ivsc 2026

IVSC 2026, Umsida dan 4 Negara Ini Kolaborasikan Short Course dan Kompetisi Internasional

Umsida.ac.id – Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Ikom Umsida) kembali menghadirkan International Virtual Short Course (IVSC) 2026 tahun ketiga, program internasional yang mempertemukan mahasiswa, akademisi, dan praktisi dari berbagai negara dalam satu ruang pembelajaran virtual.

Kegiatan yang berlangsung pada 30 Juni hingga 3 Juli 2026 ini mengusung tema Digital Culture and Intercultural Connectivity. 

Lihat juga: Umsida dan Pemerintah Provinsi Loei Thailand Perpanjang MoU dan 8 MoA

Sebanyak 300 peserta dari enam perguruan tinggi di empat negara mengikuti rangkaian kegiatan yang diselenggarakan melalui kolaborasi dengan Universiti Sains Islam Malaysia (USIM), Akemi Business School (India), Pangasinan State University (Filipina), Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), dan Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur (UPNVJT).

Di program ini, peserta mengikuti kuliah internasional sekaligus berdiskusi mengenai perkembangan komunikasi, media digital, budaya, bisnis, kewirausahaan, hingga pengembangan sumber daya manusia dari perspektif global.

IVSC 2026 Lebih Komprehensif

ivsc 2026

Sekretaris Program Studi Ilmu Komunikasi Umsida, Istiqomah MMedKom, menjelaskan bahwa penyelenggaraan IVSC tahun ini mengusung konsep yang lebih segar dari tahun-tahun sebelumnya.

Sebelumnya, kata Isti, IVSC lebih berfokus pada seminar internasional, kini konsepnya dikembangkan menjadi lebih komprehensif melalui perpaduan international lectures, scientific sharing sessions, dan berbagai kompetisi kreatif.

“Jadi peserta tidak hanya memperoleh wawasan akademik, tetapi juga memiliki ruang untuk mengekspresikan kreativitas dan mengembangkan kompetensinya,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa kehadiran akademisi dan praktisi dari berbagai negara semakin memperkuat internasionalisasi Umsida dan membuka ruang kolaborasi dan pertukaran gagasan lintas budaya.

Wujud Internasionalisasi Ilmu Komunikasi Umsida

ivsc 2026

Menurut Isti, IVSC bukan sekadar kegiatan tahunan, tetapi bagian dari strategi memperkuat internasionalisasi pendidikan tinggi.

Lihat Juga :  Magang di PT Mellcoir Sport Indonesia, Mahasiswa Umsida Ikut Expo UMKM di Jakarta

Ia mengatakan bahwa melalui program tersebut mahasiswa memiliki kesempatan berdiskusi langsung dengan akademisi internasional tanpa harus meninggalkan Indonesia. 

“Kami percaya bahwa tantangan komunikasi saat ini bersifat global,” terang Isti.

Oleh karena itu, imbuhnya,mahasiswa perlu dibekali tidak hanya dengan teori, tetapi juga pengalaman berdiskusi bersama akademisi dari berbagai negara, memahami perspektif lintas budaya, serta membangun jejaring internasional sejak masih berada di bangku kuliah.

Ia menambahkan bahwa IVSC kini telah berkembang menjadi agenda tahunan sekaligus menjadi salah satu identitas internasional Fakultas Bisnis, Hukum, dan Ilmu Sosial (FBHIS) Umsida.

Selain mengikuti kuliah internasional, peserta juga berpartisipasi dalam berbagai kompetisi yang menjadi bagian dari IVSC 2026, yakni Opinion Writing Competition, Podcast Competition, Poster Competition, serta Insta Reels and TikTok Competition.

Hingga memasuki pertengahan rangkaian acara, pelaksanaan IVSC 2026 berjalan lancar dengan antusiasme peserta yang tinggi. 

“Interaksi yang terjalin selama kegiatan menunjukkan bahwa IVSC tidak hanya menjadi ruang belajar, tetapi juga menjadi forum kolaborasi, pertukaran ide, dan penguatan relasi global,” ungkap Isti.

Sementara itu, Dekan Fakultas Bisnis, Hukum, dan Ilmu Sosial (FBHIS) Umsida, Dr Poppy Febriana MMedKom, berharap IVSC 2026 mampu memberikan pengalaman akademik yang bermakna bagi seluruh peserta.

Lihat juga: Halal Lifestyle Jadi Tren Global, Prof Hana Jelaskan Penyebabnya

“Semoga seluruh peserta memperoleh pengetahuan baru, aktif berdiskusi, dan menjadikan IVSC 2026 sebagai pengalaman yang berkesan,” tutupnya.(Mega)