Hari Pahlawan

Memperingati Hari Pahlawan 2024, Anak Muda Bisa Apa?

Umsida.ac.id – Tanggal 10 November diperingati sebagai Hari Pahlawan. Momen berharga ini mulai diperingati secara serentak sejak tahun 1959 yang tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 316 Tahun 1959 dan ditandatangani oleh Presiden Soekarno. 

Lihat juga: 96 Tahun Sumpah Pemuda, Pakar Umsida Jelaskan Peran Pemuda Masa Kini

Jadi, 65 sudah Indonesia memperingati Hari Pahlawan ini. Tapi, apa saat ini masyarakat Indonesia terutama anak muda masih sadar akan makna Hari Pahlawan?

Dalam artikel ini, ketua program studi Hukum Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida), Dr Lidya Sherly Muis SH MH MKn, akan menjelaskan beberapa poin penting dalam memaknai Hari Pahlawan.

Makna Hari Pahlawan untuk Generasi Muda

Menurutnya, Hari Pahlawan bukan sekadar peringatan peristiwa masa lalu, tetapi juga momentum refleksi atas perjuangan para pahlawan dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan. 

“Perjuangan kita tidak pernah berakhir, justru semakin sulit. Di era teknologi dan serba canggih sekarang ini nilai-nilai perjuangan itu mulai luntur,” ucap dosen lulusan S3 Ilmu Hukum Unair itu.

Jika dilihat perkembangan karakter pemuda, imbuh Dr Lidya, tak salah apa yang pernah dikatakan oleh Soekarno, “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, namun perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri”.

Dr Lidya mengungkapkan bahwa hal itu terjadi karena mulai terkikisnya nilai-nilai luhur seperti patriotisme, nasionalisme, dan yang sering terlupakan adalah sikap gotong royong dan semangat perjuangan generasi muda untuk turut aktif dalam membangun bangsa. 

Hari Pahlawan Masa Kini, Anak Muda Bisa Apa?

Hari Pahlawan

Tantangan masa kini dan zaman dahulu tentu berbeda. Menurut Dr Lidya, tantangan yang ditemui saat ini adalah tentang perbedaan pandangan, kepentingan, dan identitas yang dapat memicu konflik horizontal.

“Dominasi budaya konsumtif berupa gaya hidup yang individualistis dan materialistis dapat menggeser nilai-nilai luhur seperti nasionalisme,” dosen lulusan Magister Kenotariatan Unair dan Magister ilmu Hukum Univ Wijaya Kusuma Surabaya itu. 

Kemudian, katanya, perkembangan teknologi informasi seperti hoax dan hate speech yang tersebar luas di media sosial dapat memecah belah persatuan bangsa. 

Pendidikan hukum yang memadai menjadi kunci untuk menangkal ancaman tersebut. Karena hukum sebagai alat untuk menegakkan keadilan, melindungi hak-hak warga negara, dan mencegah terjadinya tindakan-tindakan yang dapat merusak persatuan dan kesatuan bangsa.

Dosen asal kota Padang itu mengatakan, “Ini tentu menjadi salah satu tugas kita para akademisi yang bergerak di bidang pendidikan untuk memperkuat nilai-nilai luhur tersebut agar melahirkan generasi yang memiliki nilai moralitas dan etika yang kuat sebagai bekal penting dalam menghadapi tantangan dan tuntutan zaman,”.

Dosen yang menyelesaikan studi S2 di dua universitas sekaligus ini berpendapat bahwa pemuda harus memahami sejarah.

Karena dengan begitu, pemuda akan lebih menghargai pengorbanan para pahlawan. Mereka bisa meneladani nilai-nilai kepahlawanan seperti kejujuran, keberanian, dan pengorbanan dalam kehidupan sehari-hari.

Anak muda harus bisa menjaga kerukunan dan menghindari perpecahan. Dengan begitu lah pemuda masa kini bisa menghormati jasa para pahlawan.

Apakah Mengenalkan Kisah Pahlawan Kepada Pemuda Masih Penting?

Menurut Dr Lidya itu sangat penting. Cerita pahlawan dapat menumbuhkan rasa cinta tanah air dan membentuk karakter yang baik.

Nilai-nilai yang terkandung dalam kisah para pahlawan berisikan kisah patriotisme para pahlawan dalam proses memperjuangkan harkat dan martabat bangsa dan sifat gotong royong dalam merebut kemerdekaan.

Cara menyampaikan kisah para pahlawan dapat dilakukan melalui berbagai media, misalnya animasi, video pendek, dan lainnya. Yang penting adalah penyampaiannya harus menarik dan mudah dipahami oleh anak muda.

