gemasif Desa Banjar Kemantren

Grow Green, Go Digital, dan Paint the Future Desa Banjar Kemantren dalam Gemastif Vol 1

Umsida.ac.id – Desa Banjar Kemantren, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, menjadi lokasi pelaksanaan Gemastif (Gerakan Mahasiswa dan Masyarakat Kreatif) Vol. 1 yang digelar pada Jumat (10/01/2026). 

Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Ikom Umsida) dengan masyarakat desa melalui rangkaian acara bertema lingkungan, digitalisasi, dan seni kreatif.

Lihat juga: Pelajar Muhammadiyah Jadi Kader Peningkatan Kemandirian Lingkungan dan Ekonomi Abdimas Umsida

Acara ini terbuka untuk masyarakat umum dan melibatkan pelajar dari berbagai sekolah serta komunitas kreatif.

Total ada sekitar 85 peserta yang turut menggerakkan kegiatan ini, termasuk dari komunitas Mural K-Ruptor dan Komunitas Desa Kabut Malam.

Ini merupakan salah satu luaran mata kuliah desain grafis yang diampu oleh M Andi Fikri MIKom.

Ia menjelaskan bahwa Gemasif merupakan proyek gabungan dari dua kelas Ikom Umsida yang disinergikan dengan masyarakat langsung.

Andi menyampaikan harapan agar Gemastif dapat terus berlanjut.

 “Ini adalah Gemastif Vol. 1, insyaallah akan ada Vol. 2 dan seterusnya, dengan kegiatan yang lebih besar dan kolaborasi yang lebih luas bersama masyarakat,” terangnya.

Kolaborasi Mahasiswa dan Desa Banjar Kemantren

gemasif Desa Banjar Kemantren

Wana Chairunisa Ain selaku Ketua pelaksana Gemastif menyampaikan bahwa kegiatan ini lahir dari kebutuhan akan ruang kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat di tengah tantangan modernisasi yang semakin kompleks.

Menurutnya, penurunan kualitas lingkungan serta tuntutan adaptasi terhadap perkembangan digital menjadi persoalan yang perlu dijawab secara bersama melalui pendekatan yang kreatif dan produktif.

Lihat Juga :  IVSC 2026, Umsida dan 4 Negara Ini Kolaborasikan Short Course dan Kompetisi Internasional

“Ini adalah wadah kolaboratif yang menggabungkan unsur lingkungan, digitalisasi, dan seni dalam satu rangkaian kegiatan,” tuturnya.

Melalui konsep tersebut, imbuh Wana, mahasiswa dan masyarakat bekerja sama, berbagi gagasan, dan mengembangkan potensi yang dimiliki agar dapat berdampak bagi lingkungan sekitar.

“Di era modernisasi ini, tantangan yang dihadapi masyarakat semakin kompleks, mulai dari penurunan kualitas lingkungan hingga perlunya adaptasi terhadap digitalisasi,” terang Wana.

Oleh karena itu, lanjutnya, Gemastif hadir sebagai wadah kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat untuk menjawab tantangan tersebut melalui pendekatan yang kreatif, produktif, dan berkelanjutan.

Tiga Rangkaian Kegiatan Gemastif

gemasif Desa Banjar Kemantren

Gemastif Vol. 1 menghadirkan tiga rangkaian kegiatan utama, yaitu Grow Green, Go Digital, dan Paint the Future.

Kegiatan Grow Green diisi dengan aksi penanaman pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.

Selanjutnya, Go Digital menghadirkan workshop desain grafis yang ditujukan untuk meningkatkan keterampilan digital generasi muda.

Sementara itu, Paint the Future menjadi wadah ekspresi seni melalui kegiatan mural yang melibatkan komunitas dan pelajar.

Erni selaku Kepala Desa Banjar Kemantren menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

Ia menegaskan bahwa desa Banjar Kemantren terbuka untuk berbagai kegiatan mahasiswa.

