026) di Auditorium KH Ahmad Dahlan, Kampus 1 Umsida.

Lihat juga: Wejangan untuk Maba Umsida 2025 dari Rektor dan Mendiktisaintek

Kegiatan ini diikuti sekitar 1.700 peserta dari berbagai kalangan, mulai dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan Aisyiyah Sidoarjo, dosen, tendik, mahasiswa, hingga para siswa. 

Perkuat Capaian Akademik dan Prestasi Mahasiswa

Anies kepemimpinan transformatif 4

Membuka acara, Wakil Rektor III Umsida, Dr Nurdyansyah M Pd menyampaikan berbagai capaian Umsida yang menunjukkan perkembangan pesat dalam bidang akademik dan prestasi. 

Ia menjelaskan bahwa saat ini Umsida memiliki 37 program studi, dengan 16 Prodi terakreditasi unggul, 13 terakreditasi baik sekali, dan pengembangan akreditasi Prodi baru.

“Alhamdulillah pada tahun 2024 kemarin Umsida sudah terakreditasi unggul oleh Badan Akreditasi Nasional. Capaian ini seharusnya tercapai tahun 2026, tetapi kami mengalami percepatan,” ungkapnya.

Ia juga menjelaskan tentang peningkatan performa institusi dan mahasiswa, termasuk capaian Sinta Score serta penghargaan yang diraih Umsida dalam Anugerah Dikti Saintek 2025.

Tidak hanya itu, imbuhnya, mahasiswa Umsida kini telah bersaing di level nasional hingga internasional. 

Salah satu prestasi terbaru adalah keberhasilan meraih juara 1 dalam Shell Eco Marathon Qatar 2026.

“Artinya Umsida ini sudah levelnya internasional,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini terselenggara melalui kolaborasi dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Umsida yang dinilai berhasil bersinergi dalam menghadirkan kegiatan berskala besar.

Anies: Mahasiswa Harus Aktif dan Sibuk

Mengawali kuliah umumnya, Anies Baswedan memberikan pesan kepada para mahasiswa soal  pentingnya memanfaatkan masa kuliah sebagai fase pengembangan diri yang tidak bisa diulang.

“Masa kuliah tidak bisa diulang. Jadilah mahasiswa yang sibuk, sibuk di dalam kelas dan di luar kelas,” pesan gubernur DKI Jakarta periode 2017–2022 itu.

Menurutnya, mahasiswa yang aktif akan memiliki peluang lebih besar untuk berkembang dibandingkan mereka yang tidak memanfaatkan waktunya secara optimal.

Ia mengapresiasi peserta yang hadir dalam kuliah umum tersebut sebagai bentuk pilihan untuk mengisi waktu dengan kegiatan yang bermanfaat kendati mereka memiliki banyak pilihan.

Bisa saja pilihan untuk bersantai di rumah, di kos, atau di warung.

“Ini adalah pilihan memilih kesibukan Anda,” ujarnya.

Pencetus gerakan Indonesia Mengajar itu juga mengingatkan bahwa aktivitas di luar kelas yang menunjang pembelajaran akan menjadi bekal penting untuk masa depan. 

Oleh karena itu, mahasiswa didorong untuk tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga aktif dalam berbagai kegiatan pengembangan diri.

Kepemimpinan Transformatif dan Makna Seorang Pemimpin

Memasuki topik utama kuliah umum, Anies mengupas konsep kepemimpinan transformatif secara mendalam. 

Ia menegaskan bahwa seorang pemimpin bukan hanya tentang jabatan, tetapi tentang adanya pengikut.

Ia mengumpamakan ketika salat walaupun memakai  jubah dan salat di mihrom namun tidak memiliki jamaah yang ikut, maka orang tersebut tidak bisa disebut iman. 

“Bila tidak ada yang mengikuti, Anda bukan pemimpin,” jelasnya.

Ia membedakan antara pemimpin dan pejabat. 

Menurutnya, pejabat memiliki kewenangan, tetapi belum tentu memiliki kepemimpinan. 

Sebaliknya, seseorang bisa menjadi pemimpin tanpa jabatan jika pikiran, ucapan, dan tindakannya diikuti orang lain.

Lebih lanjut, Anies menjelaskan bahwa kepemimpinan transformatif adalah kemampuan untuk menginspirasi dan menggerakkan perubahan. 

Ia memperkenalkan rumus T = C+I1+I2-SI yang artinya, Trust = Competency + Integrity + Intimacy – Self Interest.

Untuk membangun kepercayaan, maka dibutuhkan kompetensi, integritas, dan kedekatan, yang dapat menurun jika dipengaruhi kepentingan pribadi.

“Begitu mendahulukan kepentingan pribadi, maka kepercayaan akan turun. Tiga komponen ini membuat kepercayaan meningkat namun bisa dijatuhkan dengan satu hal saja,” tuturnya.

3 Komponen Narrative Leadership

Anies kepemimpinan transformatif 1

Anies juga menekankan pentingnya narrative leadership dalam membangun kepemimpinan transformatif. 

