satanic dan seni

Gunakan Simbol Satanic Saat Perayaan Seni, Ini Tanggapan Pakar Umsida

Umsida.ac.id – Penggunaan simbol, atribut, hingga adegan penyembelihan kambing dalam sebuah pertunjukan yang ramai disebut “satanic” di media sosial menuai perhatian publik. 

Fenomena tersebut memunculkan perdebatan mengenai batas antara ekspresi seni, hiburan, dan nilai-nilai keislaman.

Lihat juga: Desil Banyak Dipersoalkan, Pakar Umsida Beri Penjelasan

Dosen Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida), Dzulfikar Akbar Romadlon SFilI MUd, turut memberikan pandangan mengenai penggunaan simbol satanic dari perspektif Islam.

Menurutnya, simbol yang digunakan dalam suatu pertunjukan perlu dilihat berdasarkan makna dan konteks penggunaannya.

Simbol Satanic dalam Perspektif Islam

Dzulfikar menjelaskan bahwa salah satu simbol yang menjadi sorotan adalah bintang terbalik yang dikenal sebagai Sigil of Baphomet. 

Ia juga menjelaskan bahwa istilah Baphomet memiliki sejarah panjang.

“Uniknya bahwa istilah Baphomet, menurut sebagian sejarawan, sebenarnya berasal dari kata Muhammad, saat terjadi perang antara dunia Barat dengan Islam,” jelasnya.

Menurut Dzulfikar, istilah tersebut mengalami distorsi dalam penggunaannya di Eropa dan dikaitkan dengan setan serta penyembahan berhala sekitar tahun 1098.

Sementara penggambaran Baphomet dengan tubuh wanita dan kepala kambing baru muncul kemudian dan digunakan oleh kelompok satanic dalam berbagai aktivitas penyembahan kepada setan.

“Dengan adanya kejadian ini maka penggunaan simbol satanic tersebut hukumnya haram,” tegasnya.

Batas Ekspresi Seni dan Nilai Islam
satanic dan seni 2 4
Dok Instagram

Menurut Dzulfikar, seni dan budaya pada dasarnya merupakan bentuk ekspresi dari cara pandang suatu masyarakat. 

Karena itu, kebebasan berekspresi dalam seni tetap perlu memperhatikan nilai yang dibawa oleh ekspresi tersebut.

Ia mencontohkan bagaimana Walisongo dahulu melakukan Islamisasi terhadap budaya Jawa yang kental dengan unsur Hinduisme. 

“Mereka mengajarkan dengan merubah kisah-kisah yang diceritakan saat itu sehingga sesuai dengan nalar Islam,” tuturnya.

Lantas ia merujuk pada kaidah ushul fikih, al-aṣlu fī al-shay’ al-ibāḥah illā mā dalla ad-dalīl ‘alā khilāfih, yang berarti asal dari segala sesuatu adalah boleh kecuali terdapat dalil yang menjelaskan hukum lainnya.

Lihat Juga :  Marak Judol dan Pinjol, KKN P 20 Umsida Edukasi Warga Pucangsari

“Maka mengekspresikan kesenian itu boleh, namun perlu dilihat apakah itu ada unsur yang diharamkan,” ujarnya.

Menurutnya, apabila ekspresi yang ditampilkan sebagaimana gambaran dalam video yang beredar menunjukkan ritual pemujaan setan, maka hukumnya menjadi haram karena mengandung unsur kesyirikan. 

Ia juga menyebut penggunaan simbol agama lain memiliki ketentuan tersendiri dalam Islam, termasuk sebagaimana Fatwa MUI No. Kep-02/SKF-MUI/JTM/XII/2014 tentang Hukum Memakai atau Menggunakan Atribut atau Simbol dari Agama Lain.

Edukasi Keagamaan Perlu Diperkuat

Dzulfikar berpendapat bahwa penggunaan simbol yang kontroversial tetap perlu menjadi perhatian meskipun diklaim sebagai bagian dari seni atau hiburan, terlebih apabila ditampilkan dalam kegiatan yang berkaitan dengan acara keislaman.

“Iya perlu dipersoalkan, jika kegiatan itu terkait dengan acara keislaman, maka pihak ulama yang terdekat perlu melakukan edukasi agar hal semacam ini tidak terjadi lagi,” katanya.

Menurutnya, penggunaan simbol satanic juga dapat muncul karena keinginan anak muda untuk mengikuti tren dan menciptakan sesuatu yang berbeda agar mendapatkan perhatian. 

Ia mengutip pepatah Arab, “Khālif tu‘raf”, yang bermakna membuat sesuatu yang berbeda agar dikenal.

Karena itu, edukasi dinilai penting agar kreativitas tetap dapat berkembang tanpa mengabaikan nilai agama.

