Umsida.ac.id – KKN T 24 Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) menghadirkan Program SEHATI (Sehat dan Sadar Jaminan Kesehatan Indonesia) bagi masyarakat Desa Mindugading, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo, Sabtu (11/7/2026).
Program ini terdiri dari layanan pemeriksaan kesehatan gratis sekaligus Pojok Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan kesehatan dan memanfaatkan layanan kesehatan oleh pemerintah.
Lihat juga: Gelar Posyandu Remaja Perdana, KKN T 13 Umsida Disambut Hangat oleh Warga
Gandeng RS Emma dan Puskesmas

Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara mahasiswa KKN T 24 Umsida dengan RS Emma Mojokerto yang didampingi Puskesmas Kecamatan Tarik serta Bidan Desa Mindugading.
Ketua KKN Terpadu Kelompok 24, Anam, menjelaskan bahwa membuka peluang kolaborasi pelayanan kesehatan di wilayah Kecamatan Tarik.
Selama ini Pemerintah Desa Mindugading dan Puskesmas Kecamatan Tarik telah menjalin kerja sama dengan salah satu rumah sakit mitra.
“Jadi pelibatan RS Emma Mojokerto ini, tenaga kesehatan dari Puskesmas Kecamatan Tarik dan Bidan Desa Mindugading bisa membangun relasi baru dengan tim RS Emma Mojokerto,” terang Anam.
Dari kolaborasi perdana inilah ia berharap bisa menjadi langkah awal untuk membuka peluang kerja sama yang lebih luas dalam mendukung pelayanan kesehatan masyarakat Desa Mindugading.
Ia juga menjelaskan bahwa program ini juga menjadi sarana untuk mengubah stigma yang masih berkembang di tengah masyarakat bahwa berobat atau memeriksakan diri ke rumah sakit selalu membutuhkan biaya yang mahal.
Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Masyarakat
Program SEHATI dirancang tidak hanya untuk memberikan layanan pemeriksaan kesehatan, tetapi juga meningkatkan literasi masyarakat mengenai pemanfaatan JKN.
“Di sini masyarakat mendapat layanan gratis, edukasi tentang JKN, dan pemahaman bahwa akses pelayanan kesehatan dapat dimanfaatkan sesuai dengan hak kepesertaan yang dimiliki,” tuturnya.
Para tenaga kesehatan dari RS Emma Mojokerto memberikan pemeriksaan tekanan darah dan kadar gula darah secara gratis.
Sedangkan pada layanan JKN, warga mendapatkan penjelasan mengenai prosedur penggunaan JKN, cara mengakses fasilitas kesehatan, penggunaan aplikasi Mobile JKN, hingga administrasi kepesertaan.
Disambut Antusias Warga

Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya warga yang mengikuti pemeriksaan kesehatan maupun berkonsultasi di Pojok JKN.
Salah satu peserta, Rohmatun (63), mengaku senang dapat memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis tersebut.
“Saya senang sekali ada pemeriksaan kesehatan gratis seperti ini. Jadi bisa tahu kondisi kesehatan saya dan mendapat penjelasan langsung dari petugas,” ujarnya.
Informasi tersebut membuat Rohmatun lebih memperhatikan kondisi kesehatannya dan melakukan pemeriksaan lanjutan sesuai anjuran tenaga kesehatan.
Kepala Desa Mindugading juga mengapresiasi pelaksanaan Program SEHATI karena dinilai sangat membantu masyarakat, khususnya para lansia.
Lihat juga: KKN T 21 Buat Inovasi Lilin Aromaterapi dari Bunga Kenanga, Tingkatkan Kreatifitas PKK
“Terima kasih untuk mahasiswa Umsida dan juga mitra layanan kesehatan atas terselenggaranya kegiatan ini. Pemeriksaan kesehatan seperti ini sangat membantu masyarakat, terutama lansia, untuk mengetahui kondisi kesehatannya lebih awal,” tuturnya.
Ia menambahkan bahwa kehadiran Pojok JKN juga turut memberikan pemahaman kepada warga mengenai cara memanfaatkan layanan JKN dengan benar sehingga diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan.(Amanda)














