Umsida.ac.id – Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) akan menggelar kuliah umum bertema “Kepemimpinan Transformasional dan Masa Depan Indonesia” pada Jumat (24/04/2026) di Auditorium KH Ahmad Dahlan, Kampus 1 Umsida.
Kegiatan ini menghadirkan tokoh nasional yakni H Anies Rasyid Baswedan SE MPP PhD dan menjadi kolaborasi antara pihak kampus dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Umsida.
Lihat juga: Jadi Kebanggaan Sidoarjo, Sekda Sanjung Implementasi ‘Kampus Berdampak’ Umsida
Kuliah Umum Umsida Perkuat Nuansa Akademik
Penanggung jawab kegiatan, Dr Nurdyansyah MPd, menjelaskan bahwa penyelenggaraan kuliah umum ini bertujuan untuk memperkuat nuansa akademik di lingkungan mahasiswa Umsida.
“Melalui kuliah umum ini, kami ingin meningkatkan nuansa akademik mahasiswa Umsida melalui kuliah umum sekaligus memberikan pengalaman bagi mahasiswa untuk berkegiatan di level nasional,” ujarnya.
Selain itu, kegiatan ini ditujukan untuk memberikan pembaruan wawasan terkait isu-isu terkini di dunia pendidikan.
Dr Nur menambahkan bahwa hingga saat ini, persiapan acara telah mencapai 95 persen, baik dari sisi teknis maupun non teknis.
Peserta yang akan hadir meliputi pimpinan universitas, stakeholder Umsida, PDM, PDA, Organisasi Otonom Muhammadiyah, siswa SMA/K sederajat, serta dosen dan tenaga kependidikan.
Hadirkan Anies Baswedan sebagai Tokoh Inspiratif

Pemilihan Anies Baswedan sebagai narasumber bukan tanpa alasan.
Dr Nur menjelaskan bahwa sosok Anies merupakan tokoh nasional yang memiliki perhatian besar di bidang pendidikan.
“Beliau memiliki pengalaman sebagai Rektor Universitas Paramadina dan juga dikenal sebagai founder Indonesia Mengajar di era kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono,” jelas Dr Nur.
Dengan latar belakang tersebut, lanjutnya, kehadiran Anies diharapkan mampu memberikan inspirasi sekaligus perspektif baru bagi mahasiswa, khususnya dalam memahami kepemimpinan transformasional di masa depan.
Disambut Antusias Mahasiswa dan Kolaborasi BEM

Ketua BEM Umsida, Bagus Arif Rizki Refandi, mengungkapkan bahwa BEM turut terlibat aktif dalam penyelenggaraan acara ini, terutama dari kementerian keagamaan BEM.
Menurutnya, kolaborasi antara BEM dan pihak kampus menjadi pengalaman yang membanggakan.
“Awalnya kami tidak menyangka bisa menghadirkan tokoh seperti Pak Anies, tapi ini menjadi kebanggaan dan kehormatan bagi kami,” ungkapnya.
Dari sisi partisipasi, antusiasme mahasiswa disebut sangat tinggi. Bahkan, kuota peserta sebanyak 800 orang yang dibuka melalui SIOMAH langsung habis dalam waktu singkat.
“Dibuka pagi, siangnya sudah habis. Bahkan sampai sekarang masih banyak yang ingin ikut,” tambahnya.
Bagus juga menyampaikan bahwa ketertarikan tidak hanya datang dari mahasiswa Umsida, tetapi juga dari mahasiswa luar kampus yang ingin berpartisipasi di kegiatan tersebut.
Ia berharap kegiatan ini mampu membangkitkan semangat mahasiswa, khususnya kader Muhammadiyah, untuk berperan aktif dalam kehidupan berbangsa.
Lihat juga: Wamendikdasmen Jelaskan Rencana Pendidikan yang Lebih Merata di Indonesia
“Kita bukan hanya generasi perubahan, tapi juga aktor dari perubahan itu sendiri,” tegasnya.(Romadhona)



















