Melalui Inovasi Varian Rasa Susu, Jadikan Sumber Penghasilan Ibu-Ibu

Penulis : umsidaj4y4 September 16, 2019 / Berita

umsida.ac.id – Inovasi tanpa henti dilakukan oleh mahasiswa KKN Terpadu Umsida, salah satunya dari tim KKN-T 18 desa Sidokepung, Buduran, Sidoarjo. Dalam program kerjanya, mereka memberikan inovasi rasa untuk jenis susu murni, Sidomilk namanya. Nama sidomilk diambil dari kata Sidokepung dan milk.

Sidomilk sendiri merupakan jenis susu yang memiliki enam varian rasa, diantaranya yakni rasa original, strawberry, green tea, lychee, coklat dan melon. Tak hanya itu, guna memberdayakan SDM di desa Sidokepung, edukasi juga diberlakukan dengan mengadakan sosialisasi dan pelatihan pasteurisasi susu varian rasa untuk warga desa setempat.

Proses pengemasan Susu (retno/umsida.ac.id)

Dengan menggandeng pemateri Ibu Dwiani Agustin Diyawati, SP MMA beliau menyampaikan informasi tentang tata cara pengolahan susu yang baik dan benar serta pemberian takaran rasa yang sesuai pada produk susu. Sementara itu, dalam kegiatan sosialisasi tim KKN-T 18 juga memberikan informasi tambahan mengenai kemasan susu, logo, bahkan varian rasa yang menarik untuk meningkatkan nilai jual pada produk, sehingga dapat memikat hati konsumen.

Kepala desa Sidokepung Elok Suciati berharap, melalui program ini masyarakat mempunyai sumber penghasilan.
“Saya berharap kedepannya kegiatan ini bisa menjadi sumber penghasilan untuk masyarakat khususnya ibu-ibu PKK,” tuturnya.

Mahasiswa KKN-T sebagai koordinator Desa Sidokepung, Trisna Nur Hakiki juga mempunyai harapan tersendiri terkait kemajuan desa Sidokepung,
“Semoga dengan keahlian yang tersalurkan ini, masyarakat desa Sidokepung dapat mandiri. Selain itu kami dari tim KKN-T 18 juga berharap jikalau nantinya kami sudah selesai mengabdi, warga desa tetep bisa memproduksi produk tersebut. Karena selain sosialisasi pembuatan susu varian rasa, kami juga turut membantu memberikan informasi supplier dan memasarkan melalui digital marketing,” pungkasnya. (erika)

Related Post