kunjungan kedutaan besar Malaysia 1

Kedutaan Besar Malaysia Kunjungi Umsida, Bahas Peluang Kolaborasi Tingkat Global

Umsida.ac.id – Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) menerima kunjungan dari Bahagian Pendidikan (Education Division) Kedutaan Besar Malaysia pada Kamis (25/06/2026) di Ruang Rapat Kampus 1. 

Delegasi Kedutaan Besar Malaysia dipimpin oleh Puan Shafieza Md Fadzil selaku Penasihat Pendidikan, dan didampingi Eti Rahmayati sebagai Promotion Officer. 

Lihat juga: Halal Center Umsida Perkuat Kolaborasi Internasional Bersama USIM Malaysia

Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Rektor Umsida beserta jajaran dekan.

Perkenalkan Capaian Kampus Unggul

kunjungan kedutaan besar Malaysia 1

Mengawali pertemuan, Rektor Umsida, Dr Hidayatulloh MSi, menyampaikan apresiasi atas kunjungan delegasi Kedutaan Besar Malaysia yang diharapkan menjadi awal kerja sama yang saling menguntungkan.

“Mudah-mudahan pertemuan ini bisa memberikan manfaat untuk kedua belah pihak, baik bagi Kedutaan Besar Malaysia di Indonesia maupun bagi kami yang ada di Umsida,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, ia memperkenalkan berbagai perkembangan terbaru Umsida. 

Ia menjelaskan bahwa Umsida merupakan salah satu dari 21 Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) yang telah meraih akreditasi Unggul sejak 19 Maret 2024.

Selain itu, Umsida kini memiliki 39 program studi, dengan 16 program studi telah terakreditasi Unggul dan sejumlah program studi lainnya tengah mempersiapkan proses reakreditasi menuju predikat yang sama.

Di bidang riset, publikasi, dan pengabdian kepada masyarakat, Umsida juga telah masuk dalam Klaster Mandiri serta meraih tiga penghargaan pada Anugerah Diktisaintek 2025, termasuk dua Gold Winner untuk capaian SINTA dan pengabdian kepada masyarakat.

Dr Hidayatulloh juga menyampaikan perkembangan pemeringkatan internasional Umsida yang terus meningkat.

“Kami memiliki semangat membangun kolaborasi dengan berbagai lembaga, baik pemerintah, perguruan tinggi, maupun dunia usaha dan dunia industri. Mudah-mudahan dari pertemuan ini ada kesepahaman bersama antara Kedutaan Besar Malaysia dan Umsida,” tuturnya.

Siap Hubungkan Umsida dengan Universitas di Malaysia

Penasihat Pendidikan Kedutaan Besar Malaysia, Puan Shafieza Md Fadzil, mengungkapkan bahwa Kedutaan Besar Malaysia memiliki mandat untuk memperkuat hubungan akademik.

Lihat Juga :  Abdimas Umsida Ajarkan Cara Mengelola Stres untuk Capai Target Belajar di MSU Malaysia

“InsyaAllah kami ingin membantu Umsida mencari rakan (mitra) universitas di Malaysia supaya sama-sama dapat meningkatkan peringkat di tingkat antarabangsa,” ungkapnya.

Menurutnya, Education Malaysia Indonesia tidak hanya berperan mendampingi mahasiswa Malaysia di luar negeri, tetapi juga menjadi penghubung resmi pemerintah Malaysia dalam membangun kolaborasi pendidikan tinggi lintas negara.

Ia menambahkan, jaringan Education Malaysia telah tersebar di berbagai negara yang memungkinkan universitas di Indonesia memperoleh akses lebih luas terhadap peluang kerja sama internasional.

Berbagai Peluang Kolaborasi Udari Kedutaan Besar

kunjungan kedutaan besar Malaysia 1

Dalam sesi diskusi, Puan menilai kerja sama perguruan tinggi kini tidak cukup hanya melalui pertukaran dosen maupun mahasiswa. 

Menurutnya, kolaborasi akademik perlu diarahkan pada program yang lebih strategis seperti dual degree dan joint research.

Ia juga menjelaskan pentingnya akreditasi program studi yang diakui oleh Malaysian Qualifications Agency (MQA) agar proses penyelenggaraan program bersama menjadi lebih mudah.

“Kalau program studinya sudah mendapat pengiktirafan MQA, proses untuk menjalin kerja sama seperti dual degree akan menjadi lebih mudah,” jelasnya.

Selain dual degree, ia juga membuka peluang kolaborasi lain seperti short course, student mobility, pertukaran dosen, kolaborasi riset, hingga pengembangan proyek bersama antara perguruan tinggi Indonesia dan Malaysia.

Lihat juga: Mahasiswa Umsida Kunjungi KBRI Kuala Lumpur, Pelajari Pendidikan Anak PMI di Malaysia

Puan menegaskan bahwa pihaknya siap menjadi fasilitator yang menghubungkan Umsida dengan berbagai universitas negeri maupun swasta di Malaysia sesuai bidang keunggulan masing-masing.

“Kami tidak bisa menandatangani MoU bagi pihak universitas, tetapi kami dapat membantu mempertemukan kedua belah pihak sehingga kerja sama dapat terjalin lebih mudah,” pungkasnya.(Romadhona)