Penyembelihan Kambing Perlu Dilihat dari Niat
satanic dan seni 2
Dok Instagram

Terkait adegan penyembelihan kambing secara terbuka, Dzulfikar mengatakan bahwa hal itu perlu dilihat dari niat di balik tindakan tersebut.

“Jika tidak ada niatan untuk membuat ritual tertentu maka pendekatannya nasehat dan pengarahan. Namun jika ada niatan yang keluar dari ajaran agama Islam maka perlu ada penindakan dari yang berwenang,” jelasnya.

Lihat juga: Iklim Jadi Ancam Ketahanan Pangan, Pakar Umsida Dorong Pertanian Adaptif

Meski demikian, ia menekankan bahwa prinsip tashabbuh bil-kuffār, yakni menyerupai orang-orang kafir, memiliki ketentuan hukum tersendiri dalam Islam.

“Namun apapun itu, tashabbuh bil-kuffār menyerupai orang-orang kafir hukumnya haram,” pungkasnya.(Dhona)

Sumber: Dzulfikar Akbar Romadlon SFilI MUd

Berita Terkini

Bramasgana umsida bantu NTT (2)
Bramasgana Umsida Berangkat ke NTT, Fokus Pulihkan 2 Hal
September 30, 2026By
duta pencerah 2026 2
Tutup Fortama, Umsida Kukuhkan Duta Pencerah 2026 Hingga Ajak Lawan LGBT
September 28, 2026By
maba 2026 (2)
UKM Umsida Ajak Maba 2026 Temukan Ruang Mengembangkan Diri
September 28, 2026By
mastama 2026
Mastama Umsida 2026 Kenalkan Ortom Kampus Lewat Konsep Baru
September 27, 2026By
wali mahasiswa baru umsida (2)
Mengapa Wali Mahasiswa Mempercayakan Putra-Putrinya ke Umsida?
September 26, 2026By
sinergi pendidikan dengan wali maba
Percayakan Pendidikan di Umsida, Fortawa 2026 Perkuat Sinergi Wali Maba
September 26, 2026By
fasilitator pkmu 2026
Menuju PKMU 2026, Fasilitator Umsida Didorong Hadir dengan Keteladanan
September 25, 2026By
Akidah dan Akhlak
Jelang PKMU 2026, Umsida Matangkan Kesiapan Pendampingan Akidah dan Akhlak
September 23, 2026By

Riset & Inovasi

PLP SDN Sidokumpul
Siswa SDN Sidokumpul Peringati Kesaktian Pancasila Bersama Tim PLP 2 Umsida
October 5, 2026By
kunjungan perpustakaan daerah 2
Kunjungi Perpustakaan Daerah, PLP 2 Umsida Tumbuhkan Minat Baca Siswa
September 24, 2026By
Pasar Desa Samiler
Buka Pasar Desa Samiler, PPK Ormawa Himagro Sajikan Nuansa Tradisional
September 22, 2026By
ekspor gula kelapa
Siapkan Produk Gula Kelapa Siap Ekspor, Umsida Dampingi PT Delima Nira Natural
September 21, 2026By
beras rumput laut
Keunggulan Diarice, Beras Analog dari Rumput Laut yang Kaya Nutrisi
September 16, 2026By

Prestasi

Pojok Statistik Umsida Ranking 1 Nasional (2)
Pojok Statistik Umsida Raih Ranking 1 Nasional Tahun 2026
October 5, 2026By
tim jenggolo ikuti kmhe 2026
Tim Jenggolo Umsida Siap Bawa Arshaka V2 ke KMHE 2026
October 2, 2026By
world university rankings (2)
Masuk THE World University Rankings 2027, Umsida Perkuat Rekognisi Internasional
October 1, 2026By
penghargaan Pojok Statistik Umsida
Pojok Statistik Umsida Kembali Jadi Terbaik 1 Nasional BPS RI
September 30, 2026By
beras analog rumput laut 2
DIARICE, Inovasi Rumput Laut Jadi Beras Analog Karya Umsida Lolos KMI Expo 2026
September 10, 2026By

Opini

bijak menggunakan teknologi AI (Pexels)
Teknologi Tak Bisa Dibendung, Ini Cara Bijak Penggunaan AI
October 2, 2026By
kebutuhan air data center AI (Pexels)
Benarkah AI Menguras Jatah Air Bersih? Ini Kata Pakar Umsida
October 1, 2026By
karhutla (Dok Antara Foto)
Mengapa Karhutla Terus Berulang? Bagaimana Mencegahnya?
September 23, 2026By
politik uang dalam Muhammadiyah 5
Politik Uang dalam Muhammadiyah
September 22, 2026By
solusi data desil
Desil Banyak Dipersoalkan, Pakar Umsida Beri Penjelasan
September 11, 2026By