diverisifikasi olahan susu

KKN P 46 Umsida Ajak Warga Gondang Olah Susu Jadi Produk Bernilai Tambah

Umsida.ac.id – Mahasiswa KKN P Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) Kelompok 46 Desa Gondang, Kabupaten Mojokerto, menggelar program Pemberdayaan Kelompok PKK melalui Diversifikasi Produk Olahan Susu pada Selasa, (11/8/2026).

Kegiatan yang dihadiri 15 kader PKK memanfaatkan potensi susu di Desa Gondang menjadi produk bernilai tambah.

Lihat juga: Alat Pasteurisasi Susu, Inovasi Dosen dan Mahasiswa Umsida Bantu Mudahkan Peternak
Dalam praktiknya, peserta dikenalkan sekaligus dilibatkan langsung dalam pengolahan susu menjadi nugget susu, yogurt, dan keju.

Program ini tidak hanya berfokus pada keterampilan mengolah susu, tetapi juga untuk membuka wawasan masyarakat mengenai peluang pengembangan produk lokal yang berpotensi menjadi sumber pendapatan tambahan bagi keluarga sekaligus menambah variasi produk UMKM Desa Gondang.

Kembangkan Potensi Susu Desa Gondang

Penanggung Jawab Program Kerja, Elda Devina Yuwanti, menjelaskan bahwa susu tidak harus selalu dikonsumsi atau dipasarkan dalam bentuk segar.

Melalui proses pengolahan yang tepat, susu dapat dikembangkan menjadi produk yang lebih beragam dan memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.

“Kegiatan ini merupakan program Pemberdayaan Kelompok PKK melalui Diversifikasi Produk Olahan Susu. Program ini diadakan karena potensi susu di Desa Gondang masih dapat dikembangkan menjadi produk yang memiliki nilai tambah dan peluang ekonomi,” jelas Elda.

Sebelum pelaksanaan kegiatan utama, tim KKN melakukan sejumlah uji coba untuk menentukan produk olahan susu yang paling memungkinkan untuk dipraktekkan.

Pada tahap awal, tim KKN merencanakan pengolahan susu menjadi beberapa produk, termasuk yogurt, nugget susu, butter atau buttermilk, dan keju.

Namun, dalam proses uji coba, mahasiswa menemukan kendala pada pembuatan butter dan buttermilk.

“Susu segar yang digunakan memiliki kandungan lemak yang relatif rendah. Kondisi tersebut membuat proses pemisahan lemak yang diperlukan dalam pembuatan butter tidak berjalan optimal,” tuturnya.

Berdasarkan hasil uji coba tersebut, mahasiswa melakukan evaluasi dan menyesuaikan jenis produk yang akan didemonstrasikan kepada peserta.

Produk yang akhirnya dipilih dalam kegiatan utama adalah nugget susu, yogurt, dan keju karena dinilai lebih memungkinkan untuk diterapkan berdasarkan hasil uji coba yang telah dilakukan sebelumnya.

“Tujuan kami adalah memberikan keterampilan dan pengalaman baru kepada kelompok PKK agar mampu mengolah susu menjadi produk yang lebih beragam serta berpotensi dikembangkan secara mandiri,” ujar Elda.

Lihat Juga :  Tingkatkan Kesadaran Kebersihan Diri Anak dengan Edukasi Sanitasi oleh KKNP 42 Umsida

Ia menambahkan bahwa proses pelaksanaan kegiatan juga menghadapi sejumlah tantangan, terutama dalam hal koordinasi dan keterlibatan anggota selama persiapan.

“Selama pelaksanaan memang terdapat beberapa kendala, terutama dalam koordinasi dan keterlibatan beberapa anggota. Namun, Alhamdulillah, berkat kerja sama dan komunikasi yang baik, kegiatan dapat berjalan dengan lancar,” tambahnya.

Munculnya Berbagai Produk UMKM Susu

diverisifikasi olahan susu

Koordinator Desa KKN-P Kelompok 46, Bima Satria DW, mengapresiasi keterlibatan warga Desa Gondang dalam kegiatan tersebut.

Menurutnya, keterbukaan masyarakat, khususnya ibu-ibu PKK, memberikan dukungan besar terhadap kelancaran program kerja kedua yang dijalankan Kelompok KKN-P 46.

“Alhamdulillah, proker kedua ini berjalan lancar sampai akhir. Meski sempat menemui beberapa kendala, kegiatan tetap dapat berjalan dengan baik,” ungkap Bima.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para peserta yang bersedia hadir dan terlibat dalam kegiatan praktik pengolahan susu tersebut.

“Saya mengucapkan terima kasih banyak, terutama kepada ibu-ibu PKK yang sangat terbuka kepada kami dan berkenan hadir dalam kegiatan ini,” tuturnya.

Bima berharap keterampilan yang diperoleh melalui kegiatan tersebut tidak berhenti setelah program KKN selesai. Pengetahuan mengenai diversifikasi produk susu diharapkan dapat dikembangkan lebih lanjut oleh masyarakat.

“Harapannya, dengan adanya proker ini, ibu-ibu dapat berdaya secara ekonomi dan menambah produk UMKM lokal,” ungkapnya.

