Umsida.ac.id – Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) menggelar kegiatan sharing session bertajuk penerapan 3R (Reduce, Reuse, Recycle): Strategi Menghadapi Tantangan Lingkungan, Senin (27/04/2026).
Kegiatan ini sekaligus dirangkai dengan penandatanganan MoU dan MoA antara Umsida dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Sidoarjo serta PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk.
Lihat juga: Peringati Hari Bumi, PSLSC DRPM Umsida Jajaki Kerja Sama ke PT Tjiwi Kimia
Penerapan 3R Jadi Fokus Kolaborasi Umsida
Kegiatan yang berlangsung di Mini Theater Lantai 5 GKB 2 Kampus 1 Umsida ini menghadirkan berbagai pihak untuk membahas strategi pengelolaan lingkungan melalui 3R.
Adapun beberapa narasumber yang hadir yakni Plt Kepala DLHK Sidoarjo Arif Mulyono S.STP M.HP, Public Affair & License Manager PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk Beny Haryawan ST SH MM, serta Ketua Pusat Layanan Sampah dan Circular Economy (PSLSC) Umsida Dr Syamsudduha Syahrorini MT.
Selain itu, Pusat Studi Lingkungan dan Smart City (PSLSC Umsida) selaku penyelenggara kegiatan ini, juga mengundang Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (LLHPB PDA) Sidoarjo, dosen yang memiliki riset di bidang lingkungan, dan juga mahasiswa Umsida.
Kenalkan Inovasi Pengolahan Sampah Umsida

Membuka acara, Direktur Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM) Umsida, Prof Sigit Hermawan SE MSi mengatakan bahwa isu lingkungan cukup menarik juga harus dikaji terus menerus, terutama di kota besar.
Ia menjelaskan bahwa di Umsida, kepedulian terhadap lingkungan telah menjadi bagian dari program kerja mahasiswa, khususnya melalui kegiatan KKN.
Dalam program tersebut, imbuhnya, mahasiswa melakukan kegiatan seperti memilah dan mengolah sampah kepada masyarakat.
“Di setiap kabupaten, kota, hingga desa, serta ranting. Jadi memang sudah menjadi program kerja dan juga terutama di Umsida,” ujarnya.
Menanggapi praktik pembakaran sampah yang masih terjadi di beberapa daerah, ia memperkenalkan salah satu karya tim Abdimas Umsida bernama Pesta (Pembakaran Sampah Tanpa Asap).
Di inovasi ini, sampah diolah tanpa menghasilkan asap dan dapat dimanfaatkan menjadi pupuk.
“Ini menjadi solusi pengelolaan sampah yang lebih ramah lingkungan,” tambahnya.
Ia berharap inovasi tersebut dapat diterapkan lebih luas di berbagai wilayah.
Penandatanganan MoU Perkuat Sinergi Lingkungan

Selain sesi diskusi, kegiatan ini juga menjadi momentum penting dengan dilaksanakannya penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dan perjanjian kerja sama (MoA). Umsida menjalin kerja sama dengan PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk serta DLHK Kabupaten Sidoarjo.
Rektor Umsida, Dr Hidayatulloh MSi, menyampaikan apresiasi kepada para narasumber dari DLHK Sidoarjo dan PT Tjiwi Kimia atas kerja sama yang dijalin.
Ia menjelaskan bahwa sebagai perguruan tinggi Muhammadiyah, Umsida tidak hanya menjalankan tridharma perguruan tinggi, tetapi juga catur dharma, yaitu pendidikan dan pengajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta penguatan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan.
Menurutnya, seluruh proses tersebut harus terintegrasi dengan nilai-nilai Islam dan diarahkan untuk mendukung dakwah Muhammadiyah dalam memajukan Indonesia dan mencerahkan semesta.
“Semua kegiatan Umsida diorientasikan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam berbagai dimensinya,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa berbagai aktivitas di bidang pendidikan, penelitian, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat di Umsida terus menunjukkan perkembangan yang signifikan.
Capaian tersebut tidak hanya dirasakan oleh civitas akademika, tetapi juga mendapat pengakuan dari Kementerian Dikti Saintek karena dinilai memberikan dampak nyata bagi pembangunan masyarakat.
“Capaian itu merupakan wujud syukur sekaligus pertanggung jawaban Umsida sebagai lembaga pendidikan tinggi,” terang Dr Hidayatulloh.
Umsida, lanjutnya, tidak hanya bertanggung jawab pada bangku perkuliahan antara dosen dan mahasiswa, tetapi hingga memberikan dampak terhadap masyarakat, bangsa dan negara, bahkan kemanusiaan semesta.
“Oleh karena itu Umsida tidak bisa memberikan kontribusi yang lebih besar tanpa sinergi dengan berbagai lembaga,” ungkapnya.
Lihat juga: Lazismu Umsida Produksi Pupuk Kompos Organik, Tak Hanya Peka Akan Lingkungan Tapi Juga Kemanusiaan
Ia berharap kolaborasi yang terjalin dapat menghasilkan kerja-kerja yang produktif, bersinergi dan memberikan dampak yang positif di bawah semangat kebersamaan dan dalam ridho Allah SWT. (Romadhona)



















