Ajak Mahasiswa Kritis Lihat Fenomena Hukum, IMM Adakan Diskusi Publik

Umsida.ac.id – Untuk melatih mahasiswa Program studi (Prodi) Hukum selalu kritis dalam melihat keadaan disekitar kita, terutama Undang Undang Cipta Kerja yang eksistensinya menuai pro dan kontra. Untuk itu, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Komisariat Salahuddin Al Ayyubi (Komsay) Prodi Hukum Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) selenggarakan acara Nonton bareng (Nobar) Film dokumenter dengan judul Karpet Merah Oligarki, Sabtu (23/10).

Acara tersebut menghadirkan pemateri yakni Firda Rakhmayanti (Sekretaris bidang (Sekbid) Hikmah Pimpinan Cabang (PC) IMM Sidoarjo) dan kegiatan tersebut diikuti oleh mahasiswa Prodi Hukum yang telah mendaftar.

Selanjutnya, pada saat penyampaian materi Firda Rakhmayanti menjelaskan pesan tentang film tersebut. “Setelah kita melihat film bersama-sama, terdapat beberapa kejanggalan dalam membuat Undang-undang tersebut, karena banyak sekali yang digabung, sehingga menjadi satu yaitu Omnibus Law, terus kemudian, mengapa proses waktu yang begitu cepat dalam mengambil keputusan,” tuturnya.

Tidak hanya itu, di dalam film tersebut menampilkan beberapa korban tenaga kerja yang terkena Pemberhentian Hubungan Kerja (PHK). “Undang-undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja memang terdapat beberapa pasal yang merugikan para buruh dan karyawan seperti pasal 88C ayat 1 dan 2 mengatur upah minimum, pasal 59 mengatur kontrak kerja yang batas waktunya dihilangkan, pasal 66 mengatur outsourcing, pasal 156 pesangon di kurangi dari 32 bulan menjadi 25 bulan, dan yang paling parah pasal 155A mengatur PHK,” jelasnya.

Kemudian, setelah penyampaian materi, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab, agar peserta bisa memberikan analisis konflik dan solusi terkait masalah-masalah yang timbul di masyarakat. “Saya ingin, para peserta bisa menanggapi dengan argumen masing-masing, apalagi di forum ini merupakan calon sarjana Hukum,” tutur Sekbid IMM Sidoarjo.

Tegar Wibowo selah satu peserta menyampaikan argumennya pada saat sesi tanya jawab. “Yang harus kita lakukan adalah memperbarui segala aspek, dari mulai tenaga kerja yang terkena PHK itu bisa kita alihkan profesi, salah satunya sosialisasi minat bakat, mungkin dengan cara berjualan, dengan cara membuat kerajinan, agar masyarakat lebih kreatif dan tidak terjadi ketimpangan sosial,” terangnya.

Yang terakhir, Firda Rakhmayanti berharap mahasiswa Prodi Hukum lebih baik dalam melihat kasus masyarakat. “Semoga pasal Omnibus law bisa dipertimbangkan lagi, agar tidak terjadi korban berikutnya, dan juga mahasiswa Hukum Umsida bisa kritis dalam melihat kasus masyarakat agar tidak terjadi demo-demo di kemudian hari,” pungkasnya.

Ditulis : Muhammad asrul Maulana

Berita Terkini

Anies kepemimpinan transformatif 1
Bahas Kepemimpinan Transformatif, Anies Baswedan: Pemimpin Berbeda dengan Pejabat
April 24, 2026By
tuntutan BEM PTMAI untuk DPRD Jawa Timur
BEM Umsida Turut Kawal 25 Tuntutan BEM PTMAI Zona V kepada DPRD Jawa Timur
April 13, 2026By
jalur masuk Umsida tanpa tes
Tetap Tenang, Umsida Buka Banyak Jalur Pendaftaran Maba 2026 Tanpa Tes
April 9, 2026By
Umsida jadi kebanggan Sidoarjo
Jadi Kebanggaan Sidoarjo, Sekda Sanjung Implementasi ‘Kampus Berdampak’ Umsida
April 6, 2026By
penyerahan bingkisan idul fitri
Sinergi Umsida Bagikan Bingkisan Idul Fitri untuk Pegawai Supporting di 3 Kampus
March 16, 2026By
program studi univ muhammadiyah Sidoarjo terakreditasi unggul
Umsida Teguhkan Langkah Menuju ASEAN Recognition 2038
February 13, 2026By
penghargaan dosen dan tendik, prof syafiq
Puluhan Tahun Mengabdi, Umsida Beri Penghargaan kepada Dosen dan Tendik di Milad ke-37
February 10, 2026By
abdimas prof Sigit 1
Prof Sigit Soal Makna Guru Besar: Ilmu Tanpa Pengabdian akan Tak Bermakna
February 10, 2026By

Riset & Inovasi

pengolahan sampah organik
Kurangi Sampah Organik yang Menumpuk di Daerah NTT, Dosen Umsida Lakukan Ini
April 22, 2026By
pendirian daycare lansia 1_11zon
Pendirian Daycare Lansia, Cara Abdimas Umsida Perkuat Layanan Sosial di Masyarakat
April 16, 2026By
abdimas tepung pakcoy 2
Tepung Pakcoy, Inovasi Dosen Umsida yang Siap Diproduksi Masyarakat Secara Mandiri
April 15, 2026By
kontrol produksi garam berbasis iot
Dosen Umsida Kembangkan PLTS untuk Kontrol Produksi Garam Menggunakan IoT
March 30, 2026By
daycare lansia 1
Tim PKM Umsida Dampingi Program Daycare Lansia Bersama PRA Boro
February 27, 2026By

Prestasi

media pembelajaran mik umsida 1
Buat Media Pembelajaran Interaktif, MIK Umsida Raih Juara 1 Nasional IMRC 2026
April 28, 2026By
penghargaan pwmu.co
Umsida Raih Penghargaan dari PWMU.CO, Jadi Energi Positif untuk Terus Berkembang
April 25, 2026By
prestasi mahasiswa fisioterapi
Mahasiswa Fisioterapi Umsida Raih Juara di Physio Fest Nasional 2026
April 10, 2026By
atlet tapak suci umsida
Latihan Mandiri Atlet Tapak Suci Ini Berbuah Manis di Bumi Open 14th Championship 2026
April 9, 2026By
tapak suci umsida di pakubumi open 2026
Borong 14 Emas di Pakubumi Open 2026, Tapak Suci Umsida Tunjukkan Dominasi di Level Internasional
April 8, 2026By