tren behel fashion (Pexels) 2

Tren Behel Fashion, Pakar Umsida: Tidak Direkomendasikan

Umsida.ac.id – Belakangan ini, tren penggunaan behel sebagai aksesoris fashion atau lebih dikenal dengan behel fashion semakin populer. 

Tren ini sangat digemari di kalangan remaja dan orang dewasa muda yang terbatas biaya untuk penggunaan behel gigi.

Lihat juga: Membangun Kebiasaan Sehat Anak-Anak dengan Pelatihan Kesehatan Gigi

Beberapa orang tidak lagi memakai behel semata-mata untuk perawatan ortodonti, melainkan sebagai simbol gaya atau tren estetika. 

Menanggapi fenomena ini, drg Eka Setyawardhana Sp Ort, Wakil Dekan 1 Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (FKG Umsida) menjelaskan bahwa penggunaan behel yang aman dan efektif harus dilakukan melalui prosedur medis yang tepat.

tren behel fashion (Pexels) 2

“Perawatan behel atau ortodonti yang benar harus melalui tahapan mulai dari diagnosis, perencanaan, hingga pemantauan rutin. Sangat tidak disarankan memakai behel hanya untuk fashion,” jelasnya.

Ia juga menekankan bahwa behel yang digunakan sebagai tren estetika sering kali dilakukan tanpa evaluasi gigi dengan tenaga ahli. 

Akibatnya, pengguna berisiko mengalami masalah kesehatan gigi dan mulut yang serius, termasuk infeksi gusi, dan perubahan posisi gigi yang tidak diinginkan.

“Banyak yang hanya tertarik dengan penampilan, tanpa memahami bahwa perawatan ortodonti adalah investasi jangka panjang untuk kesehatan gigi,” tambahnya.

Dampak Penggunaan Behel Fashion pada Kesehatan Gigi dan Mulut

Penggunaan behel fashion memiliki dampak yang signifikan terhadap kesehatan gigi, terutama jika dilakukan tanpa pengawasan tenaga medis berkompeten. 

Dokter Eka menekankan bahwa risiko ini tidak boleh dianggap remeh. 

“Behel fashion sangat tidak direkomendasikan karena tidak ada rencana perawatan yang tepat, dan sering kali dilakukan oleh pihak yang tidak memiliki kompetensi,” jelasnya.

Ia menjelaskan perbedaan antara behel yang dilakukan untuk perawatan ortodonti dengan behel fashion. 

Behel orthodonti yang dipasang oleh tenaga medis berkompeten selalu berorientasi pada kemajuan perawatan. 

Tujuannya tidak hanya memperbaiki estetika, tetapi juga fungsi gigitan, posisi gigi, dan kesehatan mulut secara keseluruhan.

Sebaliknya, behel fashion hanya mengikuti tren dan tidak memperhatikan aspek medis, bahkan sering menimbulkan masalah baru seperti nyeri gigi, iritasi, dan kesulitan membersihkan rongga mulut.

Selain itu, penggunaan behel tanpa perencanaan dapat mengubah posisi gigi secara tidak teratur, sehingga berpotensi menimbulkan masalah estetika dan fungsional jangka panjang.

Lihat Juga :  FKG Umsida Tegaskan Integrasi Ilmu Kedokteran Gigi dan Nilai Islam untuk Maba

Behel yang salah posisi bisa mempengaruhi cara seseorang menggigit dan mengunyah, serta meningkatkan risiko kerusakan gigi lain. Oleh karena itu, drg Eka menekankan pentingnya kesadaran masyarakat tentang bahaya tren behel fashion.

Edukasi dan Alternatif Aman untuk Penampilan Gigi
tren behel fashion (Pexels) 2
Ilustrasi: Pexels

Menjawab pertanyaan mengenai edukasi masyarakat, drg Eka menyatakan bahwa dokter spesialis ortodonti memiliki tanggung jawab besar untuk memberikan informasi yang tepat kepada publik. 

“Saat ini edukasi bisa dilakukan melalui berbagai platform media sosial agar masyarakat semakin tercerahkan mengenai penggunaan behel yang benar, baik dari sisi estetika maupun kesehatan,” ungkapnya.

Adapun alternatif yang lebih aman bagi yang ingin mempercantik tampilan gigi tanpa harus memakai behel konvensional. 

Salah satu inovasi terkini yaitu dengan metode perawatan gigi menggunakan aligner transparan yang bisa dilepas-pasang. 

Penggunaannya memungkinkan pasien melakukan perawatan ortodonti secara bertahap tanpa mengorbankan estetika, sehingga aman bagi mereka yang ingin tampil percaya diri tanpa resiko kerusakan gigi.

drg Eka menekankan bahwa perawatan ortodonti cekat tetap menjadi metode efektif untuk memperbaiki susunan gigi. 

Namun, teknologi modern dalam dunia kedokteran gigi saat ini bisa memberikan fleksibilitas dan kenyamanan bagi pasien yang mengutamakan penampilan. 

