hilirisasi riset 2

Perkuat Hilirisasi Riset, Umsida Gandeng Komisi X DPR RI dan BRIN

Umsida.ac.id – Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) menjadi tuan rumah kegiatan Program Peningkatan Kapasitas Pengguna Riset dan Inovasi untuk Masyarakat (PKPRIM) yang digagas DPR RI Komisi X bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Kamis (30/4).

Bertema “Hilirisasi Riset Sebagai Pilar Pertumbuhan Ekonomi Nasional”, kegiatan ini menghadirkan dua narasumber yakni peneliti BRIN Yanu Endar Prasetyo PhD dan Kepala Bidang Riset DRPM Umsida Dr Rahmania Sri Untari MPd.

Lihat juga: Dosen Umsida Kembangkan PLTS untuk Kontrol Produksi Garam Menggunakan IoT

Hadir pula Wakil Rektor I Umsida, Prof Dr Hana Catur Wahyuni ST MT IPM, anggota Komisi X DPR RI Lita Machfud Arifin, serta dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa Umsida.

Mahasiswa Tak Boleh Hanya Jadi Objek Ilmu

Dalam sambutannya, Prof Hana menegaskan bahwa riset menjadi kunci agar mahasiswa tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga pencipta solusi.

“Kita tidak bisa hidup tanpa penelitian. Ilmu dan teknologi itu selalu berkembang. Kalau kita tidak rajin mengikuti penelitian maka kita tidak akan mengikuti perkembangannya,” jelas Prof Hana.

Dampaknya, imbuhnya, masyarakat menjadi kaum yang tertinggal akhirnya secara finansial dan teknologi.

“Kalau kita tidak mengikuti penelitian, kita akan tertinggal. Akhirnya kita hanya menjadi pengguna, bahkan bisa menjadi objek,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa Umsida telah mendorong inovasi melalui kebijakan akademik, salah satunya jalur kelulusan tanpa skripsi bagi mahasiswa.

“Sudah hampir 4 tahun kami mempunyai jalur lulus tanpa skripsi. Jadi mahasiswa tidak perlu mengerjakan skripsi. Tapi ketika mereka mempunyai karya yang bisa diimplementasikan di masyarakat itu bisa dijadikan pengganti skripsi,” terangnya.

Menurutnya, kebijakan tersebut menjadi upaya Umsida dalam menghubungkan dunia akademik dengan kebutuhan masyarakat serat sebagai implementasi kampus berdampak.

Program KIP Perkuat Ekosistem Akademik

hilirisasi riset 2

Prof Hana juga memaparkan dampak positif program Kartu Indonesia Pintar (KIP) bagi mahasiswa Umsida. 

Ia menyebutkan bahwa rata-rata Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) mahasiswa penerima KIP mencapai di atas 3,65.

“Bagaimana kita bisa belajar dengan nyaman kalau masih memikirkan biaya? Dengan KIP, mahasiswa bisa fokus akademik dan pengembangan diri,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa program KIP tidak hanya berdampak pada capaian akademik, tetapi juga mendorong mahasiswa aktif dalam berbagai kegiatan pengembangan soft skill.

Lantas Lita mengapresiasi capaian akademik mahasiswa KIP Umsida. 

Ia mengaku bangga melihat banyak mahasiswa yang mampu meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tinggi, bahkan di atas 3,8.

Menurutnya, capaian tersebut tidak lepas dari kolaborasi berbagai pihak, mulai dari timnya, pihak kampus, hingga dukungan keluarga mahasiswa. 

“Ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi saya. KIP yang kami titipkan setiap tahun, sekitar 700 mahasiswa bisa kami bantu untuk lulus S1. Ini amanah yang harus kami jaga,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan mahasiswa agar tidak melupakan peran doa orang tua dalam perjalanan pendidikan mereka. 

“KIP ini tidak lepas dari doa orang tua kalian. Maka wujudkan rasa syukur itu dengan belajar sungguh-sungguh dan meraih prestasi terbaik,” pesannya.

Lebih lanjut, Lita menegaskan bahwa pihaknya tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga melakukan monitoring agar mahasiswa KIP benar-benar dapat lulus dengan hasil yang membanggakan. 

Ia bahkan membuka peluang untuk penambahan kuota KIP bagi Umsida hingga tahun 2029, dengan mempertimbangkan perkembangan yang ada.

Riset Tak Boleh Berhenti di Perpustakaan

hilirisasi riset 2

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menekankan pentingnya mahasiswa mengikuti kegiatan peningkatan kapasitas riset dan inovasi dengan serius. 

Menurutnya, program yang diselenggarakan bersama BRIN ini harus dimanfaatkan secara maksimal karena menggunakan dana rakyat.

