pojok statistik umsida

Pojok Statistik Umsida Perkuat Layanan Data Bersama BPS Pusat

Umsida.ac.id – Pojok Statistik Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) menjalani Field Evaluation bersama tim Badan Pusat Statistik (BPS) Pusat pada Rabu, (2/9/2026). 

Kegiatan ini menjadi bagian dari evaluasi terhadap pengelolaan Pojok Statistik (Potik)yang dikembangkan melalui kerja sama Umsida dengan BPS Sidoarjo.

Lihat juga: Pojok Statistik Umsida Raih Peringkat 1 Nasional Kategori Binaan BPS Kabupaten

Tim evaluator melakukan pencocokan antara hasil self-assessment yang telah disampaikan dengan kondisi Pojok Statistik di lapangan.

Wakil Rektor I Umsida, Prof Hana Catur Wahyuni ST MT IPM, menyambut kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya pengembangan Potik Umsida secara berkelanjutan.

Pojok Statistik Bantu Dosen dan Mahasiswa

Prof Hana menjelaskan bahwa keberadaan Potik Umsida telah memberikan berbagai manfaat bagi mahasiswa dan dosen. 

Salah satunya melalui kegiatan yang melibatkan mahasiswa agen statistik dalam aktivitas bersama BPS Sidoarjo.

Mahasiswa Umsida dapat mengikuti kegiatan tertentu di luar kampus dan memperoleh rekognisi melalui konversi SKS mata kuliah. 

“Dari kerja sama dengan BPS Sidoarjo ini, salah satunya di sensus ekonomi kemarin, ada beberapa mahasiswa kami yang terlibat dalam proses sensus ekonomi dan itu kami konversi,” jelas Prof Hana.

Pemanfaatan Potik Umsida juga berkembang dalam mendukung kegiatan riset. 

Mahasiswa maupun dosen dapat berkonsultasi ketika menghadapi kendala dalam penggunaan metode statistik.

“Kalau dulu itu kami tidak mempunyai tempat bertanya, dengan Pojok Statistik ini Alhamdulillah ada ruang untuk kami berkonsultasi,” tutur Prof Hana.

Cocokkan Data dan Kondisi Lapangan

pojok statistik umsida

Tim evaluator BPS Pusat melakukan cross-check terhadap berbagai informasi yang telah dilaporkan oleh pengelola Pojok Statistik. 

Proses tersebut dilakukan untuk memastikan kesesuaian antara dokumen dan kondisi nyata di lapangan.

Lewis Anggi SST, salah satu tim evaluator menjelaskan bahwa evaluasi dilakukan secara netral dengan melihat kondisi Pojok Statistik sebagaimana adanya.

Dalam prosesnya, evaluator mencermati dokumen yang telah diunggah koordinator. 

“Informasi tersebut kami cocokkan dengan kondisi ruang dan fasilitas Pojok Statistik,” terangnya.

Evaluasi tidak hanya melihat dokumen, tetapi juga kondisi fasilitas yang tersedia dan juga hasil wawancara dengan koordinator.

Alifa Putri Wijaya STr Stat menambahkan bahwa pencocokan tersebut dilakukan untuk memastikan informasi yang dilaporkan sesuai dengan kondisi sebenarnya.

“Kita mencoba cross-check situasinya, apakah sudah sesuai dengan yang dilaporkan. Sehingga kita yakin menilai seperti itu, di lapangan sesuai, di laporan juga sesuai,” jelasnya.

Pendukung Riset dan Keputusan Berbasis Data

pojok statistik umsida

Menurut Prof Hana, pemanfaatan statistik di Umsida juga semakin berkembang dalam berbagai proses evaluasi internal. 

Sejumlah sistem evaluasi kepuasan dosen, mahasiswa, dan pengguna telah memanfaatkan pengolahan statistik.

“Hasil pengolahan tersebut menjadi salah satu dasar bagi pimpinan universitas dalam menentukan tindak lanjut,” tutur Prof Hana.

Lihat juga: Beberapa Hoaks di Sensus Ekonomi 2026, Ketua Potik Umsida Beri Penjelasan

Perkembangan Pojok Statistik juga dirasakan dalam kegiatan riset dosen. 

Ruang konsultasi yang tersedia membantu dosen memperoleh pendampingan ketika menggunakan metode statistik dalam penelitian.(Dhona)