• Alumni
  • Alumni

Communication Science Students Encourage Wise Society To Absorb Information

[:id]umsida.ac.id – Bagi generasi milenial, Gadget merupakan suatu hal yang tak dapat dipisahkan dalam kehidupannya. Akan tetapi, gadget juga dapat menimbulkan dampak negatif jika tidak digunakan secara bijak. Dalam menanggulangi dampak negatif yang ditimbulkan dari penggunaan gadget, mahasiswa Ilmu Komunikasi semester 7 berkolaborasi dengan Komunitas Kampung Lali Gadget Wonoayu mengadakan Workshop yang bertajuk “Bijak Gadget Menuju Kampung Layak Gadget” pada minggu (15/9/2019).

Bertempat di Balai Desa Pagerngumbuk Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo, kegiatan ini beberapa materi yaitu mengenai cara mengatasi konten negatif youtube dan berita Hoax  serta technopreneur workshop untuk Muda Berkarya. Kegiatan ini juga diharapkan mampu mengedukasi remaja dan para orang tua di lingkungan sekitar untuk bijak menggunakan gadget. Waspada terhadap penyebaran berita hoax. Dan piawai memanfaatkan gadget sebagai ladang usaha.

Kanit idik 1 Pidum Sat reskrim Polresta Sidoarjo, Bapak Hafid Dian Maulidi SH MH memberikan pengetahuan terkait kejahatan melalui media gadget sebagaimana yang tertuang pada Pasal 28 ayat 1 bahwa setiap orang yang memberikan berita bohong dalam transaksi misalnya jual beli online.
“Seolah dia punya toko menjual barang. Setelah ditransfer barangnya ga dikirim,” ujar beliau.

Selain itu, ia juga menambahkan mengenai Pasal 28 ayat 2 dimana informasi ditujukan untuk kebencian dan permusuhan yang sering terjadi sebelum pilpres. Serta penyalahgunaan media informasi lainnya yang merugikan seperti pornografi.
“Saya pernah menangani kasus remaja yang berpacaran, kemudian remaja putri dipaksa mengirim foto bugil. Dan itu dijadikan si remaja putra untuk memeras uang dan mengancam fotonya akan disebarkan di media”. Untuk itu warga diminta berhati-hati dan jangan takut untuk melapor karena banyak kasus yang sudah diungkap, namun lebih banyak yang belum terungkap.

Sementara Pemateri dari KOMINFO Surabaya, Arda Surya Editya, Spd M T  memberikan pengetahuan seputar pemanfaatan gadget agar dapat mengangkat potensi desa yang sudah ada atau bahkan baru dirintis seperti udeng khas Sidoarjo.  (hurum)

 

 [:en]umsida.ac.id – For millennial generation, gadgets are inseparable in their lives. However, gadgets can also cause negative effects if not used wisely. In tackling the negative impacts arising from the use of gadgets, 7th semester Communication Science students collaborated with the Lali Gadget Waliayu Village Community to hold a Workshop entitled “Wise Gadget Towards a Gadget Worthy Village” on Sunday (09/15/2019).

Located in Pagerngumbuk Village Hall, Wonoayu Subdistrict, Sidoarjo, this activity included some material on how to deal with negative YouTube content and Hoax news and a workshop technopreneur for Young Work. This activity is also expected to be able to educate teenagers and parents in the environment to wisely use gadgets. Be wary of hoax news spread. And good at using gadgets as a business field.

Idi Kanit 1 Pidum Sat Criminal Investigation Police Sidoarjo, Mr. Hafid Dian Maulidi SH MH provides knowledge related to crime through gadget media as stated in Article 28 paragraph 1 that everyone who gives lies in transactions such as online trading.
“As if he has a shop selling goods. After being transferred the goods are not sent,” he said.

In addition, he also added Article 28 paragraph 2, where information is intended for hatred and hostility that often occurs before the presidential election. As well as misuse of other adverse information media such as pornography.
“I once handled a case of a teenager who was dating, then a young woman was forced to send nude photos. And that was made as a young man to extort money and threaten her picture to be distributed in the media”. For this reason, residents are asked to be careful and do not be afraid to report because many cases have been revealed, but many have not been revealed.

While the presenters from KOMINFO Surabaya, Arda Surya Editya, Spd M T provided knowledge about the use of gadgets in order to raise the potential of existing or even new villages that were pioneered like the typical udeng Sidoarjo. (hurum)[:]