MPI Umsida kunjungi KBRI Kuala Lumpur 2

Pertemuan KBRI Kuala Lumpur dan S2 MPI Umsida, Diskusikan pendidikan Anak PMI

Umsida.ac.id – Mahasiswa Magister Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (MPI Umsida) mengikuti kunjungan akademik ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur pada Selasa, (19/5/2026).

Kegiatan ini merupakan rangkaian dari International Academic Partnership and Benchmarking Forum yang berfokus pada penguatan wawasan mahasiswa terkait layanan pendidikan bagi anak Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Malaysia.

Lihat juga: Menilik Program KKN Internasional 4 Mahasiswa Umsida di Malaysia

Kunjungan tersebut berlangsung di kantor KBRI Kuala Lumpur dan diikuti oleh sembilan mahasiswa S2 MPI FAI Umsida didampingi oleh Wakil Dekan FAI Umsida, Dr Anita Puji Astutik SAg MPdi serta Dr Budi Haryanto MPdI.

KBRI Kuala Lumpur dan Peran Negara dalam Pendidikan Anak PMI

Kegiatan diawali dengan penyambutan resmi oleh Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Kuala Lumpur, Ir R Ahmad Romadhoni Surya Putra SPt MSc PhD IPM ASEAN Eng. 

Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya kehadiran negara dalam menjamin hak pendidikan warga negara Indonesia, termasuk anak-anak PMI yang tinggal dan tumbuh di luar negeri.

Di kegiatan ini, mahasiswa Umsida memperoleh gambaran langsung mengenai tata kelola pendidikan Indonesia di Malaysia. 

Pembahasan tidak hanya menyentuh aspek kelembagaan, tetapi juga menyangkut tantangan akses pendidikan, keberlanjutan pembelajaran, serta strategi layanan bagi anak-anak Indonesia yang berada dalam situasi sosial berbeda dengan anak-anak di tanah air.

Materi utama dalam kegiatan tersebut membahas kebijakan dan implementasi layanan pendidikan Indonesia di Malaysia. 

Di sini, jelas Romadhoni, layanan pendidikan yang difasilitasi KBRI Kuala Lumpur terbagi dalam dua jalur, yakni pendidikan formal dan pendidikan nonformal.

Pendidikan Formal dan Sanggar Bimbingan Jadi Perhatian Utama

MPI Umsida kunjungi KBRI Kuala Lumpur 2

Pada jalur pendidikan formal, KBRI Kuala Lumpur menjelaskan adanya beberapa sekolah Indonesia yang menjadi pusat layanan pendidikan bagi warga negara Indonesia di Malaysia. 

“Di antaranya ada Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL), Sekolah Indonesia Kota Kinabalu (SIKK), dan Sekolah Indonesia Johor Bahru (SIJB),” jelasnya.

SIKL menjadi salah satu lembaga pendidikan penting bagi WNI di Kuala Lumpur dan sekitarnya. 

Lihat Juga :  Yudisium ke-46 FAI Umsida, Bawa Semangat Pahlawan Muhammadiyah

Sementara itu, SIKK memiliki peran strategis dalam melayani kebutuhan pendidikan anak-anak PMI di wilayah Sabah. 

Adapun SIJB memberikan layanan pendidikan bagi WNI di wilayah Johor dan kawasan sekitarnya.

Selain pendidikan formal, KBRI bersama berbagai pemangku kepentingan juga mengembangkan layanan pendidikan nonformal melalui Sanggar Bimbingan. 

“Program ini dirancang untuk menjangkau anak-anak PMI yang belum dapat mengakses pendidikan formal secara optimal,” tutur Romadhoni.

Keberadaan Sanggar Bimbingan menjadi salah satu poin penting yang menarik perhatian peserta. 

Bagi mahasiswa S2 MPI, model ini memperlihatkan bahwa manajemen pendidikan tidak hanya berbicara tentang sekolah sebagai institusi formal, tetapi juga tentang strategi negara, komunitas, dan masyarakat dalam menjawab persoalan pendidikan lintas batas.

Arif Nursyamsun R SPdI, salah satu mahasiswa S2 MPI FAI Umsida berkata bahwa  kunjungan ini membuka sudut pandang baru tentang pendidikan anak Indonesia di luar negeri.

“Sebagai pendidik, saya melihat layanan pendidikan bagi anak PMI ini bukan sekadar urusan sekolah, tetapi juga bentuk perlindungan masa depan generasi bangsa,” ujarnya.

KBRI Kuala Lumpur, imbuh Arif, menunjukkan bahwa pendidikan harus tetap hadir, meskipun anak-anak Indonesia berada jauh dari tanah air.

Peroleh Pengalaman Akademik dan Kemanusiaan

MPI Umsida kunjungi KBRI Kuala Lumpur 4

Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. 

