Umsida.ac.id – Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (FKG Umsida) melakukan Pengabdian Masyarakat yang dilaksanakan di SD Muhammadiyah 1 Sidoarjo.
Dilaksanakan pada Selasa, (12/5/2026), kegiatan ini mengusung tema peningkatan kesehatan gigi dan mulut anak melalui edukasi preventif sejak usia dini.
Lihat juga: Kolaborasi FKG, FK, dan Fikes Jadi Relawan Kesehatan di Pondok Pesantren Nurul Haromain
Pentingnya Kesadaran Akan Kesehatan Gigi

Program ini menjadi kolaborasi dunia pendidikan dan kesehatan dalam membangun kesadaran pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut pada anak-anak sekolah dasar.
Beberapa dosen FKG Umsida yang terlibat di antaranya yakni drg Lila Muntadir SpOrt, drg Eka Setyawardana SpOrt, drg Marisa Evi Dayanti SpKG, drg Rizqi Aulia Kusuma Andini SpKGA, drg Reni Puspa Daniati SpPros, dan Dekan FK Umsida, Dr Ronny Sutanto, dr SpOT(K).
Hal tersebut terlihat dari antusias para guru, wali murid, serta siswa-siswi SD Muhammadiyah 1 Sidoarjo dengan sekitar 190 peserta yang mengikuti rangkaian kegiatan ini.
Kepala SD Muhammadiyah 1 Sidoarjo, Moh Saifullah Rochim SE MPd, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Ia menilai edukasi tentang kesehatan gigi sangat penting untuk ditanamkan sejak dini agar anak-anak memiliki kebiasaan hidup sehat dan lebih peduli terhadap kesehatan diri mereka.
“Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat bagi siswa maupun orang tua. Kami berharap edukasi yang diberikan mampu meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak usia sekolah,” ujarnya.
Sementara itu, Dekan FKG Umsida, drg Lila Muntadir SpOrt menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan perwujudan dari visi, misi, dan tujuan FKG Umsida yang berfokus pada promotif preventif pada masyarakat baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat umum terutama di daerah rural.
Menurutnya, Abdimas ini juga menjadi bagian dari tanggung jawab akademik kampus untuk memberikan kontribusi langsung kepada masyarakat.
“Kesehatan gigi pada anak tidak hanya berkaitan dengan kesehatan fisik, tetapi juga mempengaruhi kepercayaan diri, tumbuh kembang, dan kualitas hidup anak di masa depan,” tuturnya.
Rangkaian Penyuluhan Kesehatan yang mendalam

Berbagai kegiatan promotif dan preventif dilaksanakan dalam program ini.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut sebagai wujud deteksi dini terhadap kelainan gigi, edukasi kesehatan gigi anak, yang disambung dengan edukasi tentang karies gigi dan pencegahannya, edukasi kelainan susunan gigi (maloklusi).
Di akhir Abdimas, FKG Umsida membuka sharing session bersama orang tua dan wali siswa, hingga kegiatan sikat gigi bersama yang berlangsung meriah dan interaktif.
Abdimas ini juga melibatkan mahasiswa FKG Umsida yang berperan aktif dalam memberikan pendampingan serta edukasi secara langsung kepada siswa.
Dokter gigi memeriksa gigi anak didampingi oleh mahasiswa.
Dengan pendekatan yang menyenangkan dan komunikatif, sehingga anak-anak tampak antusias mengikuti setiap sesi kegiatan.
“Kami berharap Abdimas ini bisa meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya perawatan kesehatan gigi dan mulut sejak dini,” terang drg Lila.
Lihat juga: Tren Behel Fashion, Pakar Umsida: Tidak Direkomendasikan
Menurutnya, edukasi promotif dan preventif menjadi langkah strategis dalam menekan risiko semua kelainan gigi pada anak sejak dini terutama karies gigi sekaligus membentuk generasi yang sehat, tumbuh berkembang optimal, tangguh dan berprestasi.(Fani/ Dhona)














