Umsida.ac.id – Hari ketiga kunjungan internasional, Rektor Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) Dr Hidayatulloh MSi bersama rombongan Muhammadiyah Jawa Timur melakukan kunjungan ke Guangzhou Development Zone Foreign Language School pada Selasa (15/04/2026).
Lihat juga: Kunjungi Guangzhou University, Rektor Umsida Bawa Pulang 4 Program Kemitraan
Kunjungan ini diikuti oleh 29 orang yang terdiri dari Pengurus Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, Rektor, Direktur Rumah Sakit, hingga Kepala Sekolah.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperluas wawasan pendidikan global, khususnya di jenjang sekolah menengah.
Sekolah dengan Kurikulum Internasional

Guangzhou Development Zone Foreign Language School merupakan sekolah unggulan yang mengintegrasikan jenjang SMP dan SMA dalam satu sistem pendidikan.
Sekolah ini dikenal sebagai sekolah bahasa asing dengan orientasi internasional.
Berbagai bahasa asing diajarkan di sekolah ini, seperti Bahasa Inggris, Arab, Jepang, dan Perancis.
Selain itu, siswa juga dibekali kemampuan berpikir kritis dan analitis sebagai bagian dari kesiapan menghadapi dunia global.
Dr Hidayatulloh menjelaskan bahwa sistem pembelajaran di sekolah ini sangat terstruktur dan berorientasi masa depan.
“Kurikulum yang digunakan sangat komprehensif karena menggabungkan kurikulum nasional China dengan standar internasional seperti International Baccalaureate,” ujarnya.
Dengan pendekatan ini, siswa SMA dipersiapkan untuk melanjutkan pendidikan ke universitas-universitas top di China maupun di berbagai negara lain.
Contoh Sekolah Unggul dalam Disiplin dan Karakter
Selain unggul dalam akademik, sekolah ini juga menunjukkan kekuatan pada pendidikan karakter dan kedisiplinan siswa.
Selama kunjungan berlangsung, rombongan Umsida mengamati langsung suasana belajar di kelas.
Mereka melihat bagaimana siswa menunjukkan sikap disiplin yang tinggi.
“Ketika jam masuk setelah istirahat, tidak ada guru maupun siswa yang terlambat masuk kelas,” ungkap Hidayatulloh.
Ia juga menambahkan bahwa siswa tetap fokus mengikuti pelajaran meskipun ada tamu yang mengamati proses belajar mengajar.
Menurutnya, budaya disiplin dan fokus ini menjadi salah satu kunci keberhasilan sekolah dalam mencetak siswa berprestasi.
Tampilkan Teknologi dan Kreativitas saat Kunjungan

Hal menarik lainnya dari kunjungan ini adalah penggunaan teknologi yang canggih dalam lingkungan sekolah.
Rombongan disambut oleh robot humanoid yang mampu berinteraksi dengan tamu.
Robot tersebut tidak hanya menyapa dan berjabat tangan, tetapi juga menampilkan berbagai atraksi seperti bela diri, menari, hingga berlari mengelilingi lapangan bersama siswa.
Dr Hidayatulloh menilai bahwa perkembangan teknologi di China sangat pesat dan telah terintegrasi dengan dunia pendidikan.
“Ini menunjukkan bagaimana teknologi bisa menjadi bagian dari proses pembelajaran dan pengembangan kreativitas siswa,” jelasnya.
Lihat juga: Perkuat Kerja Sama Internasional, Umsida Terima Kunjungan UTAR untuk Diskusikan 3 Hal Ini
Selain teknologi, karya-karya siswa juga dipajang di berbagai sudut sekolah.
Hal ini bertujuan untuk memberikan apresiasi sekaligus memotivasi siswa agar terus berprestasi.(Romadhona)
Sumber: Kunjungan Dr Hidayatulloh di Guangzhou



















