olahan labu siam 1

Labu Siam Melimpah di Baledono, KKN P 30 Umsida Buka Peluang Olahan Baru

Umsida.ac.id – Labu siam tumbuh melimpah di Desa Baledono, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan. 

Namun tidak semuanya berakhir di meja makan atau pasar. 

Sebagian dibiarkan tumbuh di pinggir jalan, dijadikan pakan ternak, bahkan dibuang karena warga belum memiliki banyak pilihan untuk mengolahnya.

Lihat juga: KKN P 46 Umsida Ajak Warga Gondang Olah Susu Jadi Produk Bernilai Tambah

Potensi tersebut mendorong mahasiswa KKN P Kelompok 30 Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) mencoba memberikan nilai tambah melalui produk Labu Siam Kering Balado.

Produk itu diperkenalkan sekaligus dipraktikkan bersama Kelompok Tani Lestari di Balai Desa Baledono pada Kamis, (20/8/2026).

Melimpah tapi Nilai Jualnya Masih Rendah

olahan labu siam 1

Ketua KKN P 30 Aldy Yonanda mengatakan ide tersebut muncul setelah tim melihat langsung kondisi hasil pertanian di desa.

Komoditas ini tersedia cukup banyak, tetapi pemanfaatannya belum sebanding dengan jumlah yang dihasilkan. 

Ketika dijual dalam kondisi segar, harganya pun relatif rendah.

“Banyak yang dibiarkan tumbuh liar di pinggir jalan karena tidak dipanen. Ada juga yang hanya dijual mentah dengan harga murah, dijadikan pakan sapi, bahkan dibuang karena masyarakat bingung harus mengolahnya menjadi apa,” ujar Aldy.

Dari persoalan itu, mahasiswa berdiskusi untuk mencari bentuk olahan yang relatif mudah dibuat masyarakat sekaligus memiliki peluang dipasarkan sebagai camilan.

Pilihan kemudian jatuh pada labu siam kering dengan bumbu balado.

Labu Siam Diolah Jadi Camilan Kering Balado

Tim KKN tidak hanya membawa produk jadi. 

Anggota Kelompok Tani Lestari diajak mengikuti langsung proses pembuatannya.

Lihat Juga :  KKN T 21 Buat Inovasi Lilin Aromaterapi dari Bunga Kenanga, Tingkatkan Kreatifitas PKK

Tahapan dimulai dari memilih bahan, mengupas dan mengiris labu siam, melakukan proses pengeringan, memberikan bumbu balado, hingga mengemas produk agar siap dipasarkan.

Salah satu anggota Kelompok Tani Lestari, Ira, mengaku baru terpikir menjadikan komoditas tersebut sebagai produk usaha setelah mengikuti kegiatan.

“Dari kegiatan ini, kami mendapatkan inspirasi baru untuk memanfaatkan labu siam sebagai usaha UMKM. Selama ini, kami tidak pernah terpikir bahwa labu siam bisa diolah menjadi camilan yang memiliki nilai jual lebih tinggi,” ungkapnya.

Buka Peluang Produk UMKM Baru

olahan labu siam 1

Ketertarikan tidak berhenti pada proses mencicipi atau mempraktikkan pembuatan produk.

Ketua Kelompok Tani Lestari, Hermin Mujianti, melihat Labu Siam Kering Balado berpeluang masuk sebagai tambahan produk pada usaha UMKM yang telah dijalankannya.

Salah satu pertimbangannya adalah bahan baku yang mudah ditemukan di sekitar desa serta kebutuhan modal produksi yang relatif terjangkau.

Lihat juga: Pupuk Organik Jadi Inovasi KKN P 22 dan 66 Umsida Olah Limbah dan Kebutuhan Petani

“Saya tertarik mengembangkan Labu Siam Kering Balado sebagai tambahan menu usaha UMKM saya. Bahannya mudah didapat dan modalnya cukup minim, hanya sekitar Rp10.000 sudah bisa menghasilkan delapan pouch siap jual,” ujar Hermin.

