aplikasi kesehatan kidney guard

Aplikasi Kesehatan Kidney Guard Antar Mahasiswa Umsida Raih Penghargaan di Pilmapres VI 2026

Umsida.ac.idTak hanya dosen dan para laboran saja yang baru saja menorehkan prestasi membanggakan, mahasiswa Program Studi D4 Manajemen Informasi Kesehatan (MIK) Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Fikes Umsida), juga baru saja mengharumkan nama almamater.

Syifa’ Suryaning Ati, seorang mahasiswa semester 6, berhasil meraih penghargaan terbaik kategori pemberdayaan masyarakat dalam ajang Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) VI Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) tahun 2026 pada Sabtu, (18/4).

Lihat juga: Aplikasi Renalmu.com, Inovasi Dosen Umsida Dorong Transformasi Digital Pelayanan Hemodialisis di Rumah Sakit

Capaian ini adalah contoh bahwa mahasiswa Umsida tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat. 

“Tentunya saya merasa bersyukur dan senang ketika dinyatakan sebagai yang terbaik. Capaian ini memotivasi saya untuk terus mengembangkan program pemberdayaan yang berkelanjutan dan berdampak luas,” ujarnya.

Inovasi Aplikasi  untuk Cegah Gagal Ginjal

aplikasi kesehatan kidney guard

Dalam kompetisi ini, Syifa’ mengusung program pemberdayaan masyarakat melalui aplikasi bernama Kidney Guard.

Program ini berfokus pada pencegahan gagal ginjal kronis yang saat ini kasusnya terus meningkat.

Aplikasi ini dirancang sebagai solusi yang mudah diakses masyarakat. 

Berbagai fitur disematkan untuk membantu pengguna menjaga kesehatan ginjal secara mandiri.

“Aplikasi ini dilengkapi dengan kalkulator asupan gula, garam, dan lemak, water reminder, modul edukasi interaktif, serta fitur self monitoring. Jadi bukan hanya sebagai tracker, tapi juga asisten kesehatan pribadi,” jelas Syifa’.

Pemilihan tema ini tidak lepas dari keprihatinannya terhadap rendahnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan ginjal.

Lihat Juga :  Fikes Umsida Galakkan Edukasi Kesehatan Reproduksi di SMA An Nur Malang

Ia melihat gaya hidup tidak sehat, seperti pola makan yang kurang terkontrol dan jarang mengkonsumsi air putih, menjadi salah satu faktor meningkatnya risiko penyakit tersebut.

“Saya melihat perlu ada solusi yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Karena hampir semua orang menggunakan smartphone, aplikasi ini diharapkan bisa menjangkau masyarakat lebih luas,” tambahnya.

Menyederhanakan Isu Kesehatan yang Kompleks

aplikasi kesehatan kidney guard

Dalam proses persiapan, Syifa’ menghadapi tantangan dalam menyederhanakan isu kesehatan yang kompleks agar mudah dipahami masyarakat. 

Hal ini ia tujukan agar edukasi yang diberikan dapat diterima dengan baik.

“Tantangan terbesar adalah menyampaikan isu gagal ginjal kronis dengan bahasa sederhana, tapi tetap akurat. Saya mengatasinya dengan berdiskusi bersama dosen pembimbing dan membaca jurnal sebagai referensi,” ungkapnya.

Program ini, imbuhnya, tidak hanya memberikan informasi, tetapi juga mendorong perubahan perilaku secara langsung.

Selain itu, peran kampus dan program studi sangat besar dalam mendukung keberhasilannya. Mulai dari pembekalan akademik hingga pendampingan intensif dari dosen.

“Dosen tidak hanya membimbing secara teknis, tetapi juga memberikan motivasi dan masukan selama proses persiapan,” tuturnya.

Bagi Syifa’, momen paling berkesan dalam ajang ini bukan hanya saat meraih penghargaan, tetapi juga selama proses persiapan hingga pelaksanaan.

Lihat juga: Mahasiswa Ini Meraih 8 Penghargaan dalam Kurun Waktu 3 Bulan

“Pengalaman ini sangat berarti karena saya belajar, berkembang, dan berani menguji diri sendiri,” pungkasnya.(Elfirarm)

Berita Terkini

Anies kepemimpinan transformatif 1
Bahas Kepemimpinan Transformatif, Anies Baswedan: Pemimpin Berbeda dengan Pejabat
April 24, 2026By
tuntutan BEM PTMAI untuk DPRD Jawa Timur
BEM Umsida Turut Kawal 25 Tuntutan BEM PTMAI Zona V kepada DPRD Jawa Timur
April 13, 2026By
jalur masuk Umsida tanpa tes
Tetap Tenang, Umsida Buka Banyak Jalur Pendaftaran Maba 2026 Tanpa Tes
April 9, 2026By
Umsida jadi kebanggan Sidoarjo
Jadi Kebanggaan Sidoarjo, Sekda Sanjung Implementasi ‘Kampus Berdampak’ Umsida
April 6, 2026By
penyerahan bingkisan idul fitri
Sinergi Umsida Bagikan Bingkisan Idul Fitri untuk Pegawai Supporting di 3 Kampus
March 16, 2026By
program studi univ muhammadiyah Sidoarjo terakreditasi unggul
Umsida Teguhkan Langkah Menuju ASEAN Recognition 2038
February 13, 2026By
penghargaan dosen dan tendik, prof syafiq
Puluhan Tahun Mengabdi, Umsida Beri Penghargaan kepada Dosen dan Tendik di Milad ke-37
February 10, 2026By
abdimas prof Sigit 1
Prof Sigit Soal Makna Guru Besar: Ilmu Tanpa Pengabdian akan Tak Bermakna
February 10, 2026By

Riset & Inovasi

pengolahan sampah organik
Kurangi Sampah Organik yang Menumpuk di Daerah NTT, Dosen Umsida Lakukan Ini
April 22, 2026By
pendirian daycare lansia 1_11zon
Pendirian Daycare Lansia, Cara Abdimas Umsida Perkuat Layanan Sosial di Masyarakat
April 16, 2026By
abdimas tepung pakcoy 2
Tepung Pakcoy, Inovasi Dosen Umsida yang Siap Diproduksi Masyarakat Secara Mandiri
April 15, 2026By
kontrol produksi garam berbasis iot
Dosen Umsida Kembangkan PLTS untuk Kontrol Produksi Garam Menggunakan IoT
March 30, 2026By
daycare lansia 1
Tim PKM Umsida Dampingi Program Daycare Lansia Bersama PRA Boro
February 27, 2026By

Prestasi

media pembelajaran mik umsida 1
Buat Media Pembelajaran Interaktif, MIK Umsida Raih Juara 1 Nasional IMRC 2026
April 28, 2026By
penghargaan pwmu.co
Umsida Raih Penghargaan dari PWMU.CO, Jadi Energi Positif untuk Terus Berkembang
April 25, 2026By
prestasi mahasiswa fisioterapi
Mahasiswa Fisioterapi Umsida Raih Juara di Physio Fest Nasional 2026
April 10, 2026By
atlet tapak suci umsida
Latihan Mandiri Atlet Tapak Suci Ini Berbuah Manis di Bumi Open 14th Championship 2026
April 9, 2026By
tapak suci umsida di pakubumi open 2026
Borong 14 Emas di Pakubumi Open 2026, Tapak Suci Umsida Tunjukkan Dominasi di Level Internasional
April 8, 2026By