Umsida.ac.id – Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (FST Umsida) menggelar Yudisium Tahun Akademik 2025/2026 yang berlangsung pada Jumat (12/06/2026) di Aula Mas Mansyur Kampus 1 Umsida.
Sebanyak 250 mahasiswa dari tujuh program studi resmi dinyatakan lulus dan siap melangkah menuju dunia profesional maupun jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Lihat juga: Kunjungi Umsida, Prof Brian: Perguruan Tinggi Harus Jadi Pusat Inovasi dan Solusi Masyarakat
Kegiatan yudisium dihadiri oleh jajaran pimpinan fakultas, dosen, tenaga kependidikan, serta para calon wisudawan yang mengikuti prosesi dengan penuh khidmat.
Lulusan Berhasil Menyelesaikan Studi Tepat Waktu

Dalam sambutannya, Dekan FST Umsida, Ir Iswanto ST MT IPM, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yudisium yang telah berhasil menyelesaikan perjalanan akademik mereka.
Menurutnya, yudisium kali ini menjadi capaian yang membanggakan karena sebagian besar peserta berasal dari angkatan 2022 yang berhasil menyelesaikan studi tepat waktu.
“Artinya, semakin banyak mahasiswa FST yang mampu menyelesaikan studi tepat waktu. Ini menunjukkan bahwa kualitas pembelajaran dan semangat belajar mahasiswa terus berkembang ke arah yang lebih baik,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan akademik harus diimbangi dengan karakter dan integritas yang kuat.
Di tengah persaingan dunia kerja yang semakin ketat, kata Iswanto, lulusan tidak hanya dituntut memiliki kompetensi teknis, tetapi juga moralitas dan etika yang baik.
“Saat ini orang pintar jumlahnya banyak, tetapi orang yang memiliki integritas, moralitas, dan etika yang baik justru semakin sulit ditemukan,” tegasnya.
Karenanya, imbuh dosen Teknik Mesin itu, nilai-nilai keislaman yang telah diperoleh selama kuliah, adalah bekal utama dalam kehidupan dan dunia kerja.
Iswanto berpesan agar para lulusan senantiasa menjaga nama baik almamater dan tetap menjalin hubungan dengan kampus setelah menyelesaikan pendidikan.
Yudisium Menjadi Awal Perjalanan Baru
Wakil Rektor 1 Umsida, Prof Dr Ir Hana Catur Wahyuni ST MT IPM, juga turut memberikan motivasi kepada para lulusan.
“Yudisium bukan akhir perjalanan. Setelah hari ini, saudara resmi menyandang gelar sarjana dan harus mampu menunjukkan kualitas diri melalui karakter, perilaku, kemampuan berpikir, serta kontribusi nyata kepada masyarakat,” tuturnya.
Prof Hana juga mengajak para lulusan untuk terus meningkatkan kompetensi diri melalui berbagai kegiatan pengembangan profesional maupun pendidikan lanjutan.
Menurutnya, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat cepat menuntut lulusan untuk terus belajar dan beradaptasi.
“Kita tidak boleh pesimis menghadapi tantangan dunia kerja. Teruslah mengembangkan diri, baik melalui pelatihan, sertifikasi, pengalaman kerja, maupun melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi,” ungkapnya.
Menurut Prof Hana, kompetensi harus terus diperbarui agar mampu bersaing dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Membawa Nama Baik Umsida di Mana Pun Berada

Selain memberikan motivasi, Prof Hana juga mengingatkan bahwa identitas sebagai alumni Umsida akan selalu melekat pada diri para lulusan.
“Mulai hari ini, kalian adalah lulusan Umsida. Ke mana pun melangkah, masyarakat akan mengenal kalian sebagai alumni Universitas Muhammadiyah Sidoarjo. Karena itu, jagalah sikap, perilaku, dan profesionalisme agar nama baik diri sendiri maupun almamater tetap terjaga,” pesannya.
Ia menambahkan bahwa kesuksesan tidak hanya diukur dari jabatan maupun penghasilan yang diperoleh, tetapi juga dari kemampuan seseorang dalam memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.
Lihat juga: Krisis di Balik Toga, Sarjana Cari Arah Tujuan
“Jadilah lulusan yang membanggakan. Tunjukkan bahwa alumni Umsida mampu menjadi solusi, menghadirkan inovasi, dan memberikan dampak positif di mana pun berada,” pungkasnya.(Romadhona)