Respons tersebut menjadi peluang agar inovasi tidak berhenti sebagai produk selama masa KKN.

Jika terus diproduksi, Labu Siam Kering Balado berpeluang menjadi salah satu produk UMKM yang memanfaatkan hasil pertanian lokal sekaligus memberi nilai jual lebih tinggi bagi komoditas yang selama ini tersedia melimpah di desa.(Gabby)

Berita Terkini

Bramasgana umsida bantu NTT (2)
Bramasgana Umsida Berangkat ke NTT, Fokus Pulihkan 2 Hal
September 30, 2026By
duta pencerah 2026 2
Tutup Fortama, Umsida Kukuhkan Duta Pencerah 2026 Hingga Ajak Lawan LGBT
September 28, 2026By
maba 2026 (2)
UKM Umsida Ajak Maba 2026 Temukan Ruang Mengembangkan Diri
September 28, 2026By
mastama 2026
Mastama Umsida 2026 Kenalkan Ortom Kampus Lewat Konsep Baru
September 27, 2026By
wali mahasiswa baru umsida (2)
Mengapa Wali Mahasiswa Mempercayakan Putra-Putrinya ke Umsida?
September 26, 2026By
sinergi pendidikan dengan wali maba
Percayakan Pendidikan di Umsida, Fortawa 2026 Perkuat Sinergi Wali Maba
September 26, 2026By
fasilitator pkmu 2026
Menuju PKMU 2026, Fasilitator Umsida Didorong Hadir dengan Keteladanan
September 25, 2026By
Akidah dan Akhlak
Jelang PKMU 2026, Umsida Matangkan Kesiapan Pendampingan Akidah dan Akhlak
September 23, 2026By

Riset & Inovasi

PLP SDN Sidokumpul
Siswa SDN Sidokumpul Peringati Kesaktian Pancasila Bersama Tim PLP 2 Umsida
October 5, 2026By
kunjungan perpustakaan daerah 2
Kunjungi Perpustakaan Daerah, PLP 2 Umsida Tumbuhkan Minat Baca Siswa
September 24, 2026By
Pasar Desa Samiler
Buka Pasar Desa Samiler, PPK Ormawa Himagro Sajikan Nuansa Tradisional
September 22, 2026By
ekspor gula kelapa
Siapkan Produk Gula Kelapa Siap Ekspor, Umsida Dampingi PT Delima Nira Natural
September 21, 2026By
beras rumput laut
Keunggulan Diarice, Beras Analog dari Rumput Laut yang Kaya Nutrisi
September 16, 2026By

Prestasi

tim jenggolo ikuti kmhe 2026
Tim Jenggolo Umsida Siap Bawa Arshaka V2 ke KMHE 2026
October 2, 2026By
world university rankings (2)
Masuk THE World University Rankings 2027, Umsida Perkuat Rekognisi Internasional
October 1, 2026By
penghargaan Pojok Statistik Umsida
Pojok Statistik Umsida Kembali Jadi Terbaik 1 Nasional BPS RI
September 30, 2026By
beras analog rumput laut 2
DIARICE, Inovasi Rumput Laut Jadi Beras Analog Karya Umsida Lolos KMI Expo 2026
September 10, 2026By
snap and style
Snap and Style Antar Inovasi Bisnis Digital Umsida Tembus KMI Expo XVII 2026
September 9, 2026By

Opini

bijak menggunakan teknologi AI (Pexels)
Teknologi Tak Bisa Dibendung, Ini Cara Bijak Penggunaan AI
October 2, 2026By
kebutuhan air data center AI (Pexels)
Benarkah AI Menguras Jatah Air Bersih? Ini Kata Pakar Umsida
October 1, 2026By
karhutla (Dok Antara Foto)
Mengapa Karhutla Terus Berulang? Bagaimana Mencegahnya?
September 23, 2026By
politik uang dalam Muhammadiyah 5
Politik Uang dalam Muhammadiyah
September 22, 2026By
satanic dan seni
Gunakan Simbol Satanic Saat Perayaan Seni, Ini Tanggapan Pakar Umsida
September 15, 2026By