Menurutnya, peluang tersebut dapat dikembangkan secara bertahap dengan menyesuaikan bahan baku, kemampuan produksi, serta kebutuhan pasar.

Produk seperti yogurt, nugget susu, maupun keju dapat menjadi alternatif pemanfaatan susu yang lebih variatif dibandingkan hanya menjual atau mengonsumsinya dalam bentuk segar.

Kader PKK Antusias Ikuti Praktik Diversifikasi Susu

diverisifikasi olahan susu

Kegiatan yang diikuti 15 peserta tersebut mendapat respons positif dari kelompok PKK Desa Gondang. Ketua PKK Desa Gondang, Hj. Utami, menyampaikan bahwa para peserta menunjukkan antusiasme tinggi selama mengikuti rangkaian kegiatan.

“Alhamdulillah, ibu-ibu sangat antusias mengikuti kegiatan ini,” ungkapnya.

Lihat juga: UMKM Desa Balungtawun Naik Kelas melalui Program UMBIKA KKN P 72 Umsida

Beliau berharap praktik yang diberikan mahasiswa KKN P Umsida dapat dipahami dan diterapkan kembali oleh para peserta, baik untuk kebutuhan keluarga maupun dikembangkan menjadi kegiatan produktif.

“Harapannya, kegiatan ini dapat dipahami dan mampu menambah pendapatan keluarga. Terima kasih banyak, mahasiswa Umsida,” ujarnya.(Wisnu)

Berita Terkini

pentingnya menjaga ijazah (4)
Dirjen Kemdiktisaintek: Ijazah Itu Surat Tugas!
October 24, 2026By
wisudawan umsida
Umsida Kukuhkan 1.117 Wisudawan Berdaya Saing Global
October 24, 2026By
renstra Pusat Studi dan PUI Umsida (7)_11zon
Umsida Perkuat Pusat Studi dan PUI dengan Mengeksplorasi International Funding
October 21, 2026By
pengelolaan tracer study (5)
Belajar Pengelolaan Tracer Study, UMG Studi banding ke Umsida
October 20, 2026By
program peduli lingkungan (2)
PLP 2 Umsida Ajak Siswa Peduli Lingkungan Lewat Program Melati
October 19, 2026By
mahasiswa belajar ibadah 2
Tak Hanya Karakter, Umsida Ajak Mahasiswa Tingkatkan Kualitas Ibadah Lewat PKMU
October 18, 2026By
kunjungan IAD Probolinggo (2)
Kunjungi Umsida, IAD Probolinggo Perkuat Mutu Perguruan Tinggi
October 15, 2026By
hari kesehatan mental 1
Hari Kesehatan Mental, Satgas PPKPT dan Psikologi Umsida Buka Ruang Aman
October 12, 2026By

Riset & Inovasi

inovasi smartsea (4)
Ciptakan Smartsea, Mahasiswa Umsida Bantu Siswa Lancar Membaca
October 23, 2026By
media pembelajarn spin wheel
PLP 2 Umsida Buat Media Pembelajaran Spin Wheel untuk Siswa SD
October 22, 2026By
sosialisasi bullying (3)
Cegah Bullying Sejak Dini, PLP 2 Umsida Gelar Sosialisasi untuk Siswa SD
October 16, 2026By
Media Papan Interaktif Metamorfosis (4)
Buat Media Papan Interaktif Metamorfosis, PLP 2 Umsida Dukung Pembelajaran Siswa
October 15, 2026By
plp ajari matematika
Belajar Matematika dengan Cara Berbeda Bersama PLP 2 Umsida
October 14, 2026By

Prestasi

wisudawan terbaik umsida (5)
Wisudawan Terbaik Umsida Ungkap Kunci Raih IPK Tinggi dan Prestasi
October 25, 2026By
ranking appliededu umsida (3)
Umsida Raih Posisi 37 AppliedEdu Private University Ranking ASEAN 2027
October 21, 2026By
Pojok Statistik Umsida Ranking 1 Nasional (2)
Pojok Statistik Umsida Raih Ranking 1 Nasional Tahun 2026
October 5, 2026By
tim jenggolo ikuti kmhe 2026
Tim Jenggolo Umsida Siap Bawa Arshaka V2 ke KMHE 2026
October 2, 2026By
world university rankings (2)
Masuk THE World University Rankings 2027, Umsida Perkuat Rekognisi Internasional
October 1, 2026By

Opini

pengalamana wisudawan Katolik lulus dari Umsida (9)
Dari Flores, Pengalaman Wisudawan Katolik Tuntaskan Kuliah dengan Beasiswa Penuh di Umsida
October 25, 2026By
ilmu jadi amanah (6)
Ketika Ilmu Menjadi Sebuah Amanah
October 23, 2026By
kebijaksanaan atas gelar
Melampaui Gelar, Menuju Kebijaksanaan: Tanggung Jawab Intelektual dalam Membangun Peradaban
October 22, 2026By
olah sampah platik kemasan (3)
Gelar Adiwiyata, PLP 2 Umsida Ajari Ubah Sampah Plastik Kemasan Jadi Bunga Hias
October 14, 2026By
bijak menggunakan teknologi AI (Pexels)
Teknologi Tak Bisa Dibendung, Ini Cara Bijak Penggunaan AI
October 2, 2026By