Lihat juga: Pelatihan Tanaman Semusim Jadi Cara Dosen Umsida Perkuat Ketahanan Pangan

“Jika dari Umsida ada kegiatan apa pun, silakan ke Desa Banjar Kemantren. Kami siap menerima dengan tangan terbuka karena tanpa kalian, Desa Banjar Kemantren mungkin tidak bisa terangkat Namanya” ujarnya.

Penulis: Airin Zhafirah Rahmah

Berita Terkini

Bramasgana umsida bantu NTT (2)
Bramasgana Umsida Berangkat ke NTT, Fokus Pulihkan 2 Hal
September 30, 2026By
duta pencerah 2026 2
Tutup Fortama, Umsida Kukuhkan Duta Pencerah 2026 Hingga Ajak Lawan LGBT
September 28, 2026By
maba 2026 (2)
UKM Umsida Ajak Maba 2026 Temukan Ruang Mengembangkan Diri
September 28, 2026By
mastama 2026
Mastama Umsida 2026 Kenalkan Ortom Kampus Lewat Konsep Baru
September 27, 2026By
wali mahasiswa baru umsida (2)
Mengapa Wali Mahasiswa Mempercayakan Putra-Putrinya ke Umsida?
September 26, 2026By
sinergi pendidikan dengan wali maba
Percayakan Pendidikan di Umsida, Fortawa 2026 Perkuat Sinergi Wali Maba
September 26, 2026By
fasilitator pkmu 2026
Menuju PKMU 2026, Fasilitator Umsida Didorong Hadir dengan Keteladanan
September 25, 2026By
Akidah dan Akhlak
Jelang PKMU 2026, Umsida Matangkan Kesiapan Pendampingan Akidah dan Akhlak
September 23, 2026By

Riset & Inovasi

PLP SDN Sidokumpul
Siswa SDN Sidokumpul Peringati Kesaktian Pancasila Bersama Tim PLP 2 Umsida
October 5, 2026By
kunjungan perpustakaan daerah 2
Kunjungi Perpustakaan Daerah, PLP 2 Umsida Tumbuhkan Minat Baca Siswa
September 24, 2026By
Pasar Desa Samiler
Buka Pasar Desa Samiler, PPK Ormawa Himagro Sajikan Nuansa Tradisional
September 22, 2026By
ekspor gula kelapa
Siapkan Produk Gula Kelapa Siap Ekspor, Umsida Dampingi PT Delima Nira Natural
September 21, 2026By
beras rumput laut
Keunggulan Diarice, Beras Analog dari Rumput Laut yang Kaya Nutrisi
September 16, 2026By

Prestasi

Pojok Statistik Umsida Ranking 1 Nasional (2)
Pojok Statistik Umsida Raih Ranking 1 Nasional Tahun 2026
October 5, 2026By
tim jenggolo ikuti kmhe 2026
Tim Jenggolo Umsida Siap Bawa Arshaka V2 ke KMHE 2026
October 2, 2026By
world university rankings (2)
Masuk THE World University Rankings 2027, Umsida Perkuat Rekognisi Internasional
October 1, 2026By
penghargaan Pojok Statistik Umsida
Pojok Statistik Umsida Kembali Jadi Terbaik 1 Nasional BPS RI
September 30, 2026By
beras analog rumput laut 2
DIARICE, Inovasi Rumput Laut Jadi Beras Analog Karya Umsida Lolos KMI Expo 2026
September 10, 2026By

Opini

bijak menggunakan teknologi AI (Pexels)
Teknologi Tak Bisa Dibendung, Ini Cara Bijak Penggunaan AI
October 2, 2026By
kebutuhan air data center AI (Pexels)
Benarkah AI Menguras Jatah Air Bersih? Ini Kata Pakar Umsida
October 1, 2026By
karhutla (Dok Antara Foto)
Mengapa Karhutla Terus Berulang? Bagaimana Mencegahnya?
September 23, 2026By
politik uang dalam Muhammadiyah 5
Politik Uang dalam Muhammadiyah
September 22, 2026By
satanic dan seni
Gunakan Simbol Satanic Saat Perayaan Seni, Ini Tanggapan Pakar Umsida
September 15, 2026By