kukuhkan mahasiswa baru umsida

Kukuhkan Mahasiswa Baru Prof Jainuri Minta Mahasiswa Baru Punya Karakter

Umsida.ac.id – Mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) tidak cukup hanya mengejar kelulusan dan kompetensi akademik. Mereka juga perlu membangun karakter yang nantinya tercermin dalam sikap, keputusan, dan tindakan selama kuliah maupun ketika terjun ke masyarakat.

Pesan itu disampaikan Prof A Jainuri MA PhD, Wakil Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah saat memberikan penguatan sekaligus mengukuhkan mahasiswa baru dalam rangkaian Fortama Umsida 2026 di Auditorium KH Ahmad Dahlan Kampus 1, Sabtu (15/8/2026).

Lihat juga: 4 Model Pendidikan Karakter yang Adaptif dan Religius untuk Mahasiswa Masa Kini

Mengawali sambutannya, Prof Jainuri menyambut para mahasiswa baru di kampus dengan tagline “Dari Sini Pencerahan Bersemi”. 

Menurutnya, berbagai materi selama Fortama akan menjadi bekal untuk menjalani proses pendidikan di Umsida.

“Selama belajar di kampus ini, saudara nanti keluar bukan sekadar lulus dan masuk dalam jumlah output lulusan, tetapi harus memiliki kompetensi,” ujarnya.

Karakter Harus Terlihat dalam Perilaku

Dalam pemaparannya, Prof Jainuri mengatakan bahwa karakter menjadi bagian penting yang harus dibangun oleh mahasiswa selama menjalani pendidikan.

Ia menjelaskan karakter sebagai sifat positif dalam diri seseorang yang menjadi identitas dan terlihat melalui perilakunya.

“Komponen karakter yang penting itu adalah integritas diri. Integritas itu bertemunya antara ucapan dan tindakan. Opo sing diomongi, iku sing dilakoni. Komitmen pada kejujuran dan prinsip kebenaran harus dijunjung tinggi,” jelasnya.

Menurutnya, dasar dari karakter adalah moral dan perilaku yang baik.

Prof Jainuri juga menegaskan bahwa karakter bukan sesuatu yang otomatis diperoleh sejak lahir, melainkan dibentuk melalui proses pendidikan.

“Kalau pendidikan saudara berhasil, InsyaAllah selain kompetensi keilmuan seperti yang diharapkan Pak Rektor tadi, karakter ini juga harus terbangun,” katanya.

Karakter Dibutuhkan Generasi yang Akan Datang

kukuhkan mahasiswa baru umsida

Prof Jainuri kemudian mengaitkan pembentukan karakter dengan kondisi kehidupan masyarakat saat ini.

Lihat Juga :  Fortama 2026: Maba Diajak Sebarkan Virus Need for Achievement

Ia menyinggung berbagai persoalan yang dapat dilihat dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari perundungan, tindakan kriminal, hingga persoalan integritas yang muncul dalam kehidupan publik.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi alasan mengapa generasi muda perlu dipersiapkan sejak sekarang.

“Saudara ini adalah kelompok generasi muda yang punya harapan, yang nanti akan menjadi pemimpin,” tuturnya.

Dalam bagian lain sambutannya, Prof Jainuri juga menyinggung pemerintahan negara saat ini. 

“Dari 500 sekian anggota parlemen itu, ada sekitar 112 yang ijazahnya paket C. Padahal tugasnya besar, ya tidak bisa,” tandasnya.

Mahasiswa Baru Harus Istiqamah Mencari Ilmu

kukuhkan mahasiswa baru umsida

Kepada mahasiswa baru, Prof Jainuri berpesan agar berbagai kondisi yang mereka lihat di sekitarnya tidak membuat mereka kehilangan fokus selama menjalani pendidikan.

Masa kuliah, menurutnya, harus digunakan untuk mencari ilmu dan mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh.

“Jangan terpengaruh oleh kondisi yang ada di sekitar sekarang ini. Cobalah konsentrasi dan istiqamah dalam rangka mencari ilmu, membekali diri menjadi orang-orang yang punya karakter,” pesannya.

Prof Jainuri berharap berbagai apa yang diperoleh selama Fortama dapat menjadi bekal awal bagi mahasiswa baru dalam menjalani perjalanan akademiknya di kampus.

“Mudah-mudahan apa yang diharapkan Umsida dalam rangka menghasilkan lulusan yang diharapkan oleh banyak masyarakat betul-betul tercapai,” ujarnya.

Setelah penyampaian pembekalan, kegiatan dilanjutkan dengan pengukuhan mahasiswa baru Umsida tahun akademik 2026/2027.

Lihat juga: Ketua BPH Umsida Ajak Wisudawan Wujdukan Masyarakat Islam yang Mencerahkan

Mahasiswa baru mengenakan jas almamater secara bersama-sama sebagai bagian dari rangkaian pengukuhan.

Momen tersebut menjadi awal bagi mereka menjalani pendidikan di kampus “Dari Sini Pencerahan Bersemi”.(Dhona)