Menurutnya, seorang pemimpin harus mampu melalui tiga fase utama, yaitu gagasan, narasi, dan karya.

Ia menjelaskan bahwa gagasan yang kuat perlu disampaikan melalui narasi yang mampu menggerakkan orang lain. 

Ketika narasi tersebut berhasil menginspirasi, maka akan muncul makna sekaligus tujuan yang jelas dalam setiap tindakan yang dilakukan.

“Jika ingin menjadi pemimpin yang transformatif maka harus bisa merumuskan gagasan dan menarasikannya dengan cara yang menggerakkan,” ujarnya.

Sebagai contoh, ia menyebut sosok Bung Tomo dalam peristiwa perjuangan di Surabaya. 

Melalui pidatonya, Bung Tomo mampu menarasikan gagasan perjuangan yang didukung oleh kepercayaan, sehingga mampu menggerakkan banyak orang.

Lihat juga: Kolaborasi Umsida dan PP ‘Aisyiyah Hadirkan Menteri Kesehatan di Acara Ceramah Kesehatan

Anies menegaskan bahwa kepemimpinan transformatif selalu memiliki narasi yang kuat, berbeda dengan kepemimpinan transaksional yang cenderung tidak dibangun melalui narasi.(Romadhona)

Berita Terkini

pentingnya menjaga ijazah (4)
Dirjen Kemdiktisaintek: Ijazah Itu Surat Tugas!
October 24, 2026By
wisudawan umsida
Umsida Kukuhkan 1.117 Wisudawan Berdaya Saing Global
October 24, 2026By
renstra Pusat Studi dan PUI Umsida (7)_11zon
Umsida Perkuat Pusat Studi dan PUI dengan Mengeksplorasi International Funding
October 21, 2026By
pengelolaan tracer study (5)
Belajar Pengelolaan Tracer Study, UMG Studi banding ke Umsida
October 20, 2026By
program peduli lingkungan (2)
PLP 2 Umsida Ajak Siswa Peduli Lingkungan Lewat Program Melati
October 19, 2026By
mahasiswa belajar ibadah 2
Tak Hanya Karakter, Umsida Ajak Mahasiswa Tingkatkan Kualitas Ibadah Lewat PKMU
October 18, 2026By
kunjungan IAD Probolinggo (2)
Kunjungi Umsida, IAD Probolinggo Perkuat Mutu Perguruan Tinggi
October 15, 2026By
hari kesehatan mental 1
Hari Kesehatan Mental, Satgas PPKPT dan Psikologi Umsida Buka Ruang Aman
October 12, 2026By

Riset & Inovasi

inovasi smartsea (4)
Ciptakan Smartsea, Mahasiswa Umsida Bantu Siswa Lancar Membaca
October 23, 2026By
media pembelajarn spin wheel
PLP 2 Umsida Buat Media Pembelajaran Spin Wheel untuk Siswa SD
October 22, 2026By
sosialisasi bullying (3)
Cegah Bullying Sejak Dini, PLP 2 Umsida Gelar Sosialisasi untuk Siswa SD
October 16, 2026By
Media Papan Interaktif Metamorfosis (4)
Buat Media Papan Interaktif Metamorfosis, PLP 2 Umsida Dukung Pembelajaran Siswa
October 15, 2026By
plp ajari matematika
Belajar Matematika dengan Cara Berbeda Bersama PLP 2 Umsida
October 14, 2026By

Prestasi

wisudawan terbaik umsida (5)
Wisudawan Terbaik Umsida Ungkap Kunci Raih IPK Tinggi dan Prestasi
October 25, 2026By
ranking appliededu umsida (3)
Umsida Raih Posisi 37 AppliedEdu Private University Ranking ASEAN 2027
October 21, 2026By
Pojok Statistik Umsida Ranking 1 Nasional (2)
Pojok Statistik Umsida Raih Ranking 1 Nasional Tahun 2026
October 5, 2026By
tim jenggolo ikuti kmhe 2026
Tim Jenggolo Umsida Siap Bawa Arshaka V2 ke KMHE 2026
October 2, 2026By
world university rankings (2)
Masuk THE World University Rankings 2027, Umsida Perkuat Rekognisi Internasional
October 1, 2026By

Opini

pengalamana wisudawan Katolik lulus dari Umsida (9)
Dari Flores, Pengalaman Wisudawan Katolik Tuntaskan Kuliah dengan Beasiswa Penuh di Umsida
October 25, 2026By
ilmu jadi amanah (6)
Ketika Ilmu Menjadi Sebuah Amanah
October 23, 2026By
kebijaksanaan atas gelar
Melampaui Gelar, Menuju Kebijaksanaan: Tanggung Jawab Intelektual dalam Membangun Peradaban
October 22, 2026By
olah sampah platik kemasan (3)
Gelar Adiwiyata, PLP 2 Umsida Ajari Ubah Sampah Plastik Kemasan Jadi Bunga Hias
October 14, 2026By
bijak menggunakan teknologi AI (Pexels)
Teknologi Tak Bisa Dibendung, Ini Cara Bijak Penggunaan AI
October 2, 2026By