Umsida.ac.id – Job Fair Sidoarjo 2026 tidak hanya menjadi ruang bertemunya pencari kerja dengan perusahaan.
Di tengah aktivitas pencarian kerja, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) turut menghadirkan berbagai layanan yang dapat dimanfaatkan secara gratis selama tiga hari, (3-5/10).
Lihat juga: Job Fair Umsida 2025, Buka Jalan Karir Alumni Menuju Dunia Kerja
Berlokasi di Mal Pelayanan Publik (MPP) Sidoarjo, Umsida membuka booth bersama sejumlah perguruan tinggi di Sidoarjo, seperti Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (Unusida) dan Universitas Maarif Hasyim Latif (Umaha).
Selama tiga hari pelaksanaan, booth Umsida menghadirkan layanan kesehatan, fisioterapi, konseling psikologi, hingga berbagai inovasi dari Program Studi Teknologi Pangan.
Hadirkan Layanan Kesehatan di Job Fair

Di booth Umsida, Fakultas Ilmu Kesehatan dan Psikologi (FIKP) menghadirkan berbagai layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi pengunjung.
“Jadi di sini kita buka stand untuk kesehatan, cek kolesterol gratis, kemudian ada cek gula darah gratis, cek HB, kemudian ada asam urat,” ujar Nova Melania, laboran Program Studi Manajemen Informasi Kesehatan Umsida.
Selain layanan kesehatan umum, tersedia pula pemeriksaan kesehatan remaja dengan fokus pada pemeriksaan kadar HB.
Layanan kesehatan tersebut bukan kali pertama dilakukan Umsida di ruang publik.
Nova menjelaskan bahwa tim FIKP Umsida juga rutin membuka pemeriksaan gratis di berbagai kegiatan, misalnya saja Car Free Day di Alun-Alun Sidoarjo.
Fisioterapi dan Konseling Psikologi untuk Pengunjung

Selain pemeriksaan kesehatan, Umsida juga menyediakan layanan fisioterapi untuk membantu pengunjung yang membutuhkan layanan terkait gerak dan nyeri sendi.
Naufal Adila, laboran S1 Fisioterapi Umsida, menjelaskan bahwa layanan tersebut menyediakan massage gun, terapi latihan, exercise, stretching, serta pemeriksaan body composition.
“Untuk kali ini kita ada layanan pemulihan gerak dan nyeri sendi. Kita bawa ada massage gun, kemudian kita melayani terapi latihan, exercise, stretching,” jelasnya.
Pengunjung juga dapat melakukan pengukuran body composition untuk mengetahui kondisi lemak dan massa otot.
Sementara itu, Program Studi Psikologi Umsida membuka layanan konseling bagi peserta Job Fair.
Layanan tersebut menjadi ruang bagi pengunjung yang ingin bercerita mengenai persoalan pribadi maupun kebutuhan pengembangan diri.
Aulia Putri, salah satu mahasiswa Program Studi Psikologi Umsida, menyebut beberapa layanan yang tersedia antara lain konsultasi masalah pribadi, manajemen stres, konseling remaja dan keluarga, serta pengembangan diri dan motivasi.
“Kami membuka counseling jika ada yang datang untuk bercerita,” tuturnya.
Teknologi Pangan Kenalkan Produk Inovasi
Kehadiran Umsida di Job Fair juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan berbagai produk inovasi dari Program Studi Teknologi Pangan.
Lihat juga: Hari Kesehatan Mental, Satgas PPKPT dan Psikologi Umsida Buka Ruang Aman
Sejumlah produk yang dikenalkan kepada pengunjung antara lain cookies, tepung kelor, dodol mangga, dan kerupuk mangga.
Berbagai layanan dan produk tersebut membuat booth Umsida tidak hanya menjadi bagian dari aktivitas Job Fair, tetapi juga ruang untuk memperkenalkan kontribusi perguruan tinggi kepada masyarakat melalui layanan, keilmuan, dan inovasi.(Dhona)
























