Umsida.ac.id – Dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional, mahasiswa Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) 2 Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) mengajak siswa SDN Sidokumpul untuk mengenal dan melestarikan budaya batik melalui kegiatan kreatif.
Kegiatan ini melibatkan siswa kelas I hingga VI dengan berbagai aktivitas, yaitu mewarnai batik, membuat ecoprint, dan mengenal batik menggunakan teknik carbon copy pada Jumat, (2/9/2026).
Lihat juga: Kunjungi Perpustakaan Daerah, PLP 2 Umsida Tumbuhkan Minat Baca Siswa
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya mahasiswa PLP 2 Umsida untuk mengenalkan warisan leluhur itu sebagai bagian dari budaya Indonesia sekaligus mendorong siswa agar lebih kreatif dan berani berkarya.
Cara Seru Kenalkan Budaya pada Anak

Kegiatan diawali dengan pengarahan kepada siswa, kemudian dilanjutkan sesuai pembagian jenjang kelas.
Siswa kelas I, II, dan III mengikuti kegiatan mewarnai motif batik dengan berbagai pilihan warna.
Sementara itu, siswa kelas IV, V, dan VI mengikuti kegiatan ecoprint serta mengenal teknik carbon copy.
Salah satu mahasiswa PLP 2 Umsida, Mohammad Yusuf Sulaiman menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari peringatan Hari Batik Nasional, tetapi juga menjadi sarana bagi siswa untuk mengenal budaya Indonesia melalui pengalaman langsung.
“Kami ingin siswa tidak hanya mengetahui batik melalui penjelasan, tetapi juga dapat merasakan langsung proses berkarya,” terangnya.
Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa PLP 2 mendampingi siswa dari tahap awal hingga penyelesaian karya.
Siswa diberikan arahan ketika mengalami kesulitan, tetapi tetap diberi ruang untuk menentukan warna, motif, dan hasil karya sesuai kreativitas masing-masing.
Pengalaman Siswa Membuat Batik

Antusiasme siswa terlihat selama mengikuti kegiatan.
Mereka tampak bersemangat ketika memilih warna, menyusun motif, dan mencoba teknik yang diperkenalkan.
Salah satu siswa kelas 3A yang mengikuti kegiatan mewarnai batik mengaku senang dapat membuat karya dengan warna pilihannya sendiri.
“Saya senang karena bisa mewarnai batik dengan warna yang saya suka. Saya juga senang bisa membuatnya bersama teman-teman,” ungkap Muhammad Fathian Rifat Syafig.
Kepala Sekolah SDN Sidokumpul, Wahyuni MPd, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memberikan pengalaman belajar secara langsung kepada siswa.
“Kegiatan seperti ini sangat baik karena siswa tidak hanya belajar tentang budaya melalui teori, tetapi juga dapat langsung membuat karya. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dikembangkan agar pembelajaran menjadi lebih beragam dan menyenangkan,” ujarnya.
Lihat juga: Pelaku UMKM Desa Kandangsemangkon Siap Naik Kelas Bersama PLP 69 Umsida
Hal yang sama juga disampaikan oleh guru kelas 1B SDN Sidokumpul yakni Hikmah Irodah SPd.
Ia mengapresiasi keterlibatan mahasiswa PLP 2 Umsida dalam kegiatan tersebut.
“Kegiatan praktik seperti ini memberikan kesempatan kepada siswa untuk belajar secara langsung. Mereka juga dapat melatih kesabaran, ketelitian, dan keberanian dalam menuangkan ide melalui karya seni,” ungkapnya.(Natasya)
























