Deteksi Dini Mengenali Penyimpangan Perkembangan Balita

Umsida.ac.id – Anak merupakan anugerah dari Allah SWT yang harus di jaga dan dipantau pertumbuhan dan perkembangannnya, anak bertambah umur bertambah berat badan, bertambah tinggi  dan bertambah pula kemampuanya.  Penilaian perkembangan anak dapat dilihat dari kemampuan motorik kasar, motorik halus, kemampuan bahasa dan kemampuan interaksi sosial.  Selama ini kegiatan posyandu yang dilakukan di desa Ketimang Kecamatan Sidoarjo  secara rutin melakukan pemantauan pertumbuhan anak  dengan penimbangan Berat badan  dan pengukuran tinggi badan anak sehingga diketahui status gizi anak baik, kurang, buruk atau mengalami stunting.   Di desa ini terdapat 12 balita yang mengalami gangguan gizi, 5 balita kategori stunting dan lainnya gizi kurang. Untuk itu Tim dosen UMSIDA yang terdiri dari Siti Cholifah SST.,M.Keb Yanik Purwanti.,SST.,M.Keb keduanya dosen prodi pendidikan profesi bidan dan Jamilatur Rohmah, M.Si  dari prodi Teknologi Laboratorium Medis serta dibantu 2 mahasiswa pendidikan profesi bidan Melaksanakan Program Kemitraan Masyarakat Institusi (PKaMi)  dengan topik Upaya Pemberdayaan Masyarakat  Dalam Pencegahan Stunting, Kegiatan ini dimulai bulan Februari sampai Maret 2022

Pertemuan Rutin Anjangsana Kader Kesehatan yang diadakan pada tanggal 12 Februari 2022  kali ini berbeda dengan sebelumnya, yang biasanya berisi kegiatan arisan dan sosialisai kegiatan kader dari puskesmas. Tapi kali ini ada tim pengabdian dari umsida berbagi pengetahuan dan  ketrampilan dalam  melakukan  deteksi untuk  mengenali penyimpangan perkembangan balita dengan menggunakan Kuisioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP) karena ini sangat penting sekali untuk dilakukan, sebagai salah satu upaya untuk memantau perkembangan balita, apalagi bagi balita yang  mengalami stunting dan gizi kurang sehingga berdampak pada perkembangannya” Ujar Siti Cholifah, SST.,M.Keb.

Tujuan dari Pelatihan Ini adalah Kader mengetahui perkembangan bayi balita normal atau mengalami penyimpangan. Sehingga dapat melaporkan ke Bidan Desa untuk segera ditindaklanjuti. Skrining/pemeriksaan KPSP rutin dilakukan setiap 3 bulan pada anak < 24 bulan dan tiap 6 bulan pada anak usia 24 – 72 tahun (umur 3, 6, 9, 12, 15, 18, 21, 24, 30, 36, 42, 48, 54, 60, 66 dan 72 bulan).

Semua kader antusias dalam kegiatan ini, Sukesi  sebagai salah satu peserta  menanyakan  perkembangan cucunya yang berusia 7 bulan masih belum bisa tengkurap,  setelah mengikuti kegiatan ini dia baru tahu kalau  cucunya mengalami keterlambatan karena bayi tengkurap  sekitar usia5-6 bulan. Untuk perlu dilakukan stimulasi untuk melatih bayi  tengkurap beberapa kali dalam sehari. Supaya bayi  balita dapat tumbuh  dan berkembang  secara normal sesuai dengan usia maka perlu  dilakukan stimulasi.

Berita Terkini

aset kripto menurut dosen Umsida
Risiko Aset Kripto dan Bitcoin, Dosen Umsida Paparkan dari Perspektif Hukum dan Teknologi
December 15, 2025By
SDGs Center Umsida
SDGs Center Umsida Dorong Hilirisasi Riset untuk Pembangunan Berkelanjutan Jawa Timur
November 20, 2025By
Apresiasi sekolah partnership Umsida
Umsida Beri Apresiasi untuk Sekolah Partnership yang Berkontribusi dalam Penerimaan Mahasiswa Baru
November 20, 2025By
kick off penerimaan mahasiswa baru Umsida 4_11zon
Umsida Resmi Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2026/2027
November 19, 2025By
magister ilmu komunikasi Umsida 1
Launching Magister Ilmu Komunikasi Umsida, Pendaftaran Sudah Dibuka!
October 28, 2025By
muhammadiyah
Muhammadiyah Tetapkan Awal Puasa Ramadan 2026 pada 18 Februari
October 23, 2025By
S2 Ilmu Komunikasi Umsida
S2 Ilmu Komunikasi Umsida Sudah Buka, Siap Cetak Pakar New Media
October 13, 2025By
prodi sains data
Umsida Resmi Buka S1 Sains Data, Siap Buka Peluang Data Analyst
October 11, 2025By

Riset & Inovasi

pelajar muhammadiyah tanam kelor
Pelajar Muhammadiyah Jadi Kader Peningkatan Kemandirian Lingkungan dan Ekonomi Abdimas Umsida
January 10, 2026By
budidaya tanaman semusim 1
Pelatihan Tanaman Semusim Jadi Cara Dosen Umsida Perkuat Ketahanan Pangan
January 9, 2026By
koperasi DInar Amanta
Koperasi Dinar Amanta Bekerja Lebih Efektif Menggunakan Aplikasi KOPERKU
January 9, 2026By
kemandirian pangan pca prambon
AbdimasMu Dorong Kemandirian Pangan Mulai dari Lingkup Paling Dasar
January 5, 2026By
pupuk Lazismu Umsida
Lazismu Umsida Produksi Pupuk Kompos Organik, Tak Hanya Peka Akan Lingkungan Tapi Juga Kemanusiaan
January 4, 2026By

Prestasi

atlet karate Batu open 2025
Atlet Ini Raih 2 Medali Sekaligus di Ajang Batu Karate Challenge Open Tournament Series 2025
January 8, 2026By
pertandingan karate Batu challenge
Cedera di Pertandingan Sebelumnya Belum Pulih, Atlet Umsida Bulatkan Tekad Demi Emas
January 7, 2026By
tapak suci Umsida 1
Atlet Tapak Suci Umsida Lengkapi Torehan 30 Medali dengan Menyumbang Perak
January 4, 2026By
kejuaraan perdana atlet Umsida
Ikuti Kejuaraan Perdana, Atlet Umsida Ini Ajarkan bahwa Tidak Ada Kata Terlambat untuk Berprestasi
January 3, 2026By
latihan ekstra atket Umsida
Usaha Atlet Umsida Raih Emas: Latihan Ekstra Namun Cedera Saat Semifinal
January 2, 2026By