Motivasi Pandawara dan Pesan untuk Pemuda
Hari Pahlawan
Dok Instagram Pandawara Group

Salah satu tokoh masa kini yang menurut Dr Lidya bisa disebut pahlawan adalah Pandawara Group. Mereka berkeliling Indonesia untuk menyuarakan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, terutama sungai-sungai yang sering tercemar oleh sampah.

Pandawara sering membagikan video kegiatan mereka membersihkan sampah melalui media sosial. Video ini dikemas dengan menarik dan inspiratif, sehingga banyak menarik perhatian masyarakat.

Melihat gerakan positif itu, Dr Lidya berpesan, “Jadilah pahlawan dengan cara kalian dengan bakat dan minat yang kalian miliki. Kalian bisa menjadi pahlawan di bidang pendidikan, lingkungan, teknologi, atau bidang apa pun yang kalian cintai. 

Lihat juga: 3 Poin Penting untuk Menghadapi Teknologi Menurut Sekjen PP Pemuda Muhammadiyah

Ia menekankan bahwa setiap perubahan dimulai dari diri sendiri untuk bersama-sama membangun Indonesia yang lebih baik.

Penulis: Romadhona S.

Berita Terkini

aset kripto menurut dosen Umsida
Risiko Aset Kripto dan Bitcoin, Dosen Umsida Paparkan dari Perspektif Hukum dan Teknologi
December 15, 2025By
SDGs Center Umsida
SDGs Center Umsida Dorong Hilirisasi Riset untuk Pembangunan Berkelanjutan Jawa Timur
November 20, 2025By
Apresiasi sekolah partnership Umsida
Umsida Beri Apresiasi untuk Sekolah Partnership yang Berkontribusi dalam Penerimaan Mahasiswa Baru
November 20, 2025By
kick off penerimaan mahasiswa baru Umsida 4_11zon
Umsida Resmi Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2026/2027
November 19, 2025By
magister ilmu komunikasi Umsida 1
Launching Magister Ilmu Komunikasi Umsida, Pendaftaran Sudah Dibuka!
October 28, 2025By
muhammadiyah
Muhammadiyah Tetapkan Awal Puasa Ramadan 2026 pada 18 Februari
October 23, 2025By
S2 Ilmu Komunikasi Umsida
S2 Ilmu Komunikasi Umsida Sudah Buka, Siap Cetak Pakar New Media
October 13, 2025By
prodi sains data
Umsida Resmi Buka S1 Sains Data, Siap Buka Peluang Data Analyst
October 11, 2025By

Riset & Inovasi

kolaborasi Umsida dan pondok pesantren
Kolaborasi FKG, FK, dan Fikes Jadi Relawan Kesehatan di Pondok Pesantren Nurul Haromain
January 21, 2026By
ketahanan pangan dan branding umkm
Kembangkan UMKM Lokal, Tim Abdimas Umsida Beri 2 Pelatihan di UMKM Babakaran Raos
January 21, 2026By
pelajar muhammadiyah tanam kelor
Pelajar Muhammadiyah Jadi Kader Peningkatan Kemandirian Lingkungan dan Ekonomi Abdimas Umsida
January 10, 2026By
budidaya tanaman semusim 1
Pelatihan Tanaman Semusim Jadi Cara Dosen Umsida Perkuat Ketahanan Pangan
January 9, 2026By
koperasi DInar Amanta
Koperasi Dinar Amanta Bekerja Lebih Efektif Menggunakan Aplikasi KOPERKU
January 9, 2026By

Prestasi

kejuaraan ju jitsu mahasiswa Umsida
Mahasiswa Ini Sabet 2 Emas di Kejuaraan Ju Jitsu Nasional, Kini Persiapkan Diri ke Jepang
January 20, 2026By
persiapan shell eco marathon
IMEI Umsida Tancap Gas di Shell Eco Marathon Qatar 2026 dengan Improvisasi Kendaraan Listrik
January 19, 2026By
shell eco marathon 2026
Siap Bertanding di Shell Eco Marathon Qatar 2026, Tim IMEI Umsida Resmi Diberangkatkan
January 19, 2026By
atlet karate Batu open 2025
Atlet Ini Raih 2 Medali Sekaligus di Ajang Batu Karate Challenge Open Tournament Series 2025
January 8, 2026By
pertandingan karate Batu challenge
Cedera di Pertandingan Sebelumnya Belum Pulih, Atlet Umsida Bulatkan Tekad Demi Emas
January 7, 2026By