Umsida.ac.id – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pusat Informasi dan Konseling Mahasiswa (PIK-M) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) sukses menggelar acara Pendidik Sebaya yang bertemakan “Membangun Kesadaran Pentingnya Menjaga Kesehatan Reproduksi Remaja Melalui Pendidik Sebaya” di GKB 3 Ruang 705, Sabtu, (15/02/2025).
Acara ini bertujuan untuk membantu remaja membuat keputusan yang bijak tentang kesehatan reproduksi mereka serta memberikan informasi, pemahaman, dan keterampilan kepada remaja tentang kesehatan reproduksi, seksualitas, serta perkembangan fisik dan emosional.
PIK-M Umsida Bangun Generasi Pencerah
Ketua Pelaksana Amalia Dinda Oktavia memberikan sambutan hangat kepada seluruh peserta,
“ Semoga acara pelatihan pendidik sebaya pada pagi hari ini dapat memberikan manfaat penuh bagi kita tertama remaja yang masih sangat perlu belajar tentang kesehatan reproduksi ini”, kata amalia.
Disusul dengan sambutan dari Nurfi Laili MPsi Psikolog, selaku pembina UKM PIK-M Umsida
“ Dengan di selenggarakan pelatihan pendidik sebaya ini diharapkan seluruh kader baru PIK-M dapat memberikan contoh yang baik bagi remaja diluaran sana khususnya, karena dari sini kita mulai belajar ilmu-ilmu baru serta pentingnya menjaga kesehatan reproduksi”, ujar Nurfi.
Ketua umum PIK-M Umsida, Umy Aulia Hanifa, juga turut menyampaikan pesan inspiratif mengenai pentingnya peran remaja dalam membangun lingkungan yang sehat dan berdaya.
“ Untuk teman-teman PIK-M pada pelatihan pendidik sebaya ini saya harap kalian bisa menjadi agen perubahan dan menjadikan bangsa ini sebagai bangsa yang maju karena dari titik ini kita bisa berubah menjadi yang lebih baik lagi”, ungkap Umy.
Baca juga: KKN-P 2025 Umsida Ditutup, Jatam Pasuruan Siap Kawal Inovasi di Sektor Pertanian
Acara inti dari kegiatan ini adalah materi bertajuk ” Membangun Kesadaran Pentingnya Menjaga Kesehatan Reproduksi Remaja Melalui Pendidik Sebaya”, yang dibawakan oleh Nurfi Laili.
Sesi ini berlangsung interaktif serta kondusif diikuti dengan sesi tanya jawab, di mana peserta diberikan kesempatan untuk menggali lebih dalam mengenai isu-isu kesehatan reproduksi saat ini pada lingkungan remaja, serta bahanya jika kita tidak menjaga kesehatan reproduksi kita.
Untuk menjaga antusiasme peserta, panitia juga mengadakan sesi game edukatif, yang dipandu oleh tim Sie Acara.
Pada Game kali ini para peserta diberikan pertanyaan seputar apa yang telah dijelaskan oleh pemateri terkait kesehatan reproduksi. Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat hubungan antar peserta serta memberikan pengalaman belajar yang lebih menyenangkan dan edukatif tentunya.
Sebelum penutupan acara, panitia meminta perwakilan dari peserta untuk memberikan pesan dan kesan yang membangun pada acara pendidik sebaya kali ini. Salah satu peserta perempuan menyampaikan kesan selama ia mengikuti acara pelatihan pendidik sebaya kali ini.
“Dengan mengikuti pelatihan pendidik sebaya PIK-M Umsida saya bisa mendapatkan ilmu-ilmu baru yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi acaranya sangat seru sekali dan sangat bermanfaat bagi saya yang mengisi waktu luang libur UAS dengan mengikuti kegiatan yang menarik”, ucap zazkia.
Baca juga: Siap Siap, Umsida Sudah Buka Program PPG Mulai Tahun Ini
Kemudian perwakilan peserta laki-laki juga menyampaikan kesan selama ia mengikuti acara pelatihan pendidik sebaya PIK-M,
“Saya sangat bersyukur untuk mengikuti acara ini, berkat acara ini saya bisa mendapatkan ilmu baru melalui kegiatan yang menarik, sebelumnya saya tidak mengetahui bahwa ternyata ada loh hak kesehatan reproduksi bagi remaja dimana salah satunya yaitu hak atas pelayanan dan perlindungan kesehatan,” ucap patrick.
Dengan suksesnya acara ini, UKM PIK-M Umsida berharap para peserta dapat mengaplikasikan ilmu yang didapat dalam kehidupan sehari-hari serta menjadi agen perubahan bagi teman sebaya mereka.
Dengan tagline “Remaja Penentu Masa Depan Bangsa”, acara ini menjadi langkah nyata dalam membangun remaja yang tangguh, berdaya, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Editor: Rani Syahda