penyuluhan lansia 1

KKN T 21 Kendalsewu Ajak Lansia Ikuti Posyandu dan Penyuluhan Mental Health

Umsida.ac.idMahasiswa KKN T 21 Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) menggelar kegiatan Posyandu Lansia yang dipadukan dengan penyuluhan kesehatan mental di Balai Desa Kendalsewu pada Kamis (9/7/2026). 

Kegiatan ini diikuti oleh 55 lansia serta didukung oleh 1 bidan, 2 perawat, 8 kader PKK, dan dosen pembimbing lapangan (DPL) Andika Alviameita SST MSi.

Lihat juga: KKN T 21 Buat Inovasi Lilin Aromaterapi dari Bunga Kenanga, Tingkatkan Kreatifitas PKK

Kegiatan tidak hanya berfokus pada pemeriksaan kesehatan fisik, tetapi juga meningkatkan kesadaran lansia akan pentingnya menjaga kesehatan mental di usia lanjut.

Dibuka dengan Senam Lansia dan Penyuluhan Kesehatan Mental

penyuluhan lansia

Rangkaian kegiatan dimulai dengan senam lansia selama kurang lebih tujuh menit yang dipandu oleh mahasiswa KKN T 21. 

Senam dilakukan sebagai bentuk pemanasan sebelum pemeriksaan kesehatan sekaligus untuk meningkatkan kebugaran tubuh para peserta.

Suasana balai desa tampak penuh semangat karena para lansia mengikuti setiap gerakan dengan antusias didampingi mahasiswa dan kader PKK.

Setelah senam, kegiatan dilanjutkan dengan penyuluhan kesehatan mental yang disampaikan oleh anggota KKN T 21, Nabila Wulyandini, mengangkat tema “Menjaga Bahagia di Usia Senja.” 

Materi yang disampaikan menekankan pentingnya menjaga pikiran tetap positif, mempererat hubungan dengan keluarga dan lingkungan, serta tetap aktif melakukan kegiatan yang menyenangkan agar kualitas hidup lansia tetap terjaga.

Ketua KKN T 21, Muhammad Ali Fikri, menyampaikan bahwa kesehatan lansia perlu dipandang secara menyeluruh, tidak hanya dari sisi fisik tetapi juga mental. 

Lihat Juga :  Pusat Studi Mental Health Umsida dan PCA Porong Resmikan Daycare Lansia Khusnul Khotimah

“Melalui kegiatan ini kami ingin menghadirkan pelayanan yang lebih lengkap bagi para lansia. Kami juga berharap penyuluhan ini dapat membantu mereka memahami bahwa kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan fisik sehingga mereka dapat menjalani masa tua dengan lebih bahagia,” ujarnya.

Kolaborasi dengan Berbagai Pihak

Usai penyuluhan, peserta mengikuti pemeriksaan kesehatan yang dilakukan secara bertahap. 

Pemeriksaan diawali dengan pengukuran berat badan dan tinggi badan, dilanjutkan pengecekan tekanan darah, pemeriksaan kadar glukosa darah serta asam urat, kemudian konsultasi kesehatan bersama tenaga medis yang diakhiri dengan pemberian obat sesuai hasil pemeriksaan.

Seluruh proses pelayanan berlangsung tertib berkat kerjasama antara mahasiswa KKN-T 21, tenaga kesehatan, kader PKK.

DPL juga turut mendampingi jalannya kegiatan. 

Penanggung jawab kegiatan Posyandu, Maya Dwi Kusuma Wardhani, menjelaskan bahwa kolaborasi berbagai pihak menjadi faktor utama kelancaran kegiatan. 

“Kami berupaya memastikan seluruh rangkaian berjalan dengan nyaman dan teratur sehingga para lansia dapat memperoleh pelayanan kesehatan sekaligus edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental,” ungkapnya.

Salah seorang peserta, Kasmini, mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut karena memperoleh pelayanan kesehatan sekaligus pengetahuan baru. 

Lihat juga: Gelar Posyandu Remaja Perdana, KKN T 13 Umsida Disambut Hangat oleh Warga

“Saya senang sekali karena bisa senam bersama, diperiksa kesehatannya, lalu diberi penjelasan tentang cara tetap bahagia di usia tua. Semoga kegiatan seperti ini sering diadakan karena sangat bermanfaat bagi kami,” tuturnya.(Niar)