Umsida.ac.id – Unit Kegiatan Mahasiswa Kewirausahaan Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UKM Kewirausahaan Umsida) kembali menggelar Growpreneur 2026 di Gedung GKB 4 Kampus 2 Umsida pada Sabtu, (20/6/2026).
Kegiatan ini mengusung tema “Elevate Your Potential: Menciptakan Generasi Entrepreneur yang Siap Menghadapi Tantangan Masa Depan”.
Tujuannya adalah untuk membekali anggota UKM Kewirausahaan Umsida dengan wawasan, pola pikir, dan motivasi kewirausahaan agar mampu mengembangkan usaha yang inovatif, berkelanjutan, serta siap menghadapi tantangan bisnis di era digital.
Lihat juga: Terobosan UKM Kewirausahaan Umsida Gelar Lomba Vlog Promosi Lewat Storytelling 2026
Acara dibuka dengan sambutan Ketua Pelaksana, Aisyah Nurul Azizah, yang menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah hadir.
“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan wawasan dan motivasi dalam mengembangkan bisnis serta membantu mempersiapkan diri untuk menghadapi tantangan bisnis di masa depan,” ujar Aisyah.
Selanjutnya, Ketua Umum UKM Kewirausahaan Umsida, M Firsa Alfarizi, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wadah untuk meningkatkan wawasan, keterampilan, serta jiwa kewirausahaan para anggota.
“Growpreneur 2026 merupakan langkah strategis dalam mencetak mahasiswa yang mampu beradaptasi dan berinovasi di tengah perkembangan dunia bisnis,” terangnya.
Selanjutnya, Pembina UKM Kewirausahaan Umsida sekaligus Pembina UKM ini, Dr Wiwik Sulistiyowati ST MT, menekankan pentingnya mengikuti perkembangan teknologi dalam menjalankan usaha agar bisnis yang dibangun dapat terus berkembang dan mampu bersaing di era digital.
“Saya berharap anggota UKM Kewirausahaan UMSIDA terus berani menciptakan ide dan produk yang inovatif sehingga mampu menjadi wirausahawan yang unggul dan siap menghadapi tantangan di masa depan,” ujarnya.
Hal yang Harus Dimiliki oleh Enterpreneur

Dalam materinya, ia menjelaskan bahwa Growpreneur merupakan perjalanan membangun bisnis yang tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga terus berkembang dan berkelanjutan di tengah dinamika dunia usaha yang semakin kompetitif.
Dr Wiwik menjelaskan bahwa terdapat tiga unsur penting yang harus dimiliki seorang growpreneur, yaitu mindset, jangkauan (reach), dan jejaring sosial (networking).
Menurutnya, ketiga unsur tersebut menjadi fondasi utama dalam mengembangkan usaha agar mampu bertahan dan berkembang di tengah perubahan pasar yang berlangsung cepat.
“Ketiga unsur tersebut penting untuk membangun reputasi usaha sehingga muncul kepercayaan masyarakat terhadap produk kita,” ungkapnya.
Selain itu, ia juga memaparkan tahapan perjalanan seorang growpreneur, mulai dari Ideation, Startup, Survival, Growth, Scaling, Sustainability dan Innovation.
Menurutnya, tahapan tersebut menunjukkan proses perkembangan usaha dari tahap perencanaan hingga menjadi bisnis yang mampu tumbuh dan berinovasi secara berkelanjutan.
Dosen Teknik Industri tersebut menjelaskan beberapa indikator keberhasilan suatu usaha sehingga dapat dikategorikan sebagai growpreneur.
Indikator tersebut meliputi meningkatnya omzet setiap tahun, bertambahnya laba usaha, meningkatnya jumlah pelanggan, serta adanya perkembangan usaha yang berkelanjutan dari waktu ke waktu.
“Dalam menciptakan usaha yang dapat dikatakan sebagai growpreneur, kita harus mengetahui beberapa indikator keberhasilan, seperti meningkatnya omzet, bertambahnya laba usaha, serta kemampuan bisnis untuk tetap bertahan di tengah perubahan pasar,” ujarnya.
Arah Pengembangan UKM Kewirausahaan Umsida

Di akhir pemaparannya, Dr Wiwik memberikan evaluasi dan arahan kepada seluruh anggota agar organisasi terus berkembang melalui pengembangan produk dan lahirnya lebih banyak wirausaha muda.
Ia berharap UKM Kewirausahaan Umsida dapat menjadi wadah yang melahirkan entrepreneur yang inovatif dan siap menghadapi tantangan di era digital.
Salah satu peserta Growpreneur 2026, Febi Atika, mengaku mendapatkan banyak wawasan baru mengenai pengembangan usaha yang berkelanjutan.
Lihat juga: Umsida Entre Vibes Vol 1, Kolaborasi Kampus dan berbagai Mitra Usaha Nasional
“Saya mendapatkan banyak wawasan baru mengenai pentingnya mindset, networking, dan inovasi dalam mengembangkan usaha. Materi ini sangat membantu bagi mahasiswa yang ingin mulai berwirausaha maupun yang ingin mengembangkan usaha,” ungkapnya.(KWU)