Para peserta menggali informasi terkait tantangan penyelenggaraan pendidikan Indonesia di Malaysia, termasuk persoalan akses, legalitas, keberlanjutan belajar, serta penguatan kolaborasi antara pemerintah, sekolah, dan komunitas.

Anik Pujiati SPdI, mahasiswa Umsida  lainnya yang juga mengajar di SDIT Mutiara Hati Bekasi, menyampaikan bahwa kunjungan ini memberi pengalaman akademik yang sangat relevan dengan bidang manajemen pendidikan Islam.

Lihat juga: Abdimas Umsida Ajarkan Cara Mengelola Stres untuk Capai Target Belajar di MSU Malaysia

“Kami belajar bahwa pendidikan harus dikelola dengan keberpihakan. Anak-anak PMI memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pendidikan yang layak, sehingga dibutuhkan sistem, kepedulian, dan kerja sama banyak pihak agar layanan pendidikan benar-benar sampai kepada mereka,” ungkapnya.(Akhmad Hasbul Wafi)

Berita Terkini

pentingnya menjaga ijazah (4)
Dirjen Kemdiktisaintek: Ijazah Itu Surat Tugas!
October 24, 2026By
wisudawan umsida
Umsida Kukuhkan 1.117 Wisudawan Berdaya Saing Global
October 24, 2026By
renstra Pusat Studi dan PUI Umsida (7)_11zon
Umsida Perkuat Pusat Studi dan PUI dengan Mengeksplorasi International Funding
October 21, 2026By
pengelolaan tracer study (5)
Belajar Pengelolaan Tracer Study, UMG Studi banding ke Umsida
October 20, 2026By
program peduli lingkungan (2)
PLP 2 Umsida Ajak Siswa Peduli Lingkungan Lewat Program Melati
October 19, 2026By
mahasiswa belajar ibadah 2
Tak Hanya Karakter, Umsida Ajak Mahasiswa Tingkatkan Kualitas Ibadah Lewat PKMU
October 18, 2026By
kunjungan IAD Probolinggo (2)
Kunjungi Umsida, IAD Probolinggo Perkuat Mutu Perguruan Tinggi
October 15, 2026By
hari kesehatan mental 1
Hari Kesehatan Mental, Satgas PPKPT dan Psikologi Umsida Buka Ruang Aman
October 12, 2026By

Riset & Inovasi

inovasi smartsea (4)
Ciptakan Smartsea, Mahasiswa Umsida Bantu Siswa Lancar Membaca
October 23, 2026By
media pembelajarn spin wheel
PLP 2 Umsida Buat Media Pembelajaran Spin Wheel untuk Siswa SD
October 22, 2026By
sosialisasi bullying (3)
Cegah Bullying Sejak Dini, PLP 2 Umsida Gelar Sosialisasi untuk Siswa SD
October 16, 2026By
Media Papan Interaktif Metamorfosis (4)
Buat Media Papan Interaktif Metamorfosis, PLP 2 Umsida Dukung Pembelajaran Siswa
October 15, 2026By
plp ajari matematika
Belajar Matematika dengan Cara Berbeda Bersama PLP 2 Umsida
October 14, 2026By

Prestasi

wisudawan terbaik umsida (5)
Wisudawan Terbaik Umsida Ungkap Kunci Raih IPK Tinggi dan Prestasi
October 25, 2026By
ranking appliededu umsida (3)
Umsida Raih Posisi 37 AppliedEdu Private University Ranking ASEAN 2027
October 21, 2026By
Pojok Statistik Umsida Ranking 1 Nasional (2)
Pojok Statistik Umsida Raih Ranking 1 Nasional Tahun 2026
October 5, 2026By
tim jenggolo ikuti kmhe 2026
Tim Jenggolo Umsida Siap Bawa Arshaka V2 ke KMHE 2026
October 2, 2026By
world university rankings (2)
Masuk THE World University Rankings 2027, Umsida Perkuat Rekognisi Internasional
October 1, 2026By

Opini

pengalamana wisudawan Katolik lulus dari Umsida (9)
Dari Flores, Pengalaman Wisudawan Katolik Tuntaskan Kuliah dengan Beasiswa Penuh di Umsida
October 25, 2026By
ilmu jadi amanah (6)
Ketika Ilmu Menjadi Sebuah Amanah
October 23, 2026By
kebijaksanaan atas gelar
Melampaui Gelar, Menuju Kebijaksanaan: Tanggung Jawab Intelektual dalam Membangun Peradaban
October 22, 2026By
olah sampah platik kemasan (3)
Gelar Adiwiyata, PLP 2 Umsida Ajari Ubah Sampah Plastik Kemasan Jadi Bunga Hias
October 14, 2026By
bijak menggunakan teknologi AI (Pexels)
Teknologi Tak Bisa Dibendung, Ini Cara Bijak Penggunaan AI
October 2, 2026By