sensus ekonomi

Mengapa Sensus Ekonomi Perlu Dilakukan? Ini Penjelasan Ketua Pojok Statistik Umsida

Umsida.ac.id – Setiap sepuluh tahun sekali, Badan Pusat Statistik (BPS) menyelenggarakan Sensus Ekonomi sebagai pendataan menyeluruh terhadap seluruh pelaku usaha di Indonesia. 

Kegiatan ini tidak hanya menghasilkan angka statistik, tetapi juga menjadi dasar bagi pemerintah dalam menyusun berbagai kebijakan pembangunan.

Lihat juga: Pojok Statistik Umsida Raih Peringkat 1 Nasional Kategori Binaan BPS Kabupaten

Ketua Pojok Statistik Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida), Dr Suprianto SSi MSi, menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 memiliki peran strategis di bidang ekonomi.

Hal tersebut karena mampu memberikan gambaran kondisi ekonomi Indonesia secara menyeluruh, mulai dari usaha mikro hingga perusahaan berskala besar.

Apa Pentingnya Sensus Ekonomi?

Menurut Dr Anto, Sensus Ekonomi merupakan pendataan terhadap seluruh aktivitas usaha di Indonesia yang mencakup 18 kategori lapangan usaha dan seluruh skala bisnis, mulai dari warung, toko, bengkel, UMKM, hingga perusahaan besar.

Pendataan tersebut menjadi sumber informasi penting untuk mengetahui struktur ekonomi nasional, perkembangan dunia usaha, hingga jumlah tenaga kerja yang terserap di berbagai sektor.

“Dalam situasi global yang penuh ketidakpastian seperti saat ini, sensus menjadi instrumen navigasi nasional untuk memastikan arah pembangunan ekonomi Indonesia benar-benar berpijak pada realitas terbaru, bukan sekadar asumsi,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa hasil sensus juga menjadi parameter penting untuk mengukur pertumbuhan ekonomi, baik di tingkat daerah maupun nasional, sekaligus membantu pelaku usaha melihat peluang dan tantangan bisnis yang sedang berkembang.

Manfaat bagi Pemerintah dan Masyarakat

sensus ekonomi

Dr Anto menjelaskan bahwa manfaat Sensus Ekonomi 2026 tidak hanya dirasakan pemerintah, tetapi juga masyarakat dan pelaku usaha.

Manfaat untuk Pemerintah:

  • Mendapatkan data terkini sebagai landasan perencanaan kebijakan ekonomi yang lebih tepat sasaran.
  • Mengetahui struktur ekonomi nasional, perkembangan sektor formal dan informal, serta potensi UMKM di seluruh wilayah.
  • Menjadi bahan evaluasi atas berbagai kebijakan sebelumnya.
  • Menjadi dasar penyusunan anggaran dan penganggaran berbasis bukti.
  • Memetakan potensi ekonomi setiap daerah untuk pengembangan UMKM dan program prioritas nasional.
Lihat Juga :  Potik Umsida Jamu Tel-U Surabaya, Pelajari Strategi dan Tata Kelola Potik

Manfaat Bagi Masyarakat dan Pelaku Usaha:

  • Mendapat manfaat dari kebijakan ekonomi pemerintah yang lebih tepat sasaran.
  • Membuka informasi pasar yang lebih akurat untuk memahami peta persaingan dan potensi ekspansi usaha.
  • Meningkatkan peluang kerja karena dunia usaha yang berkembang akan menyerap lebih banyak tenaga kerja.
  • Masyarakat dapat mengakses data hasil SE2026 untuk berbagai kepentingan.
  • Membantu pemerintah mengetahui kebutuhan dan potensi masyarakat sehingga program penyejahteraan dapat lebih tepat sasaran.
Data Sensus Ekonomi Jadi Fondasi Kebijakan Publik

sensus ekonomi

Dr Anto menegaskan bahwa kualitas kebijakan publik sangat bergantung pada kualitas data yang dimiliki pemerintah. 

Karena itu, Sensus Ekonomi 2026 menjadi salah satu fondasi penting dalam proses pengambilan keputusan.

“Pertama, kebijakan publik yang baik selalu lahir dari pemahaman yang tepat terhadap kondisi di lapangan,” ujarnya.

Karena itu, imbuh Dr Anto, data sensus menjadi dasar bagi penyusunan kebijakan berbasis bukti atau evidence-based policy..

Kedua, hasil sensus turut menjadi acuan dalam penyusunan anggaran negara, perencanaan pembangunan daerah, hingga pelaksanaan berbagai program pemerintah yang membutuhkan data akurat agar tepat sasaran.

“Banyak kebijakan pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis, Koperasi Desa, dan perizinan berusaha berbasis Online Single Submission (OSS), membutuhkan data yang tepat agar implementasinya berjalan sesuai regulasi,” jelas Dr Anto.

Ketiga, pemerintah juga dapat memetakan potensi ekonomi di setiap daerah sehingga kebijakan pembangunan yang disusun lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Lihat juga: Beberapa Hoaks di Sensus Ekonomi 2026, Ketua Pojok Statistik Umsida Beri Penjelasan

Dr Anto berharap masyarakat turut aktif dalam pelaksanaan sensus ekonomi ini karena data yang akurat akan memberikan manfaat jangka panjang, baik bagi pemerintah maupun masyarakat itu sendiri.

“Semakin baik kualitas data yang dimiliki, semakin tepat pula kebijakan yang dapat diambil untuk mendukung pembangunan ekonomi Indonesia,” pungkasnya.(Romadhona)