Umsida.ac.id – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) di bidang olahraga.
Kali ini prestasi tersebut dari mahasiswa Program Studi Hukum yakni Krisna Punjabi.
Ia berhasil meraih tiga medali emas sekaligus dalam pertandingan Piala Rektor UMM Open Karate Championship 2026 yang digelar pada Sabtu, (2/5) di Dome Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).
Lihat juga: Borong 14 Emas di Pakubumi Open 2026, Tapak Suci Umsida Tunjukkan Dominasi di Level Internasional
Dalam kompetisi yang diselenggarakan oleh Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Kota Malang tersebut, Krisna tampil gemilang dengan menjuarai tiga kategori sekaligus, yakni Kata Perorangan Mahasiswa Putra, Kumite Mahasiswa +84 kg Putra, dan Kumite U21 +84 kg Putra.
Capaian tersebut menjadi bukti konsistensi latihan dan kerja keras yang selama ini dijalani oleh mahasiswa asal Prodi Hukum Umsida tersebut.
Saat menceritakan perjalanan kompetisinya ini, krisna mengaku bahwa dirinya memang telah menargetkan untuk meraih hasil maksimal di seluruh kategori yang diikutinya.
Ia bersyukur seluruh target tersebut dapat tercapai sesuai harapan.
“Pertandingan yang saya ikuti di UMM berjalan dengan lancar dan sesuai prediksi. Saya memiliki target mengikuti tiga kategori pertandingan dengan masing-masing mendapatkan emas, dan Alhamdulillah semuanya tercapai,” ujarnya.
Tambah Porsi Latihan Sebelum Pertandingan

Di balik keberhasilannya membawa pulang tiga medali emas, Krisna mengungkapkan bahwa persiapan yang dilakukan tidaklah singkat.
Sebelum mengikuti pertandingan, ia fokus menjalani latihan secara konsisten untuk menjaga performa dan kondisi fisik.
Mahasiswa semester dua tersebut mulai meningkatkan intensitas latihan satu bulan sebelum kompetisi berlangsung.
“Satu bulan sebelum pertandingan saya menambah jadwal latihan yang awalnya hanya dua kali seminggu menjadi empat kali seminggu, termasuk latihan fisik seperti jalan, lari, dan gym,” jelasnya.
Dalam persiapan tersebut, ia tidak hanya latihan teknik karate, ia juga memperkuat kondisi fisik melalui berbagai aktivitas olahraga lainnya.
Menurut Krisna, menjaga pola makan juga menjadi bagian penting dalam persiapan menuju pertandingan.
Ia mengaku tantangan terbesar yang dihadapi menjelang kompetisi adalah membagi waktu antara latihan dan menjaga pola hidup agar kondisi tubuh tetap optimal saat bertanding.
“Tantangan yang saya hadapi sebelum pertandingan yaitu mengatur jadwal latihan dan juga pola makan, karena itu sangat berpengaruh pada kondisi fisik menjelang pertandingan,” tambahnya.
Dukungan Umsida Jadi Penyemangat

Keberhasilan Krisna dalam meraih prestasi tidak lepas dari dukungan orang-orang terdekat, termasuk dari kampus pencerah ini.
Ia merasa dukungan moral yang diberikan menjadi salah satu penyemangat untuk terus disiplin dan konsisten dalam menjalani latihan.
“Dari dukungan tersebutlah saya berbahagia karena dapat terus mengembangkan bakat karate yang telah ia tekuni sejak kecil,” tuturnya.
Bahkan, dirinya masuk ke Umsida melalui jalur prestasi non-akademik di bidang bela diri karate.
Baginya, menjadi seorang atlet bukan hanya tentang menyalurkan hobi, tetapi juga membutuhkan motivasi dan komitmen yang kuat.
Ia berharap mahasiswa Umsida lainnya juga terus berani mengembangkan potensi yang dimiliki di berbagai bidang.
“Menjadi atlet itu tidak bisa hanya sekedar hobi, tetapi juga harus didorong oleh motivasi dan konsistensi. Jika hanya bergantung pada hobi, maka kita tidak bisa menjadi atlet yang tangguh,” tuturnya.
Usai meraih tiga medali emas di ajang Piala Rektor UMM Open Karate Championship 2026, Krisna mengaku masih menunggu arahan pelatih terkait turnamen selanjutnya yang akan diikuti.
Lihat juga: Atlet Umsida Bawa Pulang 3 Medali Sekaligus di Ajang SLC Cup 2026
Menurutnya, setelah kompetisi ini masih banyak pertandingan karate lain yang akan digelar dalam waktu dekat.(Indah Nurul Ainiyah)














