Pamer Lukisan di Bondowoso, Umsida Usung Tema Metamorfosis

Penulis : umsidaj4y4 June 25, 2019 / Berita

umsida.ac.id- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bondowoso menggelar pameran lukisan selama sepekan, pada Senin hingga Minggu (24-30/06/19).

Pameran ini merupakan suatu konsep yang digagas oleh seniman Bondowoso, dengan mengusung tema “Jhagha” dalam Bahasa Madura diartikan bangkit, berdiri (dari duduk, tidur dan sebagainya). Tujuan dari diadakannya pameran ini adalah untuk memotivasi para seniman daerah yang mengalami stagnasi dalam berkarya, dan karya yang dipamerkan adalah karya seni rupa 2 dimensi dan 3 dimensi. Sebanyak 101 pelukis yang berasal dari berbagai daerah, seperti Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Bali turut bergabung dalam pameran ini. Dengan pengantar curator oleh Joseph Wiyono, Sutjipto Adi, dan Agus Kucing.

Tri Linggo Wati, M.Pd dosen Pengampuh Mata kuliah Pendidikan Seni Rupa dan Kriya, di Prodi PGSD Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida), ikut berpartisipasi mengikuti pameran dengan mengirimkan 1 karya dengan Judul ”Metamorfosis 4”.

“Konsep ini saya pilih dengan maksud untuk mengkritisi Negeri ini yang sedang berjuang menegakkan keadilan,” ungkap Linggo sapaan akrabnya.

“Lukisan yang saya buat ini adalah berkonsep anak Indonesia yang masih punya harapan akan adanya perubahan (Kebangkitan) pada negeri ini menjadi Indonesia yang semakin baik dan berkarakter seperti halnya kupu-kupu yang diawali prosesnya dari bermetamorfosisnya ulat menjadi kupu-kupu.” Kata Linggo menambahkan.

Bahan-bahan yang digunakan dalam lukisan ini adalah: Media cat minyak yang dicampur dengan  media telur dan pasir yang semuanya memiliki symbol. Dengan adanya tekstur yang dihasilkan pasir melambangkan ujian negeri ini yang teramat banyak, sedangkan telur mewakili kepompong dari proses metamorphosis. (Hw)

Related Post