“Jangan sampai program ini hanya masuk telinga kiri keluar telinga kanan. Ini tanggung jawab kita bersama karena dibiayai oleh rakyat,” tegasnya.

Ia kemudian menyoroti pentingnya hilirisasi riset di perguruan tinggi. 

Menurutnya, selama ini masih banyak hasil penelitian yang berhenti pada laporan akademik dan berakhri di perpustakaan, belum memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Hilirisasi riset berarti membawa hasil penelitian keluar dari laboratorium menuju masyarakat dan industri. Ketika riset menjadi produk atau solusi, di situlah ia memiliki nilai ekonomi dan manfaat nyata,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi berkelanjutan antara DPR RI, BRIN, dan perguruan tinggi, termasuk dalam evaluasi program agar tidak berhenti pada kegiatan seremonial saja.

“Riset harus hadir dari rakyat, diteliti secara ilmiah, dimonitor oleh BRIN, dan kembali untuk kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Lihat juga: Peran Umsida dalam Pengembangan Pembangunan Berkelanjutan

Di akhir, Lita berharap perguruan tinggi dapat terus memperkuat riset nasional demi Indonesia maju dan berdaya saing global.(Romadhona)

Berita Terkini

Bramasgana umsida bantu NTT (2)
Bramasgana Umsida Berangkat ke NTT, Fokus Pulihkan 2 Hal
September 30, 2026By
duta pencerah 2026 2
Tutup Fortama, Umsida Kukuhkan Duta Pencerah 2026 Hingga Ajak Lawan LGBT
September 28, 2026By
maba 2026 (2)
UKM Umsida Ajak Maba 2026 Temukan Ruang Mengembangkan Diri
September 28, 2026By
mastama 2026
Mastama Umsida 2026 Kenalkan Ortom Kampus Lewat Konsep Baru
September 27, 2026By
wali mahasiswa baru umsida (2)
Mengapa Wali Mahasiswa Mempercayakan Putra-Putrinya ke Umsida?
September 26, 2026By
sinergi pendidikan dengan wali maba
Percayakan Pendidikan di Umsida, Fortawa 2026 Perkuat Sinergi Wali Maba
September 26, 2026By
fasilitator pkmu 2026
Menuju PKMU 2026, Fasilitator Umsida Didorong Hadir dengan Keteladanan
September 25, 2026By
Akidah dan Akhlak
Jelang PKMU 2026, Umsida Matangkan Kesiapan Pendampingan Akidah dan Akhlak
September 23, 2026By

Riset & Inovasi

kunjungan perpustakaan daerah 2
Kunjungi Perpustakaan Daerah, PLP 2 Umsida Tumbuhkan Minat Baca Siswa
September 24, 2026By
Pasar Desa Samiler
Buka Pasar Desa Samiler, PPK Ormawa Himagro Sajikan Nuansa Tradisional
September 22, 2026By
ekspor gula kelapa
Siapkan Produk Gula Kelapa Siap Ekspor, Umsida Dampingi PT Delima Nira Natural
September 21, 2026By
beras rumput laut
Keunggulan Diarice, Beras Analog dari Rumput Laut yang Kaya Nutrisi
September 16, 2026By
pelatiahn coding plugged
Dosen Umsida Kenalkan Coding Ramah Anak untuk Guru PAUD
September 14, 2026By

Prestasi

tim jenggolo ikuti kmhe 2026
Tim Jenggolo Umsida Siap Bawa Arshaka V2 ke KMHE 2026
October 2, 2026By
world university rankings (2)
Masuk THE World University Rankings 2027, Umsida Perkuat Rekognisi Internasional
October 1, 2026By
penghargaan Pojok Statistik Umsida
Pojok Statistik Umsida Kembali Jadi Terbaik 1 Nasional BPS RI
September 30, 2026By
beras analog rumput laut 2
DIARICE, Inovasi Rumput Laut Jadi Beras Analog Karya Umsida Lolos KMI Expo 2026
September 10, 2026By
snap and style
Snap and Style Antar Inovasi Bisnis Digital Umsida Tembus KMI Expo XVII 2026
September 9, 2026By

Opini

bijak menggunakan teknologi AI (Pexels)
Teknologi Tak Bisa Dibendung, Ini Cara Bijak Penggunaan AI
October 2, 2026By
kebutuhan air data center AI (Pexels)
Benarkah AI Menguras Jatah Air Bersih? Ini Kata Pakar Umsida
October 1, 2026By
karhutla (Dok Antara Foto)
Mengapa Karhutla Terus Berulang? Bagaimana Mencegahnya?
September 23, 2026By
politik uang dalam Muhammadiyah 5
Politik Uang dalam Muhammadiyah
September 22, 2026By
satanic dan seni
Gunakan Simbol Satanic Saat Perayaan Seni, Ini Tanggapan Pakar Umsida
September 15, 2026By