Ia juga mengingatkan masyarakat agar selalu berkonsultasi dengan dokter gigi spesialis ortodonti sebelum memutuskan memakai behel, guna menghindari risiko komplikasi jangka panjang.

Sebagai penutup, drg Eka menegaskan pentingnya bijak dalam mengikuti tren behel fashion.

Perawatan ortodonti bukan hanya soal estetika, tetapi investasi kesehatan gigi jangka panjang.

Dengan pemahaman yang benar, masyarakat dapat menyeimbangkan kebutuhan estetika dengan kesehatan, sehingga penampilan gigi tetap menarik tanpa mengorbankan fungsi dan kesehatan mulut.

Kesadaran akan resiko, edukasi yang tepat, serta pemilihan metode perawatan yang aman akan membuat tren behel fashion tidak menjadi ancaman bagi kesehatan gigi. 

Masyarakat kini memiliki pilihan untuk tampil percaya diri dengan gigi rapi, sambil menjaga kesehatan mulut secara optimal. 

Lihat juga: Agar Anak Tak Lagi Takut ke Dokter Gigi, Ini Cara Jitu dari Dosen Umsida

Dengan pendekatan profesional, tren fashion dan kesehatan gigi dapat berjalan seiring tanpa saling merugikan.

Penulis: Elfira Armilia

Berita Terkini

Bramasgana umsida bantu NTT (2)
Bramasgana Umsida Berangkat ke NTT, Fokus Pulihkan 2 Hal
September 30, 2026By
duta pencerah 2026 2
Tutup Fortama, Umsida Kukuhkan Duta Pencerah 2026 Hingga Ajak Lawan LGBT
September 28, 2026By
maba 2026 (2)
UKM Umsida Ajak Maba 2026 Temukan Ruang Mengembangkan Diri
September 28, 2026By
mastama 2026
Mastama Umsida 2026 Kenalkan Ortom Kampus Lewat Konsep Baru
September 27, 2026By
wali mahasiswa baru umsida (2)
Mengapa Wali Mahasiswa Mempercayakan Putra-Putrinya ke Umsida?
September 26, 2026By
sinergi pendidikan dengan wali maba
Percayakan Pendidikan di Umsida, Fortawa 2026 Perkuat Sinergi Wali Maba
September 26, 2026By
fasilitator pkmu 2026
Menuju PKMU 2026, Fasilitator Umsida Didorong Hadir dengan Keteladanan
September 25, 2026By
Akidah dan Akhlak
Jelang PKMU 2026, Umsida Matangkan Kesiapan Pendampingan Akidah dan Akhlak
September 23, 2026By

Riset & Inovasi

PLP SDN Sidokumpul
Siswa SDN Sidokumpul Peringati Kesaktian Pancasila Bersama Tim PLP 2 Umsida
October 5, 2026By
kunjungan perpustakaan daerah 2
Kunjungi Perpustakaan Daerah, PLP 2 Umsida Tumbuhkan Minat Baca Siswa
September 24, 2026By
Pasar Desa Samiler
Buka Pasar Desa Samiler, PPK Ormawa Himagro Sajikan Nuansa Tradisional
September 22, 2026By
ekspor gula kelapa
Siapkan Produk Gula Kelapa Siap Ekspor, Umsida Dampingi PT Delima Nira Natural
September 21, 2026By
beras rumput laut
Keunggulan Diarice, Beras Analog dari Rumput Laut yang Kaya Nutrisi
September 16, 2026By

Prestasi

tim jenggolo ikuti kmhe 2026
Tim Jenggolo Umsida Siap Bawa Arshaka V2 ke KMHE 2026
October 2, 2026By
world university rankings (2)
Masuk THE World University Rankings 2027, Umsida Perkuat Rekognisi Internasional
October 1, 2026By
penghargaan Pojok Statistik Umsida
Pojok Statistik Umsida Kembali Jadi Terbaik 1 Nasional BPS RI
September 30, 2026By
beras analog rumput laut 2
DIARICE, Inovasi Rumput Laut Jadi Beras Analog Karya Umsida Lolos KMI Expo 2026
September 10, 2026By
snap and style
Snap and Style Antar Inovasi Bisnis Digital Umsida Tembus KMI Expo XVII 2026
September 9, 2026By

Opini

bijak menggunakan teknologi AI (Pexels)
Teknologi Tak Bisa Dibendung, Ini Cara Bijak Penggunaan AI
October 2, 2026By
kebutuhan air data center AI (Pexels)
Benarkah AI Menguras Jatah Air Bersih? Ini Kata Pakar Umsida
October 1, 2026By
karhutla (Dok Antara Foto)
Mengapa Karhutla Terus Berulang? Bagaimana Mencegahnya?
September 23, 2026By
politik uang dalam Muhammadiyah 5
Politik Uang dalam Muhammadiyah
September 22, 2026By
satanic dan seni
Gunakan Simbol Satanic Saat Perayaan Seni, Ini Tanggapan Pakar Umsida
September